Lirik kuno Navajo (2) : Lagu yang aneh

Lirik kuno Navajo (2) : Lagu yang aneh
“Wah… Martin! Sebanyak ini barang yang engkau berikan?”
“Ah ini bukan apa-apa. Maksudku… mereka akan lebih berguna disini.”
“Tapi barang-barang ini bagian dari warisan untukmu kan?”
“Ya… hanya saja tidak ada lagi tempat di apartemenku untuk barang-barang antik ini. Jadi saya pikir lebih baik barang ini bisa berguna di tempat lain.”
“Terimakasih sekali Martin. Kedaiku akan terasa istimewa karena tema tentang pribumi Amerika akan terasa sangat kuat disini.”

Martin Spearwood adalah putra ketiga dari pasangan yang berayah keturunan Amerika pribumi dan ibu kulit putih. Keluarga Spearwood adalah satu dari sedikit keturunan Amerika pribumi yang berhasil masuk ke jajaran elit Amerika modern. Meskipun jumlah mereka tidak banyak namun sebagian besar di antara mereka menjadi orang-orang yang sukses.

Salah satu diantaranya adalah ayah Martin, Alexander Spearwood atau yang biasa dipanggil Alex, yang merupakan seorang pengacara terkenal. Reputasinya terutama pada pembelaan hak-hak sipil masyarakat pribumi Amerika atau biasa disebut Indian. Selain sebagai pengacara sukses, Alex juga adalah seorang kolektor barang-barang antik bertemakan Indian. Alex mengoleksi begitu banyak koleksi bertema Indian mulai dari item-item kecil seperti gelang, sabuk dan ikat rambut hingga yang memakan tempat cukup besar seperti tenda, topi dan jubah bulu binatang. Barang-barang tersebut kini diwariskan secara merata kepada Martin dan kedua saudarinya sesudah wafatnya Alex 2 bulan sebelumnya.

Setelah selesai menempatkan koleksi barang-barang Indian baik di kedai maupun motel sesuai arahan Martin dan Shannon, para pemindah barang pun meninggalkan mereka.

“Oke… kamu sudah punya kedai yang sangat bertema pribumi Amerika, apa lagi yang kita perlukan?”
“Aku ingin melakukan sedikit perbaikan disana-sini. Aku rasa aku perlu ke toko untuk membeli beberapa peralatan.”
“Baik, aku akan mengantarmu dan membantumu jika memang diperlukan.”
“Terimakasih Martin. Aku tidak perlu menunggu Buck kalau begitu.”

Pria yang di maksudkan oleh Shannon adalah adiknya yang tinggal di rumah itu membantu mengerjakan segala urusannya.

“Eh iya jam berapa Buck pulang?”
“Dia masih menyebar flyer di kota sampai siang setelah itu dia akan menjemput anak-anak di sekolah. Mungkin selepas makan siang baru dia sampai rumah.”

Di parkiran toko yang cukup besar, mereka melewati seorang Indian tua yang duduk bersila sambil menyanyikan dengan pelan lagu-lagu dalam bahasa yang asing. Nampaknya dia seorang pengemis yang mengisi waktunya dengan menyanyikan lagu-lagu Indian. Di depannya terdapat sebuah kantung untuk menerima recehan atau uang kertas dari para pejalan kaki yang lewat dihadapannya. Dia nampak tidak perduli dengan keadaan sekitar dan kebanyakan orang yang melintas dihadapannya juga tidak memperhatikannya.

Namun, begitu Shannon melewatinya, tiba-tiba Indian itu menyanyikan lagu yang lain dengan agak lebih keras. Martin agak terperanjat dengan perubahan sikap pengemis itu yang tiba-tiba. Namun melihat Shannon yang tidak memperdulikannya dan berlalu begitu saja, Martin pun tidak menanggapi dan hanya menatap Indian itu sebentar lalu meninggalkannya.

“Kenapa dia?”
“Tidak usah diperdulikan! Dia hanya seorang Indian tua yang gila.”
“Seorang gila?”
“Ya.. ketika aku pertama kali pindah kesini, aku juga pernah mencari informasi darinya. Dan dia hanya meracau kata-kata yang aku tidak mengerti.”
“Dalam bahasanya atau bahasa kita?”
“Dalam bahasa kita. Namun aku tidak mengerti maknanya.”

Entah mengapa Martin memiliki firasat orang tua Indian tersebut mengetahui sesuatu yang penting. Dia berhenti dan mengeluarkan sebuah kartu dari dompetnya.

“Bi, gunakan kartu belanja ini. Nomor pin-nya dijepit pada kartunya. Itu dari almarhum ayahku untukmu. Limitnya lumayanlah jadi belanjalah sesukamu. Aku ingin berbicara sebentar dengan Indian itu.”
Lirik kuno Navajo (2) : Lagu yang aneh
Shannon yang heran bercampur dengan rasa terimakasih menjawab dengan kebingungan “Eh… aku tidak bisa menerimanya Martin.”

Namun Martin tidak menanggapinya dan berbalik arah kembali ke arah orang tua Indian itu.

“Tapi Indian itu tidak memiliki informasi yang berguna…”, lanjut Shannon lagi setengah berteriak.

“Tidak apa-apa, aku hanya penasaran. Belanjalah! Aku akan menunggumu di parkiran…”

Shannon hanya memandangi kartu itu sebentar, mengangkat bahu dan meneruskan langkahnya masuk ke dalam toko besar itu.

Ternyata sejak tadi Indian tersebut terus memperhatikan mereka. Menyadari Martin kembali untuk menghampirinya, Indian itu mengangkat kantung dihadapannya dan menengadahkannya ke arah Martin.

Setelah memberikan Indian tua itu selembar dollar, Martin berjongkok dihadapannya dan bertanya, “Apa yang kamu ketahui tentang kecelakaan bus di Toppenish Creek 2 tahun lalu?”.

Sambil menggetuk-getukkan tongkatnya, Indian tua itu menjawab “Nakai tidak berbicara dengan orang asing.”

Seolah tidak memperdulikan keberadaan Martin, orang tua Indian yang bernama Nakai itu lalu mulai bernyanyi. Lagu yang dinyanyikannya adalah lagu folklor Navajo yang umum dikenal oleh semua orang yang pernah bersentuhan budaya dengan suku Indian Navajo. Merasa Nakai tidak memperhatikannya, Martin lalu berdiri dan bermaksud meninggalkannya. Sampai dia mendengarkan keganjilan pada lagu itu.

Sebagai seorang keturunan Navajo, Martin mengenal baik lagu itu. Ayahnya dulu pernah mengajarkannya dan bahkan merekamkannya ke dalam kaset sewaktu dia masih kecil.

“Engkau menyanyikannya tidak sepenuhnya benar. Beberapa kata-katanya tidak seperti itu…”.

Martin pun meninggalkannya dan kembali ke mobil untuk menunggu Shannon kembali berbelanja. Sebelum pergi, Martin masih sempat mendengarkan Nakai berkata, “Dua mata hitam yang jahat mengawasi. Berhati-hatilah.”. Martin menoleh dan menatap Nakai mencari penjelasan namun pria tua Navajo itu hanya meneruskan lagu yang sedang dinyanyikannya.

Sewaktu menunggu Shannon, dia melihat Nakai akhirnya meninggalkan tempatnya duduk. Nakai menyeberang dan berjalan ke arah lembah yang masih dipenuhi pepohonan.

Sepertinya dia pulang karena matahari telah mulai menyinari dengan terik di bagian tempat dia duduk sebelumnya.

******
Lirik kuno Navajo (2) : Lagu yang aneh
Sambil membantu Shannon memuat belanjaan ke bagasi mobil, Martin menceritakan kejadian barusan.

“Kamu benar… dia cuma seorang tua Indian yang tidak tahu apa-apa. Aku bertanya dan dia tidak mau menjawab. Dia malah mulai bernyanyi dengan lagu yang aneh.”
“Lagu yang aneh? Aneh bagaimana?”
“Kamu tahu kami bangsa Navajo memiliki suku kata yang sangat banyak. Urutan yang berdekatan antar suku kata tersebut mirip pelafalannya satu sama lain.”

Dia berhenti sejenak untuk memindahkan sebuah barang yang cukup berat.

“Lalu?”, tanya Shannon kemudian.
“Nah… pada bebarapa frasa lagu dia menggunakan suku kata yang dekat dengan kata yang sebenarnya pada lagu namun bukan kata itu sendiri. Sepintas tidak ada yang tahu bedanya jika tidak memperhatikannya dengan seksama. Namun aku tahu…”

“Ada yang bedanya 2 urutan, ada yang 1 urutan dan ada juga yang …. “, Martin melanjutkan penjelasannya namun tiba-tiba menghentikan omongannya.

“Ya?”, Shannon kebingungan melihat Martin yang memutus begitu saja ucapannya sendiri. Expresi Martin pun memperlihatkan dia sedang memikirkan sesuatu.

“Kecuali kalau … “, Martin seolah berbicara sendiri sambil berpikir keras.
“Kecuali apa Martin? Ada yang salah?”
“Apakah dia setiap hari berada di tempat itu?”, tanya Martin kemudian.
“Indian tua itu? Ya… sepertinya begitu. Kenapa?”, jawab Shannon.
“Aku akan kembali lagi besok mencarinya.”
“Keberatan menjelaskan ada apa?”
“Tidak Shannon bukan begitu! Aku cuma takut aku salah menafsirkan. Kita lihat saja besok.”

============================================================

Ya udah ok deh. Kita lihat saja besok ya rekan-rekan sekalian. Hehehe…

Bersambung ke bagian (3)

PERINGATAN : Masih sama dengan yang kemaren.: [ Membaca terlalu banyak dongeng menyebabkan kecanduan. Apalagi jika dalam dongeng tersebut melibatkan rahasia sebuah satelit, kisah pelarian seorang ilmuwan, kode-kode bahasa Indian kuno dan upaya perlindungan sebuah keluarga dari konspirasi jahat yang mengintai mereka.]

By Patsus Namraenu biro jabodetabek
Gambar by Google
http://patriotgaruda.com/2015/11/25/lirik-kuno-navajo-2-lagu-yang-aneh/

Lirik kuno Navajo (1) : Ilmuwan yang hilang

Cerita ini Diambil dari patriotgaruda.com

2 TAHUN SEBELUMNYA

lirik kuno navajo bagian 1
Malam itu sebuah bus meluncur deras di turunan jalan raya Canyon D’ Chelly di distrik Toppenish Los Alamos. Bus itu gelap dan hanya menyalakan lampu luarnya saja. Meski jalanan menurun namun bis itu tidak mengurangi kecepatannya sama sekali. Seolah tanpa kendali bis itu terus meluncur turun dengan kecepatan yang semakin tinggi. Di ujung turunan yang akan dilalui bis itu merupakan batas jalanan dimana bis itu harus berbelok untuk tetap berada di atas jalan. Namun ketika mendekati tikungan, bis itu tetap berjalan dalam lintasan lurus dan tidak memperlihatkan tanda akan berbelok.


Sampai akhirnya ….

“BRAKKK!!!”

Bis itu menabrak pagar pembatas jalanan dan terayun di sisi jurang. Pagar besi yang menahan bis itu penyok dan menahan roda bis itu untuk tidak terjatuh ke jurang. Namun letusan pada ban akhirnya membuat bis itu kehilangan keseimbangan dan terguling ke dalam jurang. Tiga kali bis itu terguling menyebabkan tanki bahan bakarnya pecah. Gesekan metal yang terjadi kemudian menimbulkan percikan api yang segera membakar bahan bakar yang tumpah. Tidak lama kemudian dalam keadaan masih terguling, bisa itupun meledak dan akhirnya teronggok di dasar jurang dalam keadaan hancur penuh dengan nyala api.

“BLAAAAARRRR!!!”

Suara gema ledakan keras memenuhi ngarai luas tersebut di tengah pekatnya malam. Dasar ngarai berbatuan yang dilintasi oleh sebuah sungai yang cukup lebar itu menjadi akhir perjalanan maut bis malang itu. Keesokan harinya hingga beberapa hari kemudian pemberitaan tentang kecelakaan bis itupun memenuhi beberapa media. Berita yang tersebar menyebutkan bahwa di dalam bis tersebut terdapat beberapa karyawan laboratorium nasional Los Alamos yang menjadi korban. Disebutkan pula bahwa bis itu mengalami masalah rem blong dan terpeleset ke jurang karena licinnya jalanan akibat salju.

Meski terdapat saksi yang melihat beberapa keganjilan namun kesaksian mereka seolah hilang ditengah berita-berita lain yang beredar. Media-media lokal maupun nasional lebih suka memberitakan tentang bencana dahsyat tsunami yang melanda beberapa negara di Asia Tenggara dan Asia Selatan bahkan hingga ke pantai Afrika yang terjadi seminggu sebelumnya. Seolah terdapat sebuah kekuatan yang meminimalkan peliputan kecelakaan tersebut, hingga akhirnya berita itupun tidak lagi menjadi sorotan di media-media.

***************************

“Saya tidak tahu apa yang terjadi dengan media-media itu. Mereka tidak memberitakannya dengan benar. Para korban dalam bus tersebut bukanlah karyawan biasa tapi mereka adalah sekelompok ilmuwan yang tergabung dalam tim Terra Quark.”

Demikian ungkapan Shannon O’ Brien ketika menjawab pertanyaan Martin, keponakan suaminya, ketika mereka membicarakan tentang kejadian yang terjadi 2 tahun lalu itu.

“Dan tidak ada satupun yang memberitakan tentang Peter. Suami saya seharusnya ada di rombongan itu tapi mayatnya tidak ditemukan diantara para korban. Dan hingga kini, 2 tahun kemudian, tidak seorangpun yang mengetahui keberadaannya.”, Shannon menyambung kisahnya dalam raut wajah yang suram.

“Kamu tentu sudah bertanya ke kantornya bukan?”

“Tentu saja Martin. Itu yang aku lakukan pertama kali. Dan mereka selalu mengulang jawaban yang sama, Peter seharusnya ada dalam rombongan itu.”

“Kamu juga telah meminta bantuan pihak berwenang?”

“Ya. Sewaktu aku meminta bantuan pertama kalinya 2 tahun lalu, mereka masih bersikap ramah. Namun semakin sering aku bertanya, respon mereka semakin negatif. Malah terakhir kalinya aku bertanya tentang hasil penyelidikannya, mereka malah mengancam akan menempatkan tuduhan kepada Peter. Mereka berasumsi Peter terlibat dalam kecelakaan itu atau minimal mengetahui ada yang salah. Kata mereka, Peter turun dari bis di tengah jalan karena menyadari ada sesuatu yang buruk akan terjadi dan dia menghilang karena tidak ingin bertanggungjawab atas kecelakaan tersebut.”

“Itu tuduhan yang sangat serius!”, Martin menukas.

“Ya! Peter tidak mungkin sejahat itu. Dia tidak mungkin melakukan itu. Saya kenal suamiku. Tidak mungkin! Sangat tidak mungkin!”, raut sedih Shannon semakin dalam dan mulai menangis.

“Tenanglah bi! Saya juga tidak percaya itu. Tapi… apakah polisi benar-benar melaksanakan ancaman itu?”

“Tidak selama saya tidak bertanya-tanya lagi. Karena itulah saya pindah kemari beberapa bulan setelah kejadian tersebut untuk mencarinya sendiri. Saya selalu berharap Peter akan kembali dan muncul mengetuk pintu rumah ini dalam keadaan sehat. Kami semua merindukannya. Anak-anak selalu menanyakannya. Kita semua tidak berhenti berharap meski ini sudah 2 tahun lewat.”, Shannon bercerita ditengah kedukaannya.

Martin sangat iba mendengarnya. Dia ingin memeluk bibinya itu dan menenangkannya. Namun dia tidak boleh melakukannya. Agama yang dianutnya baru beberapa bulan terakhir memiliki aturan yang ketat dalam berhubungan dengan wanita. Jika pertemuan ini terjadi 3 bulan sebelumnya mungkin akan berbeda yang dia lakukan. Dia hanya menepuk lengan bibinya yang sedang mengenakan baju hangat tanpa berkata apapun.

“Apakah ada hasil dari pencarian yang bibi lakukan?”

Shannon dan kedua anaknya memang telah pindah ke distrik Toppenish Los Alamos dari Rockenford Chicago beberapa bulan setelah kejadian tersebut. Shannon ingin mengupayakan pencarian secara mandiri tanpa mengandalkan pihak berwenang setempat. Di tengah waktu senggangnya sebagai seorang suster di rumah sakit di kota itu, Shannon sering berkeliling kota untuk sekedar bertanya-tanya kepada masyarakat di kota kecil itu mengenai informasi apapun yang terkait kejadian itu maupun tentang keberadaan suaminya.

Shannon menggeleng.

“Hanya keanehan demi keanehan yang aku temukan.”, jawab Shannon setelah berhasil menguasai emosinya.

“Maksudnya?”

“Ada seorang saksi yang melihat bis itu meluncur turun menuju jurang dalam kondisi gelap dan seolah tanpa kendali. Tidak ada jejak rem sama sekali di jalanan. Dan di salah satu ban ditemukan proyektil peluru. Di samping itu konon katanya hasil autopsi pada korban menunjukkan bahwa mereka semua dibius.”

“Konon? Maksudnya informasi ini belum diketahui kebenarannya?”

“Ya, karena itu hanya berdasar rumor yang beredar. Sampai hari ini saya belum menemukan saksi tersebut. Sedangkan dokter forensik maupun tim evakuasi tidak ada satupun yang bersedia buka suara. Salah seorang dari mereka bahkan berkata masalah ini jauh lebih besar dari yang aku bayangkan. Lebih baik aku jangan bertanya terlalu jauh. Demikian kata seseorang dari anggota tim evakuasi yang pernah aku tanya.”

Mereka berdua hening sejenak.

“Menurutmu apa yang sedang terjadi?”, tanya Shannon memecah keheningan.
“Entahlah… sebuah konspirasikah? Penelitian apakah yang sedang dilakukan Peter saat kejadian tersebut?”
“Dia tidak banyak bicara tentang hal itu. Kamu tahu sejak bekerja di laboratorium nasional, kami jarang berjumpa karena kontrak kerjanya membatasi waktu berliburnya.”
“Jadi tidak ada sedikitpun yang bibi ketahui tentang pekerjaannya?”
“Dia memang pernah bilang tentang …”
http://patriotgaruda.com/2015/11/17/lirik-kuno-navajo-1-ilmuwan-yang-hilang
Shannon berhenti sejenak dan memikirkan sesuatu. Dia terlihat ragu untuk mengatakannya.
Baru saja nampaknya dia akan menceritakan sesuatu, tiba-tiba terdengar suaru ketukan di pintu.

“Permisi! MoveTheFur Mover…. ”

“Ah ya… itu mereka!”, kata Martin bangkit dari duduk yang kemudian diikuti oleh Shannon.

Keduanya beranjak menuju pintu depan dimana sebuah truk pengangkut barang dan perabotan menunggu.

“Wah… Martin! Sebanyak ini barang yang engkau berikan?”

Merekapun mengarahkan para pemindah barang untuk mengangkut dan menata barang-barang tersebut di bagian rumah yang disulap menjadi kedai bertema Indian. Sementara beberapa barang lainnya diposisikan di bangunan terpisah yang akan dijadikan motel.

Sementara itu tanpa mereka sadari sepasang mata memantau kegiatan mereka dari kejauhan. Di dalam mobil Subaru Forrester yang diparkir di sudut jalan itu, salah satu seorang diantaranya berkomunikasi dengan kantor pusat melaporkan hasil pengamatan mereka.

“Ya pak! Nampaknya ada yang baru pindah ke rumah itu….. kami belum tahu pak…. ya akan kami cari tahu siapa dia….”

Bersambung ke bagian (2)

Ingat sekali lagi ini cuma dongeng dan jangan ditanggapi serius.

PERINGATAN : Membaca terlalu banyak dongeng menyebabkan kecanduan. Apalagi jika dalam dongeng tersebut melibatkan rahasia sebuah satelit, kisah pelarian seorang ilmuwan, kode-kode bahasa Indian kuno dan upaya perlindungan sebuah keluarga dari konspirasi jahat yang mengintai mereka.


By Patsus Namraenu Patga Biro Jabodetabek
Gambar By Google dan Patsus Dede sherman
http://patriotgaruda.com/2015/11/17/lirik-kuno-navajo-1-ilmuwan-yang-hilang/#prettyPhoto

Struktur dan Fungsi Ribosom, Retikulum Endoplasma, Lisosom, dan Mitokondria

Kali ini biologiedukasi.com akan membahas mengenai organela yang terdapat di dalam sel makhluk hidup secara umum, diantaranya adalah struktur dan fungsi ribosom, Retikulum Endoplasma, Lisosom, dan Mitokondria. Pada pembahasan kali ini, yang di bahas merupakan materi kelas XI IPA, sehingga pembahasannya tidak secara spesifik, hanya bagian-bagiannya, dan funsgi secara umum, jika ingin mengetahui lebih dalam dan spesifik mengenai fungsi dan strukturnya, bisa mengklik tautan yang diikutkan di dalam setiap pembahasan di materi kali ini.

Ribosom

Ribosom merupakan suatu partikel nukleoprotein, yaitu senyawa protein dengan molekul asam ribonukleat (RNA). Pada sel-sel eukariotik, setiap ribosom memiliki diameter berukuran sekitar 20 nm, sedangkan pada sel-sel prokariotik ukurannya lebih kecil.

Sebagian organel ini melekat pada membran retikulum endoplasma membentuk kelompok-kelompok yang disebut polisom, sedangkan yang selebihnya tersebar bebas di dalam sitosol bahkan kerap kali terdapat pula dalam organel lain seperti mitokondria dan kloroplas.
ribosom subunit besar dan kecil
ribosom subunit besar dan kecil
Ribosom memiliki dua bagian penting yang dinamakan dengan ribosom subunit keci dan ribosom subunit besar, yang memiliki fungsi untuk sintesis proteii/pembentukan protein di dalam tubuh.Untuk lebih jelasnya mengenai proses sintesis protein bisa di pelajari di materi ini(substansi hereditas sub bab sintesis protein)

Retikulum Endoplasma

Retikulum endoplasma (RE) tersusun dari pasangan membran atau selaput yang sejajar dan membentuk suatu sistem yang tersebar di seluruh bagian sitoplasma. Adanya ruang-ruang yang terbentuk di antara pasangan membran yang sejajar menyebabkan sistem RE tampak seperti saluran-saluran yang rumit, dan di beberapa tempat sistem ini berhubungan dengan membran plasma dan membran nukleus.

Retikulum endoplasma dibedakan menjadi dua, yaitu:

1. Retikulum endoplasma kasar
RE kasar merupakan retikulum endoplasma yang bagian luarnya ditempeli oleh ribosom
sehingga terlihat permukaan dari retikulum endoplasma terlihat kasar. RE kasar memiliki fungsi utama untuk membantu proses sintesis protein yang dilakukan oleh ribosom yang melekat pada retikulum endoplasma kasar.

2. Retikulum endoplasma halus

Retikulum endoplasma halus merupakan RE yang tidak memiliki ribosom. RE halus memiliki fungsi untuk  sintesis lemak dan steroid. Hasil sintesis tersebut selanjutnya akan disekresikan ke dalam saluran RE untuk diangkat ke bagian-bagian sel lain, yaitu ke badan golgi, vakuola, atau dikeluarkan dari sel secara eksositosis.
struktur retikulum endoplasma
struktur retikulum endoplasma

Jadi, secara umum fungsi retikulum endoplasma antara lain:

  1. penghubung selaput luar inti dengan sitoplasma, sehingga menjadi penghubung materi genetik antara inti sel dengan sitoplasma
  2. transpor protein yang disintesis dalam ribosom
  3. biosintesis fosfolipid, glikolipid, dan sterol.
Untuk lebih jelasnya mengenai fungsi dan metabolisme dari retikulum endoplasma, bisa dipelajari lebih lanjut disini(metabolisme retikulum endoplasma)

Lisosom

Lisosom termasuk organel yang sangat kecil dibandingkan dengan organel lain, umumnya berdiameter antara 0,2 sampai 0,5 miu meter.  Organel ini dihasilkan oleh badan golgi dan banyak tersebar di dalam sitoplasma sel-sel hewan, terutama pada sel-sel kelenjar, dan sel-sel darah putih yang bersifat fagosit, juga terdapat pada jamur dan protista.
struktur lisosom
Di dalam lisosom terdapat bermacam-macam enzim hidrolitik yang berperan dalam pencernaan intraseluler sebagai pengurai berbagai substansi di dalam sel. Substansi tersebut sebagian berasal dari luar, misalnya polisakarida, lemak, dan protein termasuk juga bakteri yang ditangkap secara fagosit.

Sebagian lagi substansi tersebut berupa organel-organel yang sudah tidak terpakai, bahkan sel-sel yang rusak atau mati. Dengan demikian, bahan-bahannya dapat dimanfaatkan kembali untuk pertumbuhan sel-sel yang baru.

Mitokondria

Mitokondria berbentuk bulat, lonjong, atau batang dengan diameter berkisar antara 0,5 – 1,0 miu meter dan panjang antara 1 – 2 miu meter. Organel ini terdapat pada semua sel eukariotik dengan jumlah beragam. Pada sel yang aktivitasnya tinggi seperti sel saraf dan sel otot, didapatkan mitokondria dalam jumlah ratusan sampai ribuan.

Mitokondria memiliki dua lapis membran, yaitu membran dalam dan membran luar. Membran dalam memiliki lipatan-lipatan ke arah dalam yang disebut krista dan berfungsi pada proses respirasi sel. Pada proses respirasi sel ini, permukaan membran dalam akan bertambah luas.

Membran dalam diselaputi oleh membran luar yang strukturnya sama dengan membran plasma dan berperan sebagai pengatur keluar masuknya zat-zat kimia dari dan ke dalam sel.

Matriks dibungkus oleh membran dan mengandung DNA dan ribosom sehingga di dalam mitokondria dapat berlangsung proses sintesis protein. Namun, fungsi utama organel ini adalah sebagai tempat berlangsungnya proses respirasi sel. Di dalam matriksnya terdapat bermacam-macam enzim yang mengendalikan tahap-tahap reaksi respirasi sel.
struktur mitokondria
struktur mitokondria
Jadi fungsi utama dari mitokondria adalah digunakan untuk respirasi sel, yang memiliki struktur yang terdiri dari membran luar, ruang antar membran, membran dalam, krita atau kistae, dan matriks mitokondria yang terdapat DNA dan ribosom didalamnya.


Struktur dan Fungsi Nukleus

Nukelus atau yang dalam bahasa indonesia dinamakand dengan inti sel merupakan bagian sel yang sangat penting bagi  sel. lokasi nukleus berada di tengah sel yang memiliki bentuk bulat. Struktur yang merupakan pusat pengendali seluruh kegiatan sel ini, memiliki dua rangkap membran nukleus sebagai pembatas terhadap sitoplasma yang ada di sekelilingnya.
struktur nukleus
struktur nukleus
Membran ini tersusun dari lipoprotein yang sama seperti membran plasma, serta memiliki pori-pori yang memungkinkan beberapa macam substansi dapat melintasinya, baik dari dalam nukleus ke sitoplasma maupun sebaliknya.

membran nukleus, tampak memiliki pori-pori/lubang(nuclear pore)
membran nukleus, tampak memiliki pori-pori/lubang(nuclear pore)

Matriks di dalam nukleus disebut nukleoplasma, di dalamnya terkandung bermacam-macam enzim yang terlarut serta kromosom dan nukleoid (tunggal: nukleolus)

Komponen utama penyusun kromosom ialah protein dasar yang disebut histon dan asam nukleat dalam bentuk asam deoksiribonukleat (DNA). DNA merupakan substansi genetika pembawa sifat-sifat keturunan.  Jika ingin lebih paham mengenai DNA, bisa di pelajari disini( Substansi Herediats DNA) Di dalam sel yang tidak sedang mengalami proses pembelahan, terdapat kromosom yang sangat halus dan panjang yang biasa disebut sebagai kromatin.
struktur kromosom
struktur kromosom
Jumlah kromosom pada sel berbagai spesies sangat bervariasi, jumlah tersebut umumnya tetap pada setiap spesies. Nukleolus merupakan badan yang berbentuk bundar dan hanya tampak setelah berakhirnya proses pembelahan sel.
 
Kromosom manusia di ciptakan berpasang-pasangan dimana pasangan kromosom tersebut dinamakan kromosom homolog(kembar) setiap pasangan kromosom yang terdiri dari dua kromosom dikatakan bersifat diploid(2n) sedangkan apabila tidak berpasangan dikatakan haploid(n).
Setiap makhluk hidup tersusun dari sel tubuh dan sel kelamin.

Sel tubuh/sel somatik disusun oleh kromosom tubuh/autosom. Sedangkan sel kelamin/sel gamet disusun oleh kromosom kelamin/gonosom. Pada manusia sel tubuh tersusun dari 46 kromosom di tiap sel nya. Jumlah ini merupakan ketetapan untuk menghasilkan manusia normal, kekurangan ataupun kelebihan jumlah kromosom tubuh ini maka bisa mengakibatkan kecacatan sindrom.
Berikut perhitungan jumlah kromosom manusia

Manusia
46 kromosom
Kromosom dijabarkan
44 A(autosom) + XX/XY(gonosom)
Kromosom di detailkan lagi
22AA + XX/XY

Untuk lebih jelasnya mengenai kromosom, bisa di pelajari di materi substans hereditas pada manusia yang membahas lebih spesifik mengenai kromosom

Selain DNA, di dalam nukleus juga terdapat RNA(Ribonucleat acid) yang memiliki struktur yang mirip dengan DNA, namun yang membedakan jika DNA memiliki dua untai, maka RNA memiliki satu untai tunggal. Jika ingin lebih paham mengenai RNA, bisa di pelajari disini (substansi Herediats DNA dan RNA)

Struktur dan Fungsi Membran Sel

Setelah mempelajari mengenai pengertian sel dan sejarah penemuan sel, maka sobat biologiedukasi.com bisa mempelajari bagian-bagian dari sel itu sendiri, sel memiliki bagian-bagian penting yang memiliki fungsi sangat spesifik dan terkait satu sama lainnya. pada materi kali ini yang akan dibahas oleh biologiedukasi.com adalah mengenai membran sel dan nukleus

Membran Sel

Membran sel merupakan bagian yang terdapat di bagian paling luar dari sebuah sel, yang memiliki bentuk yang sangat tipis yang mengelilingi sel itu sendiri, sehingga dapat memisahkan antara sel  dengan bagian ekstrinsiknya/bagian luar sel.

Membran sel berupa selaput tipis, disebut juga plasmalema. Tebal membran antara 5-10 nm  Apabila diamati dengan mikroskop cahaya tidak terlihat jelas, tetapi keberadaannya dapat dibuktikan pada waktu sel mengalami plasmolisis.

S. Singer dan E.Nicolson (1972) mengemukakan teori tentang membran sel. Teori ini disebut teori membran mozaik cair, yang menjelaskan bahwa:
Membran sel terdiri atas protein yang tersusun seperti mozaik (tersebar) dan masing-masing tersisip di antara dua lapis fosfolipid.
Membran sel merupakan bagian terluar sel dan tersusun secara berlapis-lapis. Bahan penyusun membran sel yaitu lipoprotein yang merupakan gabungan antara lemak dan protein. Membran sel mengandung kira-kira 50% lipid dan 50% protein.
struktur membran sel menurut singer and nicolson
struktur membran sel menurut singer and nicolson
Lipid yang menyusun membran sel terdiri atas fosfolipid dan sterol. Fosfolipid memiliki bentuk tidak simetris dan berukuran panjang. Salah satu ujung fosfolipid bersifat mudah larut dalam air (hidrofilik), yang disebut dengan ujung polar. Bagian sterol bersifat tidak larut dalam air (hidrofobik) yang disebut dengan ujung nonpolar.
hidrofobik dan hidrofilik pada fosfolipid
hidrofobik dan hidrofilik pada fosfolipid

Protein yang terdapat di membran sel dibedakan menjadi 2 bagian menurut lokasi proteinnya tersebut

a. Protein Ekstrinsik (Perifer)

Protein ini letaknya tersembul di antara dua lapis fosfolipid. Protein ekstrinsik bergabung dengan permukaan luar membran dan bersifat hidrofilik yaitu mudah larut dalam air.

b. Protein Intrinsik (Integral)

Protein ini letaknya tenggelam di antara dua lapis fosfolipid. Protein intrinsik bergabung dengan membran dalam dan bersifat hidrofobik yaitu tidak mudah larut dalam air. Penyusun membran sel yang berupa karbohidrat berikatan dengan molekul protein yang bersifat hidrofilik sehingga disebut dengan glikoprotein. Adapun karbohidrat yang berikatan dengan lipid yang bersifat hirofilik
disebut dengan glikopolid.
protein integral dan ekstrinsik
protein integral dan ekstrinsik

Pada bagian membran sel, ada bagian protein yang bergabung dengan karbohidrat yang dinamakan dengan glikoprotein, bagian lipid yang bergabung dengan karbohidrat dinamakan dengan glikolipid. Untuk lebih jelasnya lihat gambar pertama(struktur membran sel menurut singer and nicolson)

Sifat dari membran sel ini adalah selektif permiabel artinya adalah dapat dilalui oleh air dan zat-zat tertentu yang terlarut di dalamnya. Membran

Sel memiliki fungsi antara lain:

  • Sebagai pelindung sel
  • Mengendalikan pertukaran zat, dan
  • Tempat terjadinya reaksi kimia.

Sifat-sifat membran sel

Letak membran sel yang ada di bagian terluar sebuah sel, maka menjadikan bagian satu ini memiliki fungsi utama sebagai pelindung. Karena fungsi inilah membuat membran sel memiliki sifat-sifat yang khas, berikut diantaranya:
  1. Semi permeable, sifat ini menjadikan membran sel mampu dilewati oleh zat cair berupa air yang masuk ke dalam tubuh.
  2. Selektif permeable, sedikit berbeda dengan sifat sebelumnya, disini membran sel akan selektif atau hanya bisa dilalui oleh ion-ion tertentu sehingga tidak semuanya bisa melewati membran sel.
  3. Dialisis, sifat ini menjadikan membran sel berfungsi sebagai penyaring sebab mampu memisahkan molekul kecil dari molekul yang lebih besar.
Adanya sifat-sifat inilah yang membuat sel bisa bekerja lebih maksimal karena setiap zat yang masuk akan disaring terlebih dahulu. Apabila ada zat yang molekulnya kecil akan lebih mudah menembus membran sel, dan begitu pula sebaliknya. Sifat dialisis membuat membran sel mampu memecah zat yang molekulnya besar menjadi lebih sederhana.

Secara garis besar membran sel memiliki fungsi-fungsi yang sangat dominan, yakni sebagai pelindung dan juga reseptor. Mampu menerima berbagai zat yang akan masuk ke bagian dalam tubuh sel, namun juga menjadi pelindung.

Sejarah Penemuan Sel Pada Makhluk Hidup

Sel bisa dilihat seperti sekarang ini tentunya menjalani serangkaian pengujian dan pengamatan ilmiah dari waktu ke waktu menggunakan metode ilmiah(baca: metode ilmiah), sel ditemukan diawali dengan penemuan mikroskop yang dapat melihat benda yang memiliki ukuran sangat kecil.

Berawal dari sini, penelitian-penelitian untuk mengungkap materi pada tubuh makhluk hidup sedikit demi sedikit mulai dilakukan sampai pada abad 21 ini menggunakan mikroskop elektron untuk mengamati sel pada ukuran yang sangat kecil sekali.

Pada materi kali ini akan diulas penelitian-penelitian asal mula ditemukannya sel pada makhluk hidup yang dilakukan para ilmuwan pada masa dahulu kala.

1. Robert Hooke (1635-1703)

Ia mencoba melihat struktur sel pada sayatan gabus di bawah mikroskop. Dari hasil pengamatannya diketahui terlihat rongga-rongga yang dibatasi oleh dinding tebal. Jika dilihat secara keseluruhan, strukturnya mirip sarang lebah. Satuan terkecil dari rongga tersebut dinamakan sel.
sayatan membujur bawang merah
sayatan membujur bawang merah

2. Schleiden (1804-1881) dan T. Schwann (1810-1882)

Mereka mengamati sel-sel jaringan hewan dan tumbuhan. Schleiden mengadakan penelitian terhadap tumbuhan. Setelah mengamati tubuh tumbuhan, ia menemukan bahwa banyak sel yang menyusun tubuh tumbuhan. Akhirnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tumbuhan adalah sel. Schwann melakukan penelitian terhadap hewan.

Ternyata dalam pengamatannya tersebut ia melihat bahwa tubuh hewan juga tersusun dari banyak sel. Selanjutnya ia menyimpulkan bahwa satuan terkecil dari tubuh hewan adalah sel. Dari dua penelitian tersebut keduanya menyimpulkan bahwa sel merupakan unit terkecil penyusun makhluk hidup.
sel epidermis
sel epidermis

3. Robert Brown Pada tahun 1831, 

Brown mengamati struktur sel pada jaringan tanaman anggrek dan melihat benda kecil yang terapung-apung dalam sel yang kemudian diberi nama inti sel atau nukleus. Berdasarkan analisanya diketahui bahwa inti sel selalu terdapat dalam sel hidup dan kehadiran inti sel itu sangat penting, yaitu untuk mengatur segala proses yang terjadi di dalam sel.

nukleus/inti sel
anak panah merah: nukleus/inti sel

4. Felix Durjadin dan Johannes Purkinye

Pada tahun 1835, setelah mengamati struktur sel, Felix Durjadin dan Johannes Purkinye melihat ada cairan dalam sel, kemudian cairan itu diberinya nama protoplasma.

5. Max Schultze (1825-1874)

Ia menegaskan bahwa protoplasma merupakan dasar-dasar fisik kehidupan. Protoplasma merupakan tempat terjadinya proses hidup. Dari pendapat beberapa ahli biologi tersebut akhirnya melahirkan
beberapa teori sel antara lain:
  1. sel merupakan unit struktural makhluk hidup
  2. sel merupakan unit fungsional makhluk hidup
  3. sel merupakan unit reproduksi makhluk hidup
  4. sel merupakan unit hereditas.
Penelitian-penelitian inilah yang pada akhirnya awal dari pengungkapan bagian-bagian sel yang lebih spesifik seperti organela mitokondria, ribosom, badan golgi, retikulum endoplasma, lisosom, dll yang terdapat pada sel yang memiliki fungsi yang spesifik


Sel Merupakan Penyusun Tubuh Manusia

Sel merupakan bagian yang sangat penting bagi makhluk hidup, Dikatakan sebagai makhluk hidup jika benda tersebut tersusun atas sel minimal satu sel(ada pada makhluk hidup prokariotik seperti bakteri) dan maksimal hingga puluhan ratus juta sel dalam tubuhnya(ada pada makhluk hidup eukariotik seperti hewan, tumbuhan, dan manusia).
sel terlihat nukleusnya dibagian tengah
sel terlihat nukleusnya dibagian tengah
Jika dilihat sekilas di bawah mikroskop, tampak bentuk sel itu kaku dan seperti benda mati. Akan tetapi ternyata setelah diselidiki lebih lanjut, di dalam sel terjadi segala proses kegiatan, bahkan sebenarnya segala kegiatan kita sehari-hari itu terjadi pada tingkat sel. Ini dapat digambarkan dengan kegiatan kita sehari-hari, misalnya ketika kita melakukan aktivitas membaca buku. Sel-sel apa sajakah yang bekerja saat kita melakukan aktivitas itu?

Sel-sel tubuh yang bekerja antara lain sel otot. Dengan adanya sel otot, maka tangan kita bisa memegang buku. Selain itu, sel batang dan kerucut mata juga bekerja menerima bayangan tulisan atau gambar. Setelah itu, sel otak akan menerjemahkan sehingga menghasilkan suatu pengertian. Berdasarkan gambaran tersebut dapat kita ketahui bahwa sel itu hidup dan saling bekerja sama satu dengan yang lain untuk melakukan fungsi hidup.
sel batang pada retina mata
sel batang pada retina mata
Fakta tersebut menunjukkan bahwa tubuh manusia tersusun atas kumpulan sel-sel. Sel-sel berkelompok membentuk suatu jaringan, dan kemudian jaringanjaringan akan menyusun organ. Organ mempunyai beragam bentuk dan fungsi. Organ-organ tersebut saling berkaitan satu sama lain untuk membentuk suatu sistem. Sistem organ inilah yang akan membentuk organisme baru. Dari uraian tersebut dapat disimpulkan bahwa sel merupakan tingkatan terendah dari organisme kehidupan.


Jadi Sel merupakan unit terkecil dari makhluk hidup, jika di dalam tubuh tidak ditemukan sel, maka dapat dipastikan itu bukan makhluk hidup


Mengenai Saya