Tempat-tempat di Indonesia yang mendapat julukan "ter...." di Dunia

     Keunikan Indonesia memang tak ada habisnya untuk dikupas, kali ini kita akan membahas hal-hal unik di diindonesia yang mendapat predikat "ter...." di dunia, langsung saja ya...


1. Bali-Pulau Terbaik di Dunia

http://tours-to-asia.com

     Perusahaan "Travel and Leisure" pada 2010 memberikan penghargaan kepada bali sebagai Pulau Terbaik di Dunia karena keadaan alamnya, atraksi wisata, restauran lokal dan internasional, serta keramah-tamahan penduduk aslinya. Selain itu, pada 2011 BBC Travel juga memberikan penghargaan serupa dimana pulau Bali menduduki peringkat pertama dan diikuti kepulauan greece/yunani di tempat kedua. (http://id.wikipedia.org)

2. Pulau Simping-Pulau Terkecil se-Dunia
     Pulau Simping adalah sebuah pulau di Singkawang Selatan, Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia. Pulau Simping adalah pulau terkecil di dunia dan telah diakui dan tercatat di PBB. Sebelumnya pulau ini disebut Pulau Kelapa Dua. Pulau Simping terdiri dari pasir dan batu, dan beberapa pohon diatasnya. Di dalam pulau ini terdapat kelenteng disinilah para penghuni yang keturunan Cina memanjatkan doa. Jarak dari kota Pontianak ke Pulau Simping kira-kira 2-3 Jam. (http://id.wikipedia.org)

3. Sungai Tamborasi-Sungai Terpendek di Dunia
panoramio.com
     Tahukah Anda di mana letak sungai terpendek di dunia? Ternyata sungai tersebut berada di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Tenggara. Namanya Sungai Tamborasi dan memiliki panjang hanya sekitar 20 meter saja. Dengan jarak yang sangat pendek dan memiliki lebar sekitar 15 meter, Tamborasi tidak terlihat seperti sungai, tapi malah lebih mirip danau berukuran kecil. Hanya saja, aliran airnya menguatkan bahwa ini memang sebuah sungai. (http://travel.detik.com)

4. Pantura-Jalan Terpadat di Dunia
http://ntmc-korlantaspolri.blogspot.com/
     Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto mengklaim kondisi jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) merupakan jalur paling berat dan terpadat di dunia. Setiap hari di jalur pantura rata-rata dilalui 40.000 kendaraan. "Dibandingkan dengan Negara China, jalur Pantura masih lebih berat bebannya. Setiap hari paling tidak ada 40.000 kendaraan yang lewat Pantura (Jawa), berarti jalur ini merupakan terpadat di dunia," kata Djoko dalam keterangan situs Kementerian PU, Selasa (24/7/2012) (http://finance.detik.com)

5. Bukit Kelam-Batu Terbesar di Dunia
     Bukit Kelam yang terletak 20 Km dari kota Sintang, Kalimantan Barat adalah sebongkah batu raksasa yang monolit, sehingga sering diklaim sebagai baru terbesar di dunia. Karenanya Bukit Kelam sangat berpotensi dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata yang unik. (http://dreamindonesia.wordpress.com)

6. Pulau Bungin-Pulau Terpadat di Dunia
http://www.sumbawanews.com/
     Pulau Bungin di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang disebut-sebut sebagai "pulau terpadat di dunia". Pulau Bungin dijuluki "pulau terpadat di dunia" karena luasnya hanya tujuh hektar, tetapi dihuni oleh 708 kepala keluarga (KK) atau 3.045 jiwa dengan kepadatan penduduk empat orang setiap 100 meter persegi. Pulau Bungin semakin berkembang karena seorang laki-laki yang telah dewasa dan akan menikah harus terlebih dulu membuat fondasi rumah dari batu karang yang disebut talassaq seluas 6 x 12 meter persegi. (http://regional.kompas.com/)

Tempat-tempat di Indonesia yang mendapat julukan "ter...." di Dunia

     Keunikan Indonesia memang tak ada habisnya untuk dikupas, kali ini kita akan membahas hal-hal unik di diindonesia yang mendapat predikat "ter...." di dunia, langsung saja ya...

1. Bali-Pulau Terbaik di Dunia
http://tours-to-asia.com
     Perusahaan "Travel and Leisure" pada 2010 memberikan penghargaan kepada bali sebagai Pulau Terbaik di Dunia karena keadaan alamnya, atraksi wisata, restauran lokal dan internasional, serta keramah-tamahan penduduk aslinya. Selain itu, pada 2011 BBC Travel juga memberikan penghargaan serupa dimana pulau Bali menduduki peringkat pertama dan diikuti kepulauan greece/yunani di tempat kedua. (http://id.wikipedia.org)
2. Pulau Simping-Pulau Terkecil se-Dunia
     Pulau Simping adalah sebuah pulau di Singkawang Selatan, Singkawang, Kalimantan Barat, Indonesia. Pulau Simping adalah pulau terkecil di dunia dan telah diakui dan tercatat di PBB. Sebelumnya pulau ini disebut Pulau Kelapa Dua. Pulau Simping terdiri dari pasir dan batu, dan beberapa pohon diatasnya. Di dalam pulau ini terdapat kelenteng disinilah para penghuni yang keturunan Cina memanjatkan doa. Jarak dari kota Pontianak ke Pulau Simping kira-kira 2-3 Jam. (http://id.wikipedia.org)
3. Sungai Tamborasi-Sungai Terpendek di Dunia
panoramio.com
     Tahukah Anda di mana letak sungai terpendek di dunia? Ternyata sungai tersebut berada di Indonesia, tepatnya di Sulawesi Tenggara. Namanya Sungai Tamborasi dan memiliki panjang hanya sekitar 20 meter saja. Dengan jarak yang sangat pendek dan memiliki lebar sekitar 15 meter, Tamborasi tidak terlihat seperti sungai, tapi malah lebih mirip danau berukuran kecil. Hanya saja, aliran airnya menguatkan bahwa ini memang sebuah sungai. (http://travel.detik.com)
4. Pantura-Jalan Terpadat di Dunia
http://ntmc-korlantaspolri.blogspot.com/
     Menteri Pekerjaan Umum, Djoko Kirmanto mengklaim kondisi jalan Pantai Utara Jawa (Pantura) merupakan jalur paling berat dan terpadat di dunia. Setiap hari di jalur pantura rata-rata dilalui 40.000 kendaraan. "Dibandingkan dengan Negara China, jalur Pantura masih lebih berat bebannya. Setiap hari paling tidak ada 40.000 kendaraan yang lewat Pantura (Jawa), berarti jalur ini merupakan terpadat di dunia," kata Djoko dalam keterangan situs Kementerian PU, Selasa (24/7/2012) (http://finance.detik.com)
5. Bukit Kelam-Batu Terbesar di Dunia
     Bukit Kelam yang terletak 20 Km dari kota Sintang, Kalimantan Barat adalah sebongkah batu raksasa yang monolit, sehingga sering diklaim sebagai baru terbesar di dunia. Karenanya Bukit Kelam sangat berpotensi dikembangkan sebagai daerah tujuan wisata yang unik. (http://dreamindonesia.wordpress.com)
6. Pulau Bungin-Pulau Terpadat di Dunia
http://www.sumbawanews.com/
     Pulau Bungin di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, yang disebut-sebut sebagai "pulau terpadat di dunia". Pulau Bungin dijuluki "pulau terpadat di dunia" karena luasnya hanya tujuh hektar, tetapi dihuni oleh 708 kepala keluarga (KK) atau 3.045 jiwa dengan kepadatan penduduk empat orang setiap 100 meter persegi. Pulau Bungin semakin berkembang karena seorang laki-laki yang telah dewasa dan akan menikah harus terlebih dulu membuat fondasi rumah dari batu karang yang disebut talassaq seluas 6 x 12 meter persegi. (http://regional.kompas.com/)

Sebelum ke Situ Gunung, Kamu Wajib Tahu 7 Hal Ini!

Siapa di antara kamu yang masih suka kebingungan cari tempat refreshing? Situ Gunung yang terletak di wilayah Desa Kadu Dampit Cisaat Sukabumi ini sangat pas untuk dijadikan sebagai objek wisata akhir pekan untuk kamu yang tidak punya banyak waktu, tidak punya banyak uang, tapi ingin menghabiskan waktu untuk menikmati pemandangan alam.
Kamu yang hobi travelling pasti sudah tidak asing lagi kan dengan objek wisata yang satu ini? Selain pemandangan yang indah serta jarak yang tidak terlalu jauh untuk ditempuh dari wilayah Ibu Kota dan Jawa Barat, kamu juga bisa menikmati hal-hal menakjubkan. Tapi sebelum itu, kamu wajib tahu 7 hal berikut ini.

https://fairyandfunny.files.wordpress.com/2015/02/100_0928_edited.jpg

Bukan Danau Buatan

Beberapa waktu lalu, tersiar kabar bahwa Situ Gunung merupakan danau buatan yang sengaja dibuat oleh masyarakat setempat untuk dinikmati sebagai objek wisata. Namun pada kenyataannya, Situ Gunung ini merupakan danau alami yang berada di tengah hutan tropis dengan udara yang cukup sejuk (bahkan bisa dibilang dingin) dengan luas kurang lebih sebesar 10 hektar.

5 Tegal yang Jarang Diketahui

Di kawasan Situ Gunung ini, kamu yang hobi jalan-jalan di alam bisa juga menyusuri jalur-jalur yang terdapat di dalamnya. Jalur-jalur tersebut adalah Tegal Bagedor (hutan pakis), Harendong (yang terdiri atas hutan belukar), Tegal Tepus (kawasan tempat tanaman jahe), Bungbuay (kawasan tempat rotan badak), dan Tegal Arben (kawasan pohon robus).

Tarif Paparahuan

Paparahuan alias berkeliling Situ Gunung dengan menaiki perahu merupakan salah satu kegiatan yang tidak pernah dilewatkan oleh para pengunjung kawasan objek wisata yang satu ini. Untuk bisa berkeliling danau, kamu tinggal menemui tukang perahu yang berada di tepi danau dan mengeluarkan uang sebagai tarif berkeliling seharga 10 ribu per orangnya. Namun, jika kamu punya kegiatan lain seperti foto pre wedding, membuat video, atau kegiatan lainnya, kamu akan dikenakan tarif sebesar 350 ribu per perahunya.

Tempat Pemancingan

Kawasan Situ Gunung ini juga merupakan daerah yang biasa digunakan oleh masyarakat setempat untuk mencari ikan. Mereka biasanya melakukan kegiatan memancing di ujung danau. Jadi, untuk kamu yang hobi memancing pasti tidak mau melewatkan kegiatan yang satu ini, kan?

Camping di Tanah Kita

Sebelum memasuki wilayah Situ Gunung, kamu akan menemui sebuah kawasan perkemahan yang disebut dengan Tanah Kita. Di sini, kamu bisa melewatkan malam sambil menikmati suasana malam di hutan tropis. Jika ingin nge-camp tanpa harus bawa peralatan pribadi, kamu bisa menyewa peralatan seperti tenda, sleeping bag, dan lain-lain dengan harga 500 ribu per orang dengan jumlah minimal tiga orang.

Ada Cottage Juga, lho!

Kamu yang malas berdingin-dingin ria di kawasan ini, bisa juga memilih untuk menghabiskan malam dengan menginap di cottage yang telah disediakan di sekitar danau. Biaya yang diperlukan hanya sebesar 400 sampai 600 ribu rupiah per malamnya.

Akses Masuk

Akses masuk ke Situ Gunung juga sangat mudah. Jika kamu naik angkutan umum, maka kamu bisa turun di kawasan Cisaat, lalu meneruskan perjalanan dengan menaiki ojek seharga 25 ribu per sekali jalan. Sementara itu, jika kamu naik mobil pribadi, kamu bisa langsung masuk ke kawasan Situ Gunung dan parkir di lahan yang telah disediakan.
Tunggu apa lagi, jalan-jalan murah meriah tapi memuaskan ya ke Situ Gunung aja! Jangan lupa untuk menjaga kebersihan lingkungannya dan tidak membuang sampah sembarangan, ya�

Mengenai Saya