Coutinho Bikin City Tak Berdaya di Anfield

Liverpool meraih kemenangan 2-1 atas Manchester City pada pertandingan lanjutan Premier League, di Stadion Anfield, Minggu (1/3/2015).

Liverpool berada di peringkat kelima klasemen sementara Premier Laegue dengan poin 48 dari 27 laga. Sementara itu, skuad The Citizens juga tetap menempati posisi kedua dengan perolehan poin 55.

Liverpool lebih dulu membuka keunggulan melalui torehan Jordan Henderson saat laga baru berjalan 11 menit. Mendapatkan umpan Raheem Sterling, Henderson melepaskan tendangan melengkung yang masuk ke pojok atas kiri gawang City.

Namun, skor tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-26, pasukan Manuel Pellegrini berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 saat Edin Dzeko sukses memaksimalkan umpan Sergio Aguero.

Selepas turun minum, Liverpool tampil dominan dan beberapa kali menciptakan peluang berbahaya untuk kembali unggul. Namun, melalui serangan balik, City juga beberapa kali mampu mengancam gawang tim tuan rumah.

Pada menit ke-75, Philippe Coutinho membuat pendukung Liverpool bersorak setelah menciptakan gol indah untuk membawa timnya kembali unggul. Gol tersebut diciptakannya dengan tendangan keras dari luar kotak penalti. Skor 2-1 untuk Liverpool pun bertahan hingga laga usai.

Menurut catatan Premier League, sepanjang laga, Liverpool menguasai bola sebanyak 48 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 10 usaha. Adapun City melepaskan satu tembakan akurat dari delapan percobaan

Susunan pemain:
Liverpool: 22-Simon Mignolet; 6-Dejan Lovren, 23-Emre Can, 37-Martin Skrtel, 14-Jordan Henderson; 18-Alberto Moreno (4-Kolo Tour� 83), 24-Joe Allen, 50-Lazar Markovic (15-Daniel Sturridge 76), 10-Philippe Coutinho; 20-Adam Lallana, 31-Raheem Sterling
Manajer: Brendan Rodgers

City: 1-Joe Hart; 4-Vincent Kompany, 5-Pablo Zabaleta, 11-Aleksandar Kolarov, 20-Eliaquim Mangala; 8-Samir Nasri (18-Frank Lampard 83), 21-David Silva, 25-Fernandinho (14-Wilfried Bony 78), 42-Yaya Toure; 10-Edin Dzeko (7-James Milner 58), 16-Sergio Aguero
Manajer: Manuel Pellegrini

Tips Memilih Ban sesuai Kebutuhan

http://komunitashondamegaprokebumen.files.wordpress.com/2013/01/motorcycle-tubeless-tire-tyre-3-50-10.jpg
        Para pengguna sepeda motor biasanya tidak terlalu paham bagaimana cara memilih ban yang tepat atau baik. Pemahaman minim sepatutnya dikembangkan mengingat ban adalah salah satu komponen vital yang harus diperhatikan secara akurat.

Memilih ban yang akan digunakan juga ternyata bukan hal yang mudah dan tidak bisa disepelekan. Karena bila salah memilih ban, bisa berdampak fatal seperti kecelakaan.

Salah memilih ban juga bisa berdampak terhadap borosnya bahan bakar, hal ini dikarenakan menggunakan ban motor yang tidak sesuai dengan spesifikasi dan ukurannya.

Ban yang digunakan harus sesuai dengan keinginan kita agar kendaraan yang kita kemudikan dapat berimbang sesuai dengan kapasitas kendaraannya.

Berikut tips dan trik memilih ban yang baik :
  1. Pilih brand atau merek yang sudah terbukti kualitasnya, jangan asal merek ban akan tetapi kualitasnya tidak terjamin.
    .
  2. Lihat kembangan pada ban, untuk jalan yang terlalu panas jangan gunakan ban yang mempunyai guratan banyak.
    .
  3. Sesuaikan antara ban yang akan digunakan dengan kebutuhan. Karena ban juga mempunyai tingkat kadaluwarsa atau umur pakai. Misalkan untuk ban produksi lokal, berkisar 1,5-2 tahun. Sedangkan untuk ban import atau buatan luar negeri mempunyai umur pakai di atas 2 tahun. Kondisi jalan dan pemakaian motor juga berpengaruh pada umur ban. Suhu juga mempuyai pengaruh pada ban, ban akan retak-retak bila kena panas terus langsung kena air.
    .
  4. Jangan salah pilih ukuran ban. Sesuaikan ban dengan motor Anda. Catatan, untuk motor produksi tahun 2009 kebawah akan lebih baik jika menggunakan ban berukuran 70/90 dan 80/90 untuk motor bebek, sedangkan untuk motor matic dan sport sebaiknya menggunakan ban berukuran 70/90 dan 80/90. Sementara untuk motor yang diproduksi di atas tahun 2010 sudah disesuaikan oleh pabrikan. Untuk motor matic dan sport ban berukuran 80/90 dan 90/90.
    .
  5. Lihat tahun pembuatan ban. Jangan lebih dari 6-12 bulan dari tahun pembuatan ban tersebut. Misalkan ban dengan kode 1012, angka 10 merupakan minggu ke- ban tersebut diproduksi, sedangkan angka 12 berarti tahun pembuatan ban.
    .
  6. Perhatikan dimensi atau ukuran sebuah ban, misalkan, "205/55/ZR16". Keterangan dimensi atau ukuran ban tersebut dapat dinyatakan sebagai berikut:
    205: lebar telapak ban (mm)
    55 : aspek ratio untuk ketebalan ban (%) dari lebar telapak ban
    ZR : kode limit kecepatan
    16 : diameter velg dalam ukuran inci
Kode kecepatan  ban
Kode Kecepatan (Km/Jam)
P150
Q160
R170
S180
T190
H210
V240
W270
Y>300

Indeks Beban

Kode Beban Maksimum (Kg)
62265
63272
64280
66300
68315
70335
73365
75387
80-89450-580
90-100600-800

Tips Ukur Kebisingan Knalpot Sebelum Kena Tilang


Hasil uji kebisingan knalpot pada motor standar ketika digeber bisa di atas 90 decibels (DB). Dengan angka tersebut, motor berpotensial kena tindakan tilang di tempat dari aparat penegak disiplin.
Dikabarkan standard yang akan ditetapkan yakni, untuk mesin 80 cc maksimal 80 DB, mesin 80-175 cc maksimal 90 DB, selebihnya akan dikenakan tindakan tilang.

Beragam masukan dilayangkan kepada para penegak disiplin, agar tidak hanya mempertimbangkan segi bentuk/fisik knalpot yang tidak standar pabrikan atau dibobok. Sebab kebisingan motor juga bisa disebabkan oleh usia kendaraan yang sudah menua.

Sebuah uji coba dilakukan pada tiga motor, Motor tersebut yakni  2 tak (Vespa),  Yamaha Jupiter MX 135 cc dengan knalpot standar pabrikan dan New Honda MegaPro dengan knalpot modifikasi aftermarket merk Nob1 3Bold Series.
Bagi pengguna smartpone berbasis OS Android bisa mencoba aplikasi Sound Meter yang akan sangat membantu mengetahui berapa dB dari kebisingan suara knalpot kendaraan Anda.


 www.asahilmu.com

Mengenai Saya