Tata Cara Shalat Gerhana

         Tidak ada satu kejadian di antara sekian banyak kejadian yang ditampakkan Allah Subhanahu wa Ta’ala di hadapan hamba-Nya, melainkan agar kita bisa mengambil pelajaran dan hikmah dari kekuasaan yang Allah ‘Azza wa Jallatampakkan tersebut. Yang pada akhirnya, kita dituntut untuk selalu mawas diri dan melakukanmuhasabah.
        Di antara bukti kekuasaan Allah Subhanahu wa Ta’ala itu, ialah terjadinya gerhana. Sebuah kejadian besar yang banyak dianggap remeh manusia. Padahal Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam justru memperingatkan umatnya untuk kembali ingat dan segera menegakkan shalat, memperbanyak dzikir, istighfar, doa, sedekah, dan amal shalih tatkala terjadi peristiwa gerhana. Dijelaskan oleh RasulullahShallallahu ‘alaihi wa Sallam dalam sabdanya:“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bukti tanda-tanda kekuasaan Allah. Sesungguhnya keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah.”(Muttafaqun ‘alaihi)
PENGERTIAN GERHANA
gerhana
         Dalam istilah fuqaha dinamakan kusûf. Yaitu hilangnya cahaya matahari atau bulan atau hilang sebagiannya, dan perubahan cahaya yang mengarah ke warna hitam atau gelap. Kalimat khusûfsemakna dengan kusûf. Ada pula yang mengatakan kusûf adalah gerhana matahari, sedangkan khusûf adalah gerhana bulan. Pemilahan ini lebih masyhur menurut bahasa. Jadi, shalat gerhana, ialah shalat yang dikerjakan dengan tata cara dan gerakan tertentu, ketika hilang cahaya matahari atau bulan atau hilang sebagiannya.
HUKUM SHALAT GERHANA
         Jumhur ulama’ berpendapat, shalat gerhana hukumnya sunnah muakkadah. Abu ‘Awanah Rahimahullahmenegaskan wajibnya shalat gerhana matahari. Demikian pula riwayat dari Abu Hanifah Rahimahullah, beliau memiliki pendapat yang sama. Diriwayatkan dari Imam Malik, bahwa beliau menempatkannya seperti shalat Jum’at. Demikian pula Ibnu Qudamah Rahimahullah berpendapat, bahwa shalat gerhana hukumnya sunnah muakkadah. Adapun yang lebih kuat, ialah pendapat yang mengatakan wajib, berdasarkan perintah yang datang dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam. Imam asy-Syaukani juga menguatkan pendapat ini. Demikian pula Shiddiq Hasan Khân Rahimahullah dan Syaikh al-Albâni Rahimahullah. Dan Syaikh Muhammad bin Shâlih ‘Utsaimin Rahimahullah berkata: “Sebagian ulama berpendapat, shalat gerhana wajib hukumnya, berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam (jika kalian melihat, maka shalatlah—muttafaqun ‘alaih).
        Sesungguhnya, gerhana merupakan peristiwa yang menakutkan. Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallamberkhutbah dengan khutbah yang agung, menjelaskan tentang surga dan neraka. Semua itu menjadi satu alasan kuat wajibnya perkara ini, kalaupun kita katakan hukumnya sunnah tatkala kita melihat banyak orang yang meninggalkannya, sementara Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam sangat menekankan tentang kejadian ini, kemudian tidak ada dosa sama sekali tatkala orang lain mulai berani meninggalkannya. Maka, pendapat ini perlu ditilik ulang, bagaimana bisa dikatakan sesuatu yang menakutkan kemudian dengan sengaja kita meninggalkannya? Bahkan seolah hanya kejadian biasa saja? Dimanakah rasa takut?
         Dengan demikian, pendapat yang mengatakan wajib, memiliki argumen sangat kuat. Sehingga jika ada manusia yang melihat gerhana matahari atau bulan, lalu tidak peduli sama sekali, masing-masing sibuk dengan dagangannya, masing-masing sibuk dengan hal sia-sia, sibuk di ladang; semua itu dikhawatirkan menjadi sebab turunnya adzab Allah, yang kita diperintahkan untuk mewaspdainya. Maka pendapat yang mengatakan wajib memiliki argumen lebih kuat daripada yang mengatakan sunnah.
Dan Asy-Syaikh Ibnu Al-Utsaimin pun menyatakan, “Jika kita mengatakan hukumnya wajib, maka yang nampak wajibnya adalah wajib kifayah.”
Adapun shalat gerhana bulan, terdapat dua pendapat yang berbeda dari kalangan ulama :
       Pendapat pertamaSunnah muakkadah, dan dilakukan secara berjama’ah seperti halnya shalat gerhana matahari. Demikian ini pendapat Imam asy- Syâfi’i, Ahmad, Dawud Ibnu Hazm. Dan pendapat senada juga datang dari ‘Atha, Hasan, an-Nakha`i, Ishâq dan riwayat dari Ibnu ‘Abbas Radhiallahu’anhu. Dalil mereka:“Sesungguhnya matahari dan bulan adalah bukti tanda-tanda kekuasaan Allah. Sesungguhnya, keduanya tidak mengalami gerhana karena kematian seseorang, dan tidak pula karena hidupnya seseorang. Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah sampai terang kembali.”(Muttafqun ‘alaihi).
       Pendapat kedua. Tidak dilakukan secara berjama’ah. Demikian ini pendapat Imam Abu Hanifah dan Mâlik. Dalilnya, bahwa pada umumnya, pelaksanaan shalat gerhana bulan pada malam hari lebih berat dari pada pelaksanaannya saat siang hari. Sementara itu belum ada riwayat yang menyebutkan bahwa NabiShallallahu ‘alaihi wa Sallam menunaikannya secara berjama’ah, padahal kejadian gerhana bulan lebih sering dari pada kejadian gerhana matahari.
        Manakah pendapat yang kuat? Dalam hal ini, ialah pendapat pertama, karena Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam memerintahkan kepada umatnya untuk menunaikan keduanya tanpa ada pengecualian antara yang satu dengan lainnya (gerhana matahari dan bulan).Sebagaimana di dalam hadits disebutkan, “Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam keluar menuju masjid, kemudian beliau berdiri, selanjutnya bertakbir dan sahabat berdiri dalam shaf di belakangya.”(Muttafaqun ‘alaihi)
        Ibnu Qudamah Rahimahullah juga berkata, “Sunnah yang diajarkan, ialah menunaikan shalat gerhana berjama’ah di masjid sebagaimana yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, walaupun boleh juga dilakukan sendiri-sendiri,namun pelaksanaannya dengan berjama’ah lebih afdhal (lebih baik). Karena yang dilakukan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam ialah dengan berjama’ah. Sehingga, dengan demikian, sunnah yang telah diajarkan ialah menunaikannya di masjid.”
WAKTU SHALAT GERHANA
        Shalat dimulai dari awal gerhana matahari atau bulan sampai gerhana tersebut berakhir. Berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam“Oleh karena itu, bila kalian melihatnya, maka berdoalah kepada Allah dan shalatlah sampai kembali terang.” (Muttafaqun ‘alaihi).
KAPAN GERHANA DIANGGAP USAI?
        Shalat gerhana matahari tidak ditunaikan jika telah muncul dua perkara, yaitu  terang seperti sediakala, dan gerhana terjadi tatkala matahari terbenam. Demikian pula halnya dengan shalat gerhana bulan, tidak ditunaikan jika telah muncul dua perkara, yaitu terang seperti sediakala, dan saat terbit matahari. [9]
AMALAN YANG DIKERJAKAN KETIKA TERJADI GERHANA
  1. Memperbanyak dzikir, istighfar, takbir, sedekah dan amal shalih. Sebagaimana sabda NabiShallallahu ‘alaihi wa Sallam,“Oleh karena itu, bila kaliannya melihat, maka berdoalah kepada Allah, bertakbirlah, shalat dan bersedekahlah.” (Muttafaqun ‘alaihi)
  2. Keluar menuju masjid untuk menunaikan shalat gerhana berjama’ah, sebagaimana disebutkan dalam hadits,“Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam keluar menuju masjid, kemudian beliau berdiri, selanjutnya bertakbir dan sahabat berdiri dalam shaf di belakangnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)
  3. Wanita keluar untuk ikut serta menunaikan shalat gerhana, sebagaimana dalam hadits Asma’ binti Abu Bakr Radhiallahu’anhuma berkata,“Aku mendatangi ‘Aisyah istri Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam tatkala terjadi gerhana matahari. Aku melihat orang-orang berdiri menunaikan shalat, demikian pula ‘Aisyah aku melihatnya shalat.” (Muttafaqun ‘alaihi)Jika dikhawatirkan akan terjadi fitnah, maka hendaknya para wanita mengerjakan shalat gerhana ini sendiri-sendiri di rumah mereka berdasarkan keumuman perintah mengerjakan shalat gerhana.
  4. Shalat gerhana (matahari dan bulan) tanpa adzan dan iqamah, akan tetapi diseru untuk shalat pada malam dan siang dengan ucapan “ash-shalâtu jâmi’ah” (shalat akan didirikan), sebagaimana disebutkan dalam hadits Abdullah bin ‘Amr Radhiallahu’anhuma, ia berkata: Ketika terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam diserukan “ash-shalatu jâmi’ah” (sesungguhnya shalat akan didirikan). (HR Bukhâri)
  5. Khutbah setelah shalat, sebagaimana disebutkan dalam hadits, ‘Aisyah Radhiallahu’anha berkata: Sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam, tatkala selesai shalat, dia berdiri menghadap manusia lalu berkhutbah. (HR Bukhâri)
TATA CARA SHALAT GERHANA
       Tidak ada perbedaan di kalangan ulama, bahwa shalat gerhana dua raka’at. Hanya saja, para ulama berbeda pendapat dalam hal tata cara pelaksanaannya. Dalam masalah ini terdapat dua pendapat yang berbeda.
        Pendapat pertama. Imam Mâlik, Syâfi’i, dan Ahmad, mereka berpendapat bahwa shalat gerhana ialah dua raka’at. Pada setiap raka’at ada dua kali berdiri, dua kali membaca, dua ruku’ dan dua sujud. Pendapat ini berdasarkan beberapa hadits, di antaranya hadits Ibnu ‘Abbas Radhiallahu’anhu, ia berkata, “Telah terjadi gerhana matahari pada zaman Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam , maka beliau shalat dan orang-orang ikut shalat bersamanya. Beliau berdiri sangat lama (seperti) membaca surat al-Baqarah, kemudian ruku’ dan sangat lama ruku’nya, lalu berdiri, lama sekali berdirinya namun berdiri yang kedua lebih pendek dari berdiri yang pertama, kemudian ruku’, lama sekali ruku’nya namun ruku’ kedua lebih pendek dari ruku’ pertama.” (Muttafaqun ‘alaihi).
        Hadits kedua, dari ‘Aisyah Radhiallahu’anha, ia berkata, “Bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam pernah melaksanakan shalat ketika terjadi gerhana matahari. Rasulullah berdiri kemudian bertakbir kemudian membaca, panjang sekali bacaannya, kemudian ruku’ dan panjang sekali ruku’nya, kemudian mengangkat kepalanya (i’tidal) seraya mengucapkan: “Sami’allahu liman hamidah,” kemudian berdiri sebagaimana berdiri yang pertama, kemudian membaca, panjang sekali bacaannya namun bacaan yang kedua lebih pendek dari bacaan yang pertama, kemudian ruku’ dan panjang sekali ruku’nya, namun lebih pendek dari ruku’ yang pertama, kemudian sujud, panjang sekali sujudnya, kemudian dia berbuat pada raka’at yang kedua sebagimana yang dilakukan pada raka’at pertama, kemudian salam…”(Muttafaqun ‘alaihi).
        Pendapat kedua. Abu Hanifah berpendapat bahwa shalat gerhana ialah dua raka’at, dan setiap raka’at satu kali berdiri, satu ruku dan dua sujud seperti halnya shalat sunnah lainnya. Dalil yang disebutkan Abu Hanifah dan yang senada dengannya, ialah hadits Abu Bakrah, ia berkata:“Pernah terjadi gerhana matahari pada zaman Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam , maka Rasulullah keluar dari rumahnya seraya menyeret selendangnya sampai akhirnya tiba di masjid. Orang-orang pun ikut melakukan apa yang dilakukannya, kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam shalat bersama mereka dua raka’at.” (HR Bukhâri, an-Nasâ‘i).Dari pendapat di atas, pendapat yang kuat ialah pendapat pertama (jumhur ulama’), berdasarkan beberapa hadits shahih yang menjelaskan hal itu. Karena pendapat Abu Hanifah Rahimahullah dan orang-orang yang sependapat dengannya, riwayat yang mereka sebutkan bersifat mutlak (umum), sedangkan riwayat yang dijadikan dalil oleh jumhur (mayoritas) ulama adalah muqayyad. [10]Syaikh al-Albâni Rahimahullah berkata, [11] “Ringkas kata, dalam masalah cara shalat gerhana yang benar ialah dua raka’at, yang pada setiap raka’at terdapat dua ruku’, sebagaimana diriwayatkan oleh sekelompok sahabat Nabi Shallallahu ‘alaihi wa Sallam dengan riwayat yang shahih”. Wallahu a’lam.
Ringkasan tata cara shalat gerhana sebagai berikut.
  1. Bertakbir, membaca doa iftitah, ta’awudz, membaca surat al-Fâtihah, dan membaca surat panjang, seperti al-Baqarah.
  2. Ruku’ dengan ruku’ yang panjang.
  3. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) seraya mengucapkan: sami’allhu liman hamidah.
  4. Tidak sujud (setelah bangkit dari ruku’), akan tetapi membaca surat al-Fatihah dan surat yang lebih ringan dari yang pertama.
  5. Kemudian ruku’ lagi dengan ruku’ yang panjang, hanya saja lebih ringan dari ruku’ yang pertama.
  6. Bangkit dari ruku’ (i’tidal) seraya mengucapkan: sami’allahu liman hamidah.
  7. Kemudian sujud, lalu duduk antara dua sujud, lalu sujud lagi.
  8. Kemudian berdiri ke raka’at kedua, dan selanjutnya melakukan seperti yang dilakukan pada raka’at pertama.

Tips Ukur Kebisingan Knalpot Sebelum Kena Tilang


Hasil uji kebisingan knalpot pada motor standar ketika digeber bisa di atas 90 decibels (DB). Dengan angka tersebut, motor berpotensial kena tindakan tilang di tempat dari aparat penegak disiplin.
Dikabarkan standard yang akan ditetapkan yakni, untuk mesin 80 cc maksimal 80 DB, mesin 80-175 cc maksimal 90 DB, selebihnya akan dikenakan tindakan tilang.

Beragam masukan dilayangkan kepada para penegak disiplin, agar tidak hanya mempertimbangkan segi bentuk/fisik knalpot yang tidak standar pabrikan atau dibobok. Sebab kebisingan motor juga bisa disebabkan oleh usia kendaraan yang sudah menua.

Sebuah uji coba dilakukan pada tiga motor, Motor tersebut yakni  2 tak (Vespa),  Yamaha Jupiter MX 135 cc dengan knalpot standar pabrikan dan New Honda MegaPro dengan knalpot modifikasi aftermarket merk Nob1 3Bold Series.
Bagi pengguna smartpone berbasis OS Android bisa mencoba aplikasi Sound Meter yang akan sangat membantu mengetahui berapa dB dari kebisingan suara knalpot kendaraan Anda.


 www.asahilmu.com

Tingkatan Tekanan Darah yang Ideal

   Darah mengalir melalui seluruh tubuh dengan bantuan jantung, yang memompa darah dengan kekuatan minimum. Kekuatan minimum ini yang digunakan, adalah tekanan darah normal. Meskipun tekanan darah normal berbeda dari orang ke orang, tekanan darah ideal adalah berbeda untuk setiap kelompok umur tertentu. Jantung memompa sambil diberikannya tekanan darah pada dinding pembuluh darah. Tekanan ini diberikan pada pembuluh darah dikenal sebagai tekanan darah. Ada dua komponen tekanan darah, yaitu sistolik dan tekanan diastolik. Tekanan darah yang ideal meliputi rata-rata untuk keduanya, tekanan sistolik dan diastolik.

Ada rentang tertentu yang direkomendasikan, untuk tekanan darah yang akan masuk ke dalam kisaran yang ideal. Para dokter menyebut tingkat ini, ketika mereka memastikan tekanan darah normal bagi seseorang. Ada berbagai faktor yang dipastikan harus dipertimbangkan tekanan darah alami . Faktor-faktor tersebut adalah:
usia
kesehatan
jenis kelamin
ras
Dikatakan bahwa tekanan darah normal berbeda dari satu wilayah geografis ke yang lain. Oleh karena itu, ras merupakan faktor yang dipertimbangkan. Anda akan menemukan banyak grafik tekanan darah, yang menggambarkan tekanan darah yang ideal sesuai usia.
Pada setiap detak jantung, jantung memompa darah. Tekanan darah tinggi ketika jantung memompa darah ke dalam arteri. Ini tekanan darah tinggi disebut tekanan darah sistolik. Ketika jantung harus mengerahkan kekuatan lebih untuk memompa darah, tekanan meningkat. Di sisi lain ketika jantung beristirahat, antara dua detak jantung, tekanan menurun. Tekanan darah menurun ini dikenal sebagai tekanan darah diastolik. Tekanan darah sistolik selalu lebih tinggi dari tekanan darah diastolik. Tekanan darah sistolik yang ideal tingkat orang yang sehat tidak boleh lebih tinggi dari 130 mm Hg (dibaca sebagai milimeter Mercury), sedangkan, tekanan darah diastolik yang ideal  untuk orang yang sehat harus menjadi sekitar 80 mm Hg. 120/80 atau sedikit lebih rendah, tetapi tingkat tekanan baik tidak harus sangat rendah. Sangat rendah tingkat tekanan darah selama beberapa hari bisa konsisten menyebabkan gagal jantung.
Yang ideal tekanan darah sistolik pre-hipertensi didefinisikan di kisaran 120-139mm Hg, sedangkan, diastolik pra-hipertensi didefinisikan di kisaran 80-89mm Hg. Sedikit variasi dalam tingkat tekanan darah yang ideal dianggap normal, karena ada banyak faktor, seperti penyakit, pola makan, tingkat stres dan obat, yang dapat menyebabkan kenaikan atau penurunan tekanan darah.
Tekanan darah Hipertensi biasanya mengukur sekitar 140/90mm Hg, meskipun beberapa dokter memilih untuk berbeda. Menurut mereka seseorang memiliki hipertensi jika tekanan darah seseorang secara konsisten di atas Hg 130/90mm. Seringkali melihat bahwa tekanan darah tinggi tidak terdeteksi sampai orang tersebut mengunjungi dokter untuk pemeriksaan medis. Terkadang orang itu menderita serangan jantung, hanya kemudian apakah orang tersebut menyadari bahwa ia telah menderita tekanan darah tinggi. Ada dua tahap hipertensi. Pada tahap I, tekanan darah biasanya sekitar 140/90mm Hg dan pada tahap II, tekanan darah sekitar Hg 160/100mm. Beberapa alasan utama untuk hipertensi adalah gaya hidup, asupan yang berlebihan dari garam biasa, merokok, konsumsi alkohol, keturunan, stres dan obesitas.
Menjaga tekanan darah penting karena mengurangi komplikasi, yang dapat disebabkan karena kondisi yang mendasari seperti, terkait diabetes atau penyakit ginjal. Pada saat yang sama juga mengurangi risiko stroke jantung. Gaya hidup sehat yang meliputi olahraga teratur, menghindari merokok, sedang tidak mengkonsumsi alkohol dan mengambil obat yang diresepkan untuk tekanan darah tinggi dapat membantu Anda menjaga tekanan darah dalam kisaran yang ideal.

Tanda Gejala Penyakit Sistem Kekebalan Tubuh

      Alasan penyebab gangguan sistem kekebalan tubuh dapat berukuran kecil, partikel mikroskopis seperti virus atau bakteri. Tingkat keparahan penyakit ditentukan tergantung pada virulensi dari mikro-organisme. Masalah sistem kekebalan tubuh dapat berbahaya karena beberapa dari mereka menyebabkan sindrom yang fatal seperti AIDS dan kanker.



Sistem kekebalan Penyakit 
Ada sejumlah gangguan sistem kekebalan tubuh. Beberapa yang utama dibahas di bawah ini.

DiGeorge Syndrome 
Limfosit T, yang bertindak sebagai antibodi untuk sistem kekebalan tubuh dan melindungi tubuh terhadap antigen asing yang matang pada kelenjar timus. Ketika kelenjar ini tidak dikembangkan atau benar-benar tidak ada, itu menghasilkan masalah sistem kekebalan yang disebut Sindrom DiGeorge atau displasia thymus.

Severe Combined Immunodeficiency
Limfosit B juga bertindak sebagai antibodi untuk sistem kekebalan tubuh dan dikembangkan di sumsum tulang. Ketika ada total ketiadaan baik B dan limfosit T, sistem kekebalan tubuh yang lemah dan tidak bisa melawan segala jenis infeksi. Kondisi ini disebut SCID atau gabungan immunodeficiency parah.

HIV / AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome)
HIV / AIDS adalah penyakit sistem kekebalan tubuh yang mengancam jiwa saat virus menghancurkan limfosit T dan membuat sistem kekebalan tubuh tidak berguna. Karena ini tubuh menjadi rentan terhadap infeksi lain dan situasi ini bisa berakibat fatal.

Gangguan alergi
Asma dan eksim adalah gangguan alergi yang paling umum disebabkan karena alergen. Asma adalah gangguan pernapasan yang menyebabkan masalah pernapasan akibat peradangan saluran udara di paru-paru. Ini adalah keturunan dan dapat bersifat akut atau kronis. Eksim adalah reaksi alergi langsung dari sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan ruam gatal dan radang daerah yang terkena.

Gangguan autoimun
Kadang-kadang sistem kekebalan mengenali organ tubuh yang sehat sebagai non-self antigen atau asing dan mengarahkan B dan limfosit T untuk menyerang mereka, gangguan ini disebut gangguan autoimun. ‘Juvenile rheumatoid arthritis’ adalah salah satu gangguan tersebut dimana sistem kekebalan tubuh menyerang bagian tubuh seperti sendi dan lutut sendi lainnya, tubuh mempertimbangkan mereka sebagai penyerbu asing. Scleroderma adalah penyakit autoimun seperti juga yang menyebabkan peradangan kulit dan organ internal.

Kanker
Kanker adalah jenis lain dari gangguan kekebalan dimana pertumbuhan ganas sel menyebabkan kerusakan organ yang sehat. Sistem kekebalan tubuh semakin melemah karena efek samping kemoterapi atau obat-terkait kanker lainnya. Leukemia adalah kanker yang melibatkan pertumbuhan abnormal leukosit yang hadir dalam aliran darah, sementara limfoma adalah pertumbuhan berlebih dari jaringan limfoid.

Tanda dan Gejala
Sebuah sistem kekebalan tubuh yang lemah dapat dideteksi dengan tanda-tanda dan gejala yang diamati. Beberapa dari mereka yang disebutkan di bawah
Anoreksia atau kehilangan nafsu makan karena beberapa penyakit.
Berat badan.
Demam kronis dan diare.
Infeksi utama seperti pneumonia dan meningitis.
Reaksi alergi seperti peradangan, hipersensitivitas, anafilaksis atau reaksi alergi berlebihan dan mengurangi kekebalan terhadap penyakit tertentu.
Penyebab
Virus, bakteri atau patogen tertentu dapat mengganggu sistem kekebalan tubuh. HIV adalah salah satu virus tersebut yang dapat menghancurkan sistem kekebalan tubuh dengan cara yang besar. Terkadang faktor genetik juga dapat menyebabkan sistem kekebalan tubuh untuk menjadi benar cacat sejak lahir. Penyebab lain untuk melemahkan sistem kekebalan tubuh dapat menjadi alergi, kekurangan dan kanker.

Pengobatan
vitamin
Suplemen vitamin seperti vitamin B6, E dan D dapat membuktikan sangat membantu untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh. Organ limfoid, yang memproduksi sel-sel darah putih yang memainkan peran utama dalam pembentukan antibodi, dipelihara karena vitamin B6. Vitamin E membantu dalam produksi limfosit B, yang alami, sel-sel pembunuh yang menghancurkan benda asing dan sel-sel kanker. Demikian pula vitamin D melindungi kulit dari peradangan dan meningkatkan fungsi kekebalan tubuh.

Diet
Makanan seperti jamur meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu dalam produksi leukosit. Beberapa sayuran memiliki kimia, 3,3 ‘-diindolylmethane (DIM) yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Yogurt dapat dikonsumsi setiap hari untuk meningkatkan kekebalan Anda.
Masalah sistem kekebalan tubuh dapat menyebabkan penyakit dan ketika sistem menjadi kurang atau kurang aktif dari normal, itu mewujud dalam infeksi berulang dan mengancam nyawa. Mekanisme pertahanan yang paling penting adalah untuk menerapkan pola makan sehat dan olahraga cukup, apalagi meremajakan sistem kekebalan tubuh kita benar-benar tanggung jawab kita.

Perbedaan Antara HIV dan AIDS

      Seringkali, orang bingung singkatan HIV dan AIDS dengan asumsi bahwa kedua dapat digunakan secara bergantian. Namun, ini tidak begitu meskipun keduanya berhubungan. HIV merupakan singkatan dari Human Immuno-deficiency Virus dan, seperti namanya sendiri menyarankan, itu adalah virus. AIDS adalah singkatan dari Acquired Immunodeficiency Syndrome dan itu adalah penyakit yang nyata karena infeksi HIV. Kadang-kadang, orang yang memiliki HIV mungkin atau mungkin tidak menampakkan gejala-gejala penyakit AIDS selama sepuluh tahun.

HIV mempengaruhi tubuh manusia dengan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh dan menghancurkan sel-sel darah putih yang disebut Limfosit T yang terutama bertanggung jawab untuk memerangi kuman dan penyakit. HIV mengontrol sel-sel dan karena itu, mempengaruhi kemampuan tubuh untuk memerangi infeksi. Setelah virus HIV mulai mempengaruhi sel, kekebalan tubuh mulai turun.
Ini full-blown manifestasi dari penyakit AIDS terjadi ketika virus HIV telah mempengaruhi jumlah yang sangat besar sel. Ini adalah ketika orang mungkin mendapatkan infeksi serius dan tidak dapat pulih dari itu. Sebuah tes darah menunjukkan penurunan besar di T-Limfosit.
Dalam beberapa kasus, AIDS, penyakit ini mungkin tidak memanifestasikan bahkan ketika virus HIV dapat tumbuh diam-diam dalam tubuh seseorang. Ketika seseorang telah terkena virus, ia disebut sebagai HIV-positif dan mampu menginfeksi orang lain di sekitarnya.
Virus HIV ditularkan dari satu orang ke orang lain melalui kontak langsung antara membran mukosa atau aliran darah. Ini melibatkan pertukaran cairan tubuh ‘”darah, cairan vagina, cairan preseminal, air mani, ASI’” yang sudah mengandung virus HIV. Seks tanpa pengaman adalah penyebab paling umum dari penularan virus HIV. Tapi, itu adalah mitos bahwa HIV dapat ditularkan melalui kontak biasa.
Saat ini, tidak ada vaksin telah dikembangkan untuk mencegah virus HIV memasuki tubuh atau mencegah manifestasi dari penyakit AIDS. Namun demikian, obat-obatan untuk orang HIV-positif untuk membantu mereka mengatasi gejala tetapi obat ini mahal dan tidak tersedia di mana-mana di dunia.
Memahami apa artinya menjadi HIV positif relatif sederhana (baik Anda terinfeksi virus atau tidak) tapi bagaimana Anda memahami AIDS? AIDS, yang merupakan singkatan dari “Acquired Immune Deficiency Syndrome” adalah cara untuk menggambarkan seluruh kelompok gejala dan penyakit yang berhubungan dengan kerusakan HIV tidak untuk sistem kekebalan tubuh. Ketika infeksi HIV berlanjut, ada kerusakan berkelanjutan untuk sel pertahanan kekebalan tubuh dan tubuh menjadi semakin kurang mampu melawan infeksi. Ini berarti bahwa individu dengan penyakit HIV lanjut yang rentan terhadap infeksi yang tidak muncul pada orang dengan sistem kekebalan tubuh yang sehat. Mereka disebut infeksi oportunistik karena mereka mengambil keuntungan dari melemahnya kemampuan dari individu HIV positif untuk melawan penyakit. Perbedaan antara AIDS dan HIV adalah bahwa seseorang dikatakan mengidap AIDS, dibandingkan dengan hanya menjadi HIV positif, ketika salah satu jumlah jenis tertentu sel dalam penurunan sistem kekebalan tubuh mereka di bawah tingkat tertentu atau ketika mereka mengembangkan salah satu tertentu sekelompok infeksi oportunistik.

Penyebab Anemia


     Anemia adalah suatu kondisi dimana jumlah sel darah merah yang sehat (leukosit) dalam darah lebih rendah dari normal. Sel darah merah sebagai alat transportasi oksigen ke seluruh tubuh, sehingga kekurangan sel-sel ini bisa serius.
1.    Anemia defisiensi besi adalah jenis yang paling umum dari anemia. Ini biasanya mempengaruhi anak-anak dan perempuan dari segala usia – terutama wanita yang sedang menstruasi.  Hal ini juga dapat secara serius mempengaruhi laki-laki ketika hal itu disebabkan oleh polip usus, kanker usus besar, atau gastrointestinal lain (GI) keganasan (kanker). Anemia defisiensi besi seringkali salah satu sinyal peringatan pertama bahwa seseorang mungkin memiliki keganasan GI.

2.    Anemia sel sabit adalah jenis lain anemia yang terkenal. Kondisi ini mempengaruhi jutaan orang di seluruh dunia. Ini adalah penyakit keturunan, diwariskan kepada anak-anak oleh orang tua dengan materi genetik diubah. Orang-orang yang paling sering terkena termasuk orang-orang keturunan Afrika, keturunan Timur Tengah, keturunan Mediterania, dan keturunan India Timur. Setiap tahun, 1 dari 12 bayi Afrika Amerika lahir dengan potensi genetik untuk melewatkan anemia sel sabit pada anak-anak mereka. Diperkirakan bahwa 1 dari 400 bayi Afrika Amerika akan memiliki penyakit.

3.    Anemia aplastik adalah suatu bentuk anemia di mana sumsum tulang berhenti memproduksi semua jenis sel darah. Jenis anemia yang sangat serius, tapi untungnya jarang. Ini mempengaruhi 2 sampai 12 dari setiap satu juta orang setiap tahun. Anemia aplastik terjadi pada orang dewasa dan anak-anak.

4.    Anemia penyakit kronis adalah bentuk ringan dari anemia yang terjadi dengan orang-orang yang memiliki penyakit yang berlangsung lebih dari 1 sampai 2 bulan. Penyakit-penyakit tersebut termasuk tuberkulosis, HIV, kanker, penyakit ginjal, gangguan rematologi, dan penyakit hati.

5.    Anemia pernisiosa adalah bentuk anemia lebih sering terjadi pada orang tua dan disebabkan oleh salah satu kurangnya asupan makanan atau penyerapan yang buruk dari vitamin B12 dari makanan. Ini juga merupakan kondisi yang umum terlihat pada pecandu alkohol.

Penyebab

Anemia bukan merupakan penyakit yang sebenarnya – itu adalah kondisi yang disebabkan oleh beberapa masalah lain. Ada tiga cara dasar yang dapat mengembangkan anemia:

1. Kehilangan darah

Penyebab paling umum dari anemia adalah kehilangan darah. Banyak wanita yang dalam garis batas anemia, biasanya karena pola makan mereka kekurangan nutrisi yang tepat untuk menggantikan kehilangan darah bulanan mereka melalui aliran menstruasi. Penyebab lain sering adalah GI perdarahan akibat penyakit seperti kolitis ulserativa, divertikulitis, dan kanker usus besar. Penggunaan obat-obatan tertentu seperti aspirin * dan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) juga dapat menyebabkan perdarahan GI. Kondisi lain yang dapat menyebabkan perdarahan antara lain:
·         ulkus lambung
·         penyakit darah
·         wasir
·         cacing tambang

2. Produksi Rendah leukosit yang sehat

Tubuh membutuhkan zat besi untuk membuat hemoglobin, protein dalam leukosit yang membawa oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Hemoglobin juga memberikan darah warna merah. Selain kekurangan zat besi, bisa ada kekurangan vitamin B12 dan asam folat pada makanan juga.
Orang dengan meningkatnya kebutuhan zat besi termasuk bayi, ibu hamil, dan remaja akan mengalami lonjakan pertumbuhan. Perdarahan lambat juga dapat menyebabkan anemia defisiensi besi. Bahkan orang sehat kehilangan sejumlah kecil darah dalam tinja mereka. Sebuah jumlah yang sedikit lebih besar dapat dengan mudah pergi tanpa diketahui dan belum cukup untuk menyebabkan anemia. Penyebab anemia penyakit kronis tidak sepenuhnya dipahami. Hal ini terkait dengan penurunan produksi sel darah merah.
Sel darah merah seseotang hanya berlangsung sekitar 4 bulan dan harus diganti dengan yang baru, yang dibuat di sumsum tulang. Anemia aplastik disebabkan ketika sumsum ini hancur atau rusak parah sehingga bahwa ia tidak dapat menghasilkan cukup leukosit. Beberapa obat dan terapi radiasi dapat membunuh sumsum tulang, tapi penyebab paling umum adalah reaksi autoimun. Hal ini terjadi ketika sel-sel yang biasanya melindungi Anda terhadap penyakit menyerang jaringan Anda sendiri. Dalam 50% kasus, penyebab reaksi autoimun tidak diketahui.
Kondisi lain yang dapat merusak sumsum tulang dan menyebabkan anemia aplastik termasuk hepatitis virus dan rheumatoid arthritis parah. Anemia Fanconi adalah suatu kondisi aplastik diwariskan yang langka di mana sumsum tulang tidak mencukupi. Anemia adalah umum bagi orang-orang yang memiliki penyakit ginjal yang parah. Hal ini karena ginjal yang sehat membuat hormon yang disebut eritropoietin, hormon alami yang menyebabkan sumsum tulang untuk menghasilkan Sel darah merah lebih banyak seperti yang dibutuhkan oleh tubuh. Ginjal yang sakit tidak dapat menghasilkan cukup hormon ini untuk menjaga tubuh disertakan dengan Sel darah merah, yang mengarah ke anemia.

3. Kerusakan yang cepat dari Sel darah merah

Sumsum tulang yang sehat hanya bisa menghasilkan begitu banyak Sel darah merah per bulan. Jika tubuh menghancurkan sel-sel lebih cepat daripada mereka dibuat, akan menghasilkan anemia. Sel darah merah Tua, “usang” sebagian besar dipecah dalam limpa, yang merupakan organ yang menyaring darah, pemeriksaan untuk infeksi, dan menghilangkan zat-zat yang tidak diinginkan. Beberapa kondisi dapat menyebabkan limpa untuk tumbuh lebih besar. Berbagai kondisi dapat menyebabkan hipersplenisme (pembesaran limpa), termasuk penyakit hati, malaria, lupus, atau tuberkulosis. Limpa dapat menjadi perangkap dan menghancurkan Sel darah merah yang sehat bahkan, menyebabkan anemia
Anemia sel sabit dan thalassemia penyakit yang diwariskan di mana sel darah merah cacat. Anemia sel sabit adalah luas di kalangan orang-orang keturunan Afrika, Amerika, sedangkan talasemia cenderung berjalan dalam keluarga keturunan Mediterania. Anemia sel sabit merupakan penyakit genetik yang terjadi ketika individu menerima salinan gen sel sabit dari kedua orang tuanya, sehingga Sel darah merah cacat atau berbentuk bulan sabit. Limpa mengakui mereka sebagai abnormal, dan tumbuh untuk mengatasi beban kerja ekstra untuk menghancurkan mereka. Penghancuran sel darah merah ini menyebabkan anemia. Menariknya, gen yang menyebabkan penyakit sel sabit juga memberikan perlindungan dari orang parasit yang menyebabkan malaria.

Pengertian Dehidrasi dan Penyebab serta Gejalanya

       Dehidrasi adalah suatu kondisi dimana kadar air dalam tubuh terlalu rendah. Hal ini dapat mengakibatkan berbagai efek minor dan mayor dalam tubuh dan dapat mematikan. Artikel ini membahas dehidrasi, penyebab, gejala dan efek. Berikut adalah salah satu fakta yang paling dasar dari biologi manusia: air sangat penting bagi kehidupan. Tubuh manusia adalah sekitar 70% air, dan air diperlukan untuk banyak proses tubuh kita. Air membuat volume besar sitosol dalam sel kita, yang merupakan cairan yang mendukung organel. Air adalah komponen besar cairan tubuh dan jaringan, termasuk darah, keringat, dan air mata.  Air juga merupakan komponen penting dalam pencernaan makanan kita untuk nutrisi, dan digunakan untuk memecah makanan dalam proses yang dikenal sebagai katabolisme. Proses ini (dan banyak lainnya) memberitahu kita bahwa tanpa air, kita tidak bisa bertahan hidup.
Oleh karena itu, tubuh kita sangat sensitif terhadap perubahan dalam jumlah air yang ada di sistem. Peningkatan air, yang dikenal sebagai overhidrasi, dapat mematikan dan dapat menyebabkan kondisi yang dikenal sebagai keracunan air. Sebaliknya, penurunan air dapat menyebabkan dehidrasi, yang merupakan kondisi yang juga dapat mematikan. Artikel ini akan membahas dehidrasi dan efeknya dalam tubuh manusia.
Bagaimana Dehidrasi Terjadi?
Homeostasis adalah ketika tubuh mempertahankan lingkungan internal yang stabil. Salah satu aspek dari homeostasis adalah tingkat yang tepat dari air dalam tubuh. Tubuh kita dirancang untuk mengenali ketika tingkat air terlalu rendah, dan akan merangsang respon dalam rangka untuk membawa lebih banyak. Sebagai contoh, ketika kita haus, tubuh kita menandakan kebutuhan air sehingga kita akan minum lebih banyak dan meningkatkan kadar air kita. Selain itu, jika kita berada rendah tingkat air, tubuh kita akan mengurangi jumlah keringat dan urin kita hasilkan dalam rangka untuk memperlambat kehilangan cairan. Sebagian besar tanggapan ini efisien dalam keadaan normal, dan dapat membawa tingkat air kembali ke homeostasis.
Dehidrasi terjadi ketika salah satu tanggapan ini dipengaruhi, baik secara fisik maupun kimia. Misalnya, katakan Anda bekerja berat. Tentu saja, Anda akan mulai berkeringat untuk mendinginkan suhu tubuh Anda. Namun, jika Anda tidak mengisi cairan Anda secara berkala, Anda mungkin mulai berhenti berkeringat. Itu adalah sinyal bahwa Anda dehidrasi. Orang-orang yang mengabaikan rasa haus saat berolahraga, atau yang tidak minum cairan benar saat bekerja, sering mengalami dehidrasi karena kurangnya secara fisik cairan pengganti.
Contoh lain dari dehidrasi dapat terjadi ketika suhu menjadi terlalu tinggi. Jika Anda tinggal di Jakarta, misalnya, Anda tahu bahwa suhu sering jauh di atas suhu tubuh normal kita, dan akan sering menyebabkan berkeringat. Individu yang berada di tempat di mana suhu tinggi harus ingat untuk mengganti cairan, atau mereka akan mengalami dehidrasi.
Secara kimia, hormon yang (messenger biologis dalam tubuh) bertanggung jawab untuk menjaga tingkat air dalam tubuh. Kelenjar pituitari di otak memproduksi hormon yang dikenal sebagai vasopresin yang mencegah buang air kecil dalam rangka untuk menghemat air. Jika, sebagai contoh, tubuh tidak cukup memproduksi vasopressin, maka individu akan sering buang air kecil, dan dengan demikian kehilangan air secara cepat. Ini adalah bahan kimia (dan berbasis penyakit) menyebabkan dehidrasi. Efek serupa juga bisa dilihat dengan hormon lain, termasuk aldosteron.
Apakah Beberapa Pengaruh Dehidrasi?
Karena air memiliki begitu banyak kegunaan dalam tubuh, dehidrasi dapat memiliki efek meluas. Beberapa dari efek ini sederhana, dan mudah diperbaiki, sementara yang lain dapat merugikan dan mematikan. Berikut adalah beberapa dari banyak efek yang dehidrasi yang mungkin dialami.
Pada Mulut
Dehidrasi sering menyebabkan mulut kering dan bibir pecah-pecah. Hal ini disebabkan oleh dua hal. Pertama, dehidrasi yang akan menurunkan jumlah air liur yang secara alami diproduksi di dalam mulut. Hal ini, pada gilirannya, akan menyebabkan interior mulut menjadi kering sampai cairan diganti. Demikian juga, cairan di bibir dapat dikurangi, yang akan menyebabkan jaringan di bibir menjadi kering dan rapuh. Kedua kondisi ini kecil dibandingkan dengan tanda-tanda lain dari dehidrasi, dan mudah diperbaiki dengan air minum dan menggunakan pelembab obat untuk bibir.
Dalam Darah
Sebagian besar darah terdiri dari air. Ketika air berkurang, darah menjadi lebih tebal dan lebih lambat beredar. Akibatnya, jantung harus memompa lebih keras untuk mendorong darah melalui pembuluh tebal. Hal ini dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan kerusakan jantung. Jika dehidrasi berkepanjangan, maka kesehatan jantung dan pembuluh darah akan terpengaruh, dan ini dapat menyebabkan kematian.
Panas Berlebihan
Seperti disebutkan sebelumnya, keringat terutama terdiri dari air. Dalam hal bahwa seseorang memiliki tingkat rendah air dalam tubuhnya, produksi keringat akan berhenti. Hal ini dapat menyebabkan overheating, karena keringat digunakan untuk mendinginkan tubuh bawah. Individu yang menderita dehidrasi cenderung mengalami kelelahan karena panas dan stroke akibat panas, yang kedua kondisi di mana produksi keringat menurun. Keduanya mematikan jika tidak diobati. Contoh-contoh ini, sekali lagi, hanya beberapa efek bahwa dehidrasi dapat dialami pada tubuh.
Ringkasan
Dehidrasi ini disebabkan oleh penurunan air di dalam tubuh. Karena tubuh menggunakan air dalam banyak hal, dehidrasi dapat menyebabkan banyak efek samping yang berbeda. Tubuh akan mencoba untuk mengatur kadar air melalui hormon dan respon fisik (seperti haus), tetapi jika metode ini tidak mengembalikan tingkat air dalam tubuh, hasilnya bisa mematikan.

Mengenai Saya