Air Terjun Lembah Bongok - Surga Tersembunyi Di Bumi Wali

Kabupaten Tuban merupakan salah satu kabupaten yang sangat terkenal sebagai daerah tujuan wisata religi. Hal ini tak terlepas dari keberadaan banyak makam ulama besar yang dahulu menjadi penyebar agama Islam, hal ini pula yang menjadikan kabupaten Tuban mendapat julukan 'Bumi Wali'.

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.

Namun tak banyak orang yang tahu bahwa di kabupaten Tuban ternyata tersimpan banyak potensi wisata alam. Salah satu potensi tersebut adalah Air Terjun Lembah Bongok yang berada di Desa Jetak, Montong, Tuban, Jawa Timur.

Bagi para traveler yang weekend ini berencana datang ke Jawa Timur dan melewati daerah Tuban, maka sempatkanlah untuk mengunjungi destinasi wisata air terjun Lembah Bongkok. Suasana alam bebas tentunya memberikan kesan segar dan damai, hal ini tak lepas dari kondisi alam sekitar air terjun yang masih terjaga kealamiannya dan belum banyak disentuh tangan manusia. Selain itu pemandangan di Air Terjun Lembah Bongok juga begitu menawan serta menyegarkan mata.

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.


Informasi Mengenai Air Terjun Lembah Bongok.

Lembah Bongok sendiri merupakan lembah yang berada di tengah kawasan hutan jati yang terdapat di wilayah perbukitan kapur. Lokasinya relatif jauh yakni sekitar 30 kilometer dari pusat kota Tuban. Letaknya yang cukup jauh dari pusat kota menyebabkan Air Terjun Lembah Bongok masih belum banyak kenal orang, bahkan bagi sebagian masyarakat Tuban sendiri.

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok. 

Namun tempat wisata alam ini kini mulai dikenal oleh masyarakat luas, pasalnya telah banyak orang yang mengunggah foto selama di Air Terjun Lembah Bongok ini. Terlebih lagi ada tim dari detik.com yang telah meliput tempat ini dan menulisnya di laman berita tersebut. Dan sekarang giliran saya yang menginformasikan mengenai destimasi wisata menarik yang satu ini.

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.


Akses Menuju Air Terjun Lembah Bongok.

Akses jalan yang harus dilakui untuk dapa tiba di lokasi air terjun lembah bongok ii hanya dapat dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua. Pasalnya jalan tanah yang belum beraspal lah yang akan anda temui di sepanjang 2 km dari pintu masuk desa menuju ke lokasi wisata.

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.


Dikarenakan hanya bisa dilalui dengan menggunakan kendaraan roda dua atau dengan berjalan kaki maka para pengunjung yang sudah terlanjur membawa mobil dapat memarkirkan kendaraannya di ujung jalan beraspal, lalu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki. Rutenya memang sedikit jauh, akan tapi bagi anda yang merupakan pecinta alam maka rute perjalanan seperti ini tentulah menjadi suatu keseruan tersendiri.


Akan tetapi jalanan yang masih berupa tanah tak beraspal membawa masalah tersendiri terutama saat musim penghujan, pasalnya pada saat hujan turun mengguyur maka jalanan akan menjadi licin, terlebih lagi saat anda berjalan kaki tentu harus berhati-hati. Motor juga tak dapat digunakan untuk menuju lokasi karena jalannya yang sangat licin, maka dari itu harus diparkir agak jauh.

Keindahan Air Terjun Lembah Bongok.
Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.



Namun setibanya para pengunjung di Air Terjun Lembah Bongok, semua rasa lelah akibat menempub perjalanan akan sirna seketika dan berganti rasa semangat untuk bermain air di Air Terjun Lembah Bongok. Indahnya alam sekitar membuat perasaan menjadi sangat tenang. Ditambah lagi dengan suara burung dan monyet liar yang semakin membuat suasana damai untuk refreshing terasa kian sempurna.

Di Air Terjun Lembah Bongok terdapat 2 buah air terjun indah yang menghiasi tebing berbatu Lembah Bongok. Para pengunjung dapat menikmati bagaimana sensasi mandi di bawah guyuran air terjun. Dan tidak jarang para pengunjung juga mencoba memanjat tebing untuk sekedar berfoto di atas aliran air untuk dipamerkan di media sosial. Sungguh menyenangkan bukan?

Foto Keren Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.
Foto Keindahan Air terjun Lembah Bongok.


Jalur Menuju Ke Air Terjun Lembah Bongok.

Jika anda ingin datang ke air terjun bongok anda bisa mengikuti jalur berikut ini :

* Untuk menuju ke destinasi wisata ini, anda bisa berangkat dari kota mengikuti jalur pantura Tuban-Semarang, setelah melewati rumah makan Pangestune anda akan menemukan pertigaan lalu pilih belok kiri dan ikuti petunjuk ke Merakurak.
*Dan setelah tiba pertigaan pilih lurus hingga bertemh pertigaan SMPN4, kemudian belok kanan hingga mentok dan bertemu pertigaan lagi lalu belok kiri kemudian mengikuti petunjuk ke Montong.
*Ikutilah jalan raya Montong ini hingga bertemu dengan pertigaan yang ada mushola kecil berwarna hijau, pilih belok kiri dan setelah memasuki gapura Desa Talun anda akan bertemu pertigaan lalu belok kiri hingga mentok dan bertemu pertigaan sekolah NU lalu belok kiri lagi dan ikuti jalan hingga masuk ke area ladang jagung.
*Ikuti jalan hingga bertemu pertigaan yang terdapat papan petunjuk ke arah Makom Singgo Negoro. Ikutilah petunjuk tersebut yaknk lurus terus hingga jalan aspal berubah jadi jalan makadam.
*Tak lama kemudian anda akan bertemu perempatan lalu anda harus belok kanan dan setelah itu anda hanya perlu mengikuti jalan saja.

foto jalur perjalanan ke Air terjun Lembah Bongok.
FotoFoto jalur perjalanan

Himbauan Bagi Travelers:

Masyarakat setempat berharap, jika potensi keindahan alam Lembah Bongok ini agar tidak dibiarkan menjadi rusak begitu saja. Masyarakat percaya jika destinasi wisata menarik ini bisa menarik banyak wisatawan jika dikelola pihak-pihak yang professional di bidangnya. So, tetap jaga kebersihan, jangan buang sampah sembarangan apalagi merusak disana. Cintai Negerimu Cintai Alammu.

Semoga informasi dari saya bermanfaat.

Air Terjun Madakaripura, Surga Tersembunyi Di Alam Probolinggo


air terjun madakaripura probolinggo
Air Terjun Madaripura
Satu lagi Air Terjun yang begitu indah hingga layak disebut surga tersembunyi ditanah Jawa Timur yaitu sebuah air terjun yang bernama Air Terjun Madakaripura. Air terjun madakaripura merupakan salah satu destinasi wisata yang berada di kawasan wisata Taman Nasional Bromo Tengger atau  lebih tepatnya berada didesa Sapeh, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Air terjun madakaripura ini memiliki ketinggian mencapai sekitar 200 meter. Dengan kolam seluas kurang lebih  25 m² dibawahnya yang berfungsi sebagai penampung aliran air yang terjun dari kelima tirai air yang menghiasi air terjun yang sangat eksotis ini.

keunikan lainnya yang ada di tempat wisata ini adalah terdapat sebuat goa dibalik air terjun utama. Namun, air terjun ini cukup sulit untuk dijangkau karena untuk bisa mencapai goa ini maka anda  harus menyebrangi derasnya arus air di kolam dibawah air terjun madakaripura.

Menurut sejarah nama air terjun madakaripura ini memiliki arti " tempat terakhir "  hal ini menurut kisah sejarah yang berkembang dimasyarakat sekitar yaitu mereka percaya bahwa goa yang berada dibalik air terjun utama madakaripura ini dahulunya dijadikan sebagai tempat bersemedi bagi mahapatih majapahit yaitu patih Gajah mada dan juga menjadi tempat bagi Patih Gajah Mada saat akhir hayatnya.

Goa madakaripura ini terletak kurang lebih sekitar 30 km dari alun alun kabupaten probolinggo, dengan kondisi jalan yang cukup bagus namun dengan lebar yang seberapa. Dan jika anda ingin mengunjungi air terjun madakaripura ini maka anda dapat memilih beberapa jalur berikut ini :

Adapun mitos yang terdapat di Air Terjun Madakaripura ini yaitu Anda dianjurkan agar segera meninggalkan lokasi wisata ini sebelum jam 14.00 wib. Hal ini dikarenakan banyak orang yang percaya bahwa saat jam tersebut akan sering terjadi hujan, dan hujan ini akan bisa membuat ketinggian air di lokasi air terjun menjadi cukup berbahaya bagi pengunjung dan dimungkinkan akan membuat Anda kesulitan untuk dapat meninggalkan lokasi wisata ini saat telah terjebak disana.

1. Dari objek wisata bromo
Jika anda dari objek wisata bromo dan ingin menggunjungi air terjun madakaripura ini maka anda dapat mengendarai kendaraan kearah utara dari objek wisata bromo ( kearah probolinggo ) dengan waktu tempuh selama 45 menit.

2.Jika anda ingin datang dari arah kabupaten Probolinggo maka jika anda telah tiba di Desa Sukapura, maka akan menemui sebuah pertigaan jalan yang ditandai adanya sebuah plang berukuran besar. Setelah itu anda bisa memilih salah satu jalur yaitu :
a. jalur ke kiri, merupakan jalur yang menujuh ke arah objek wisata Gunung Bromo.
b. jalur ke kanan, merupakan jalur yang menuju ke arah lokasi objek wisata Air Terjun Madakaripura. setelah itu anda harus menempuh Jarak dari pertigaan ini untuk menuju pintu masuk lokasi air terjun Madakaripura yang masih sejauh sekitar 4 km. Setelah melewati pertigaan tadi anda masih akan menemui satu pertigaan lagi sebelum tiba di pintu masuk dan kali ini arah ke kanan lagi. Setibanya anda di pintu masuk lokasi air terjun Madakaripura kemudian anda boleh memarkirkan kendaraan ke area parkir, kemudian anda harus meneruskan perjalanan melewati jalan jalan yang masih berupa jalan setapak dan juga harus menyeberangi sungai dengan cara berjalan kaki sejauh kurang lebih 1 km .

Untuk anda yang tidak membawa kendaraan maka anda bisa menyewa mobil panther dengan harga sewa sebesar Rp. 150.000,00,- untuk sekali pergi dan pulang beserta sopir (harga bisa sewaktu waktu berubah)

  Untuk menuju ke air terjun Madakaripura anda dianjurkan menggunakan jasa pemandu yang biasanya merupakan penduduk lokal yang bisa anda sewa dengan Ongkos sewa pemandu  sebesar Rp 50.000 untuk sekali perjalanan. Para pemandu ini banyak ditemui disekitar area parkir dan biasanya mereka akan langsung menawarkan diri saat anda berada disekitar area parkir. Anda perlu menggunakan jasa pemandu dikarenakan medan jalan yang dilalui menuju ke lokasi air terjun Madakaripura ini cukup berat dan juga  sering terjadi bencana alam seperti longsor dan banjir.

Tiket dan Parkir
Harga Tiket masuk Lokasi air terjun Madaripura hanya sebesar Rp 3000 per orangnya.

Fasilitas Penunjang
● Didekat area wisata ini banyak terdapat warung warung yang menjual makanan dan minuman bagi anda yang tidak membawa bekal saat datang ke tempat wisata ini, serta Bagi anda yang tidak ingin basah akibat terkena cipratan air terjun biasa mengguyur para penggunjung, maka anda dapat menyewa payung di warung warung tersebut.
● kamar mandi yang dengan kondisi dan air yang cukup bersih,
● masjid untuk anda yang ingin sholat
● dan area tempat parkir.

Bagi anda yang baru pertama kali mengunjungi tempat wisata ini harus sangat waspada dalam memanfaatkan fasilitas yang tersedia. Hal ini dikarenakan lokasi wisata yang satu ini biasa dimanfaatkan oleh para oknum-oknum tidak bertanggungjawab. misalnya:
● ada beberapa orang yang tiba-tiba mengantar anda ke lokasi wisata, padahal jarak perjalanan untuk menuju lokasi air terjun hanya tinggal berjalan kurang lebih 30 menit lagi mengikuti jalan setapak dan setelah anda sampai di air terjun Madakaripura maka anda akan dimintai uang sebagai upah jasa mengantar oleh para orang tersebut.
● modus lainnya adalah apabila anda menitipkan barang barang anda pada warung-warung yang berada sekitar tempat parkir maka anda harus hati hati karena , tidak jarang bila barang-barang anda dibongkar oleh para penjaga warung tersebut, dan kemungkinan anda akan kehilangan barang berharga anda.
● Dan pada saat anda kembali dari lokasi wisata ini tiba-tiba ada orang yang mengaku bahwa motor kita telah dicuci dan mereka meminta uang sebagai upah jasa cuci motor, meskipun pada kenyataannya sepeda motor kita hanya disiram air saja dan masih kotor yang menurut mereka hal ini mengatakan bahwa hal ini sudah termasuk dalam kebijakan wisata.

Setelah puas menikmati keindahan Air Terjun Madakaripura, maka anda bisa kembali ke Tongas dan kemudian anda bisa menuju ke Probolinggo maupun Anda juga bisa melanjutkan perjalanan wisata anda ke lokasi wisata lainnya yaitu objek wisata Gunung Bromo.

Baca juga

Air Terjun 'Kembar' Coban Watu Ondo, Wisata Indah Di Rimba Pasuruan

Coban Watu Ondo merupakan sebuah air terjun eksotik yang berada di Dusun sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur atau lebih tepatnya berada dalam kawasan komplek Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di lereng Gunung Welirang . Air terjun ini berada dalam satu komplek yang sama dengan 3 air terjun lainnya yaitu : Air Terjun Gumandan di Pasuruan, Air Terjun Puthuk Kursi / Cuban Cangar, dan Air Terjun Kembar tretes di jombang. Air terjun yang masih asri tampak sangat indah didampingi perbukitan hijau. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan (di gunung anjasmara) menjadikan tempat ini berhawa sejuk, suasana pegunungan membawa kesan damai bagi pengunjung yang ingin melepas kejenuhan dan stres akibat padatnya aktivitas sehari hari, selain itu pemandangan di lokasi ini sangat asri sehingga sangat ideal di jadikan 'objek foto untu kenang kenangan atau untuk dibagikan ke teman teman di media sosial. maka dari itu anda akan rugi jika anda tidak mengunjungi tempat wisata ini.   Sedangkan Nama Watu Ondo itu sendiri diambil dikarenakan pada sepanjang jalan turunan menuju lokasi air terjun coban watu ondo berupa anak tangga yang terbuat dari batu-batu yang disusun (ondo watu / watu ondo dalam bahasa jawa) dan  Air terjun ini juga biasa disebut dengan nama lain Coban Kembar Dinamakan air terjun Kembar dikarenakan dalam satu lokasi air terjun ini terdapat dua air terjun yang berada berdekatkan namun mempunyai ketinggian yang berbeda, air terjun yang berada di sebelah memiliki ketinggian ± 15 m dari dasar air terjundengan kemiringan sekitar 75 derajat dan berkarateristik air terjun berundak, sedangkan air terjun yang berada di sebelah memiliki ketinggian ± 69 m dari dasar air terjun. Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda. namun akhirnya aliran air kedua air terjun itu bertemu saat terjun turun ke sebuah telaga di kaki air terjun tersebut.  Akses menuju tempat wisata air Coban Watu Ondo ini cukup mudah ada jalan raya beraspal mulus yang setiap saat siap membawa pengunjung ke lokasi air terjun. di tambah lagi Keberadaan air terjun watu ondo ini terletak Sekitar 200 m dari jalan raya Pacet - Mojokerto. jalan yang menurun cukup tajam di dekat perbatasan wilayah Malang dan Mojokerto agaknya memaksa pengemudi harus berhati hati. tapi, kabar baiknya adalah Kondisi jalan menuju ke air terjun coban watu ondo sudah beraspal mulus dan dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, meski dengan medan menanjak dan berkelak kelok.   Untuk dapat menikmati keindahan alam di lokasi air terjun watu ondo hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 2500 per orang atau jika membawa kendaraan anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 8000 (termasuk biaya parkir.) Adapun Fasilitas dan Akomodasi yang terdapat di wisata air terjun watu ondo adalah tersedianya tempat parkir seadanya yang sampai saat ini hanya sanggup menampung kurang lebih 20 kendaraan roda dua saja dan bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda empat hal ini cukup menyulitkan. yang menjadi masalah untuk fasilitas penunjang adalah Minimnya ketersediaan papan petunjuk dan kurang jelas membuat pengunjung bingung dan kesulitan untuk datang ke lokasi ini. satu lagi kekurangan sebaiknya membawa makanan dan minuman saat datang ke sini guna perbekalan jika anda lapar atau haus saat disana dikarenakan di objek wisata air terjun watu ondo ini kita tidak dapat  menjumpai satupun penjual makanan/minuman.    Namun dibalik itu semua, tempat wisata coban watu ondo ini masih di biarkan tetap asri dan alami jadi anda tak perlu khawatir perjalanan yang melelahkan yang anda lalui akibat melewati tangga batu akan terbayar lunas saat kita telah tiba di lokasi ini,


Coban Watu Ondo merupakan sebuah air terjun eksotik yang berada di Dusun sendi, Desa Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Propinsi Jawa Timur atau lebih tepatnya berada dalam kawasan komplek Taman Hutan Rakyat (Tahura) Raden Soerjo di lereng Gunung Welirang . Air terjun ini berada dalam satu komplek yang sama dengan 3 air terjun lainnya yaitu : Air Terjun Gumandan di Pasuruan, Air Terjun Puthuk Kursi / Cuban Cangar, dan Air Terjun Kembar tretes di jombang.

Air terjun yang masih asri tampak sangat indah didampingi perbukitan hijau. Letaknya yang berada di kawasan pegunungan (di gunung anjasmara) menjadikan tempat ini berhawa sejuk, suasana pegunungan membawa kesan damai bagi pengunjung yang ingin melepas kejenuhan dan stres akibat padatnya aktivitas sehari hari.

Selain itu pemandangan di lokasi ini sangat asri sehingga sangat ideal di jadikan 'objek foto untu kenang kenangan atau untuk dibagikan ke teman teman di media sosial. maka dari itu anda akan rugi jika anda tidak mengunjungi tempat wisata ini.


Sedangkan Nama Watu Ondo itu sendiri diambil dikarenakan pada sepanjang jalan turunan menuju lokasi air terjun coban watu ondo berupa anak tangga yang terbuat dari batu-batu yang disusun (ondo watu / watu ondo dalam bahasa jawa) dan  Air terjun ini juga biasa disebut dengan nama lain Coban Kembar.

 Dinamakan air terjun Kembar dikarenakan dalam satu lokasi air terjun ini terdapat dua air terjun yang berada berdekatkan namun mempunyai ketinggian yang berbeda, air terjun yang berada di sebelah memiliki ketinggian ± 15 m dari dasar air terjundengan kemiringan sekitar 75 derajat dan berkarateristik air terjun berundak.

Sedangkan air terjun yang berada di sebelah memiliki ketinggian ± 69 m dari dasar air terjun. Kedua air terjun ini berasal dari sumber mata air yang berbeda. namun akhirnya aliran air kedua air terjun itu bertemu saat terjun turun ke sebuah telaga di kaki air terjun tersebut.

Akses menuju tempat wisata air Coban Watu Ondo ini cukup mudah ada jalan raya beraspal mulus yang setiap saat siap membawa pengunjung ke lokasi air terjun. di tambah lagi Keberadaan air terjun watu ondo ini terletak Sekitar 200 m dari jalan raya Pacet - Mojokerto. jalan yang menurun cukup tajam di dekat perbatasan wilayah Malang dan Mojokerto agaknya memaksa pengemudi harus berhati hati.

Tapi, kabar baiknya adalah Kondisi jalan menuju ke air terjun coban watu ondo sudah beraspal mulus dan dapat dilalui kendaraan roda dua dan empat, meski dengan medan menanjak dan berkelak kelok.


Untuk dapat menikmati keindahan alam di lokasi air terjun watu ondo hanya dengan membayar tiket masuk sebesar Rp 2500 per orang atau jika membawa kendaraan anda akan dikenakan biaya sebesar Rp 8000 (termasuk biaya parkir).

Adapun Fasilitas dan Akomodasi yang terdapat di wisata air terjun watu ondo adalah tersedianya tempat parkir seadanya yang sampai saat ini hanya sanggup menampung kurang lebih 20 kendaraan roda dua saja dan bagi pengunjung yang membawa kendaraan roda empat hal ini cukup menyulitkan.

Yang menjadi masalah untuk fasilitas penunjang adalah Minimnya ketersediaan papan petunjuk dan kurang jelas membuat pengunjung bingung dan kesulitan untuk datang ke lokasi ini. satu lagi kekurangan sebaiknya membawa makanan dan minuman saat datang ke sini guna perbekalan jika anda lapar atau haus saat disana dikarenakan di objek wisata air terjun watu ondo ini kita tidak dapat  menjumpai satupun penjual makanan/minuman.

 Namun dibalik itu semua, tempat wisata coban watu ondo ini masih di biarkan tetap asri dan alami jadi anda tak perlu khawatir perjalanan yang melelahkan yang anda lalui akibat melewati tangga batu akan terbayar lunas saat kita telah tiba di lokasi ini.

Air Terjun "kembar" Tretes , tertinggi dan terindah dijawa timur

airt terjun tretes


Air terjun Tretes, air terjun kembar yang terletak di di dusun pengajaran, desa Gelengdowo, kecamatan Wonosalam, kabupaten Jombang atau lebih tepatnya berada di kawasan Taman Hutan Raya Raden Soeryo di gunung Jurug Guah (komplek Gunung anjasmoro).  Kenapa saya menyebut air terjun ini sebagai air terjun kembar karena tidak lain tidak bukan karena air terjun Tretes ini memiliki dua aliran air yang berada berdampingan. 

Air Terjun Tretes ini memiliki ketinggian 158 m yang menjadikannya air terjun yang cantik ini sebagai Air Terjun Tertinggi di Jawa Timur,air terjun ini juga merupakan hulu sungai Sumber Watu Bonakah. Air terjun ini berada dalam satu komplek yang sama dengan 3 air terjun lainnya yaitu : Air Terjun Gumandan di Pasuruan, Air Terjun Puthuk Kursi / Cuban Cangar, dan Air Terjun Kembar Watu Ondo di Mojokerto.

Letaknyayang berada di kawasan pegunungan (di gunung anjasmara) menjadikan tempat ini berhawa sejuk, suasana pegunungan membawa kesan damai bagi pengunjung yang ingin melepas kepenatan aktivitas sehari hari, selain itu pemandangan di lokasi ini sangat indah sangat cocok di jadikan 'spot' foto untuk sekedar kenang kenangan atau untuk dipamerkan ke teman teman di media sosial dengan banyak keunggulan yang ditawarkan tempat ini maka rugi jika anda tidak mengunjungi tempat wisata ini.

Asal mula air terjun ini bernama Air Terjun Tretes. Berawal dari kisah seorang pajabat perkebunan yang mencoba untuk membudidayakan tanaman kopi di desa tersebut. Namun, setelah selesai melakukan aktivitas bertanamnya, setiap sore harinya sering terduduk di areal air yang menetes dari atas gunung itu. Saat ia hendak menanam kelapa sawit, ternyata air yang sering ia tunggui itu tidak juga mengalir, bahkan sesekali airnya hanya menetes. 

Warga pun lantas berbondong-bondong untuk melakukan ritual di areal air terjun tersebut. oleh beberapa warga tersebut kenyataannya membuahkan hasil dan air yang ia harapkan turun dari puncak itu akhirnya terjadi secara setetes demi setetes. Dan akhirnya dinamakan lah air terjun Tretes oleh warga sekitar.

Akses menuju tempat wisata ini cukup mudah ada jalan setapak yang setiap saat siap membawa pengunjung ke lokasi air terjun. Terkait upaya pengembangan masyarakat sekitar pemerinda daerah akan mengembangkan beberapa jasa angkut ‘tradisional’ serta terdapat beberapa tempat peristirahatan. 

Selain mengoperasikan sarana angkutan ojek dan kuda, pihak pemerintah daerah juga akan didirikan pos-pos peristirahatan, utamanya bagi mereka yang lelah. Di tiap tiap pos peristirahatan nantinya juga akan didirikan kios-kios yang menjual makanan ringan dan minuman.

Akan tetapi belum adan area parkir kendaraan sehingga pengunjung harus menitipkan kendaraan pada warga sekitar dengan membayar beberapa rupiah Namun dibalik itu semua, tempat ini masih di biarkan tetap asri dan alami sehingga anda tak perlu khawatir perjalanan yang melelahkan yang anda lalui akan terbayar lunas saat kita telah tiba di lokasi ini, akan lebih menyenangkan kalau kita menyempatkan diri untuk mandi di bawah air terjun tertinggi di jawa timur ini.

Itulah tadi ulasan dari saya mengenai air terjun kembar Tretes, bila ada pertanyaan, kritik maupun saran silahkah ditulis dikolom komentar.

Mengenai Saya