Mekanisme Kontraksi Otot Jantung

A. Struktur Otot Jantung

Otot jantung berbentuk silindris atau serabut pendek. Otot ini tersusun atas serabut lurik yang bercabang-cabang dan saling berhubungan satu dengan lainnya. Setiap sel otot jantung mempunyai satu atau dua inti yang terletak di tengah sarkoplasma.

Otot jantung bekerja di luar kehendak (otot tidak sadar) atau disebut juga otot involunter dan selnya dilengkapi serabut saraf dari saraf otonom. Kontraksi otot jantung berlangsung secara otomatis, teratur, tidak pernah lelah, dan bereaksi lambat. Dinamakan otot jantung karena hanya terdapat di jantung. Kontraksi dan relaksasi otot jantung menyebabkan jantung menguncup dan mengembang untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.
Struktu otot jantung
Struktur otot jantung
Otot jantung merupakan otot “istimewa”. Otot ini bentuknya seperti otot lurik perbedaanya ialah bahwa serabutnya bercabang dan bersambung satu sama lain. Berciri merah khas dan tidak dapat dikendalikan kemauan. Kontraksi tidak di pengaruhi saraf, fungsi saraf hanya untuk percepat atau memperlambat kontraksi karena itu disebut otot tak sadar.

Otot jantung di temukan hanya pada jangtung (kor), mempunyai kemampuan khusus untuk mengadakan kontraksi otomatis dan gerakan tanpa tergantung pada ada tidaknya rangsangan saraf.

Cara kerja otot jantung ini disebut miogenik yang membedakannya dengan neurogonik (Ville,1984). Sel-sel otot jantung adalah sel-sel yang bercabang panjang yang bersama-sama membentuk hubungan yang disebut diskus interkalaris. Hubungan yang sangat erat ini memungkinkan konduksi yang cepat dari sinyal listrik diseluruh jantung.
Struktur otot jantung
Struktur otot jantung

B. Mekanisme Kontraksi Otot Jantung

Pada dasarnya pembentukan potensial aksi pada otot jantung memiliki mekanisme yang sama pada potensial aksi otot rangka. Potensial istirahat aksi otot jantung berkisar 105 milivolt. Nilai ini meningkat dari membran istirahat yang awalnya sebesar -85 milivolt. Peningkatan sebesar 20 milivolt ini akan membentuk sebuah gelombang paku (spike) yang disebabkan oleh masuknya ion Na ke dalam sel melalui kanal cepat natrium. Kanal ini membuka dan menutup dengan cepat selama seperbeberaparibu detik menyebabkan intrasel menjadi lebih positif.

Sel otot jantung bersifat autoritmik yaitu sebagai otot yang mempunyai daya rangsang untuk dirinya sendiri, sehingga menyebabkan aksi potensial yang spontan yang menyebabkan proses kontraksi. Adanya aksi potensial akan menimbulkan depolarisasi membrane serat otot dan berjalan lebih dalam kedalam serat otot pada tempat dimana potensial aksi dapat mendepolarisasi sarkolema dan sitem tubulus T, sehingga ion kalsium dari cairan ekstrasel masuk.

Potensial aksi juga menyebabkan reticulum sarkoplasma melepaskan sejumlah besar ion kalsium kedalam myofibril. Adanya ion kalsium dalam jumlah besar, efek penghambatan troponin/tropomiosin terhadap filament yang akan dihambat. Dengan meningkatnya ion kalsium maka akan meningkatkan gabungan kalsium troponin

Komplek troponin akan mengalami perubahan bentuk yang menarik molekul tropomiosin dan memindahkannya lebih dalam kelekukan antara dua untai aktin. Sehingga bagian aktif dari aktin tidak tertutupi. Setelah filamin aktin menjadi teraktivasi oleh ion-ion kalsium, kepala jembatan penyebrangan dari filamen myosin menjadi tertarik ke bagian aktif filament aktin.

Setelah kepala jembatan penyebrangan melekat pada bagian aktif menimbulkan kekuatan intramolekuler yang akan menyebabkan kepala miring ke arah lengan dan menarik filament aktin ( power stroke) segera setelah kepala miring secara otomatis terlepas dari bagian aktif kembali ke arah normal.

Kemudian kepala akan berkombinasi bagian aktif yang baru sepanjang filament aktin, kemudian kepala miring lagi untuk menimbulkan power stroke baru, sehingga kepala jembatan penyebrangan membelok ke depan dan ke belakang berjalan sepanjang filament aktin, menarik ujung filament aktin ketengah filament myosin sehingga terjadi kontraksi.

Proses tersebut akan berlangsung terus sampai filament aktin menarik membrane Z menyentuh ujung akhir filament myosin. Kontraksi akan terus berlangsung sehingga lebih memendekkan panjang sarkomer ujung-ujung filament myosin menjadi kusut dan kekuatan kontraksi menurun dengan cepat.

C. Mekanisme Relaksasi Otot Jantung

Ion Ca2+ yang kembali ke reticulum sarkoplasma meningkat. Ca2+ keluar dari sel lewat sarkoplasma, fasilitas pemasukan Ca2+ dalam sarkoplasma menurun. Menurunnya ion Ca2+ yang berikatan dengan Troponin C. Meningkatnya komplek troponin/ tropomiosin akan menutupi bagian aktif dari filament aktin sehingga menghambat aktin dan myosin berkontraksi. Menyebabkan aktin myosin relaksasi.
mekanisme kontraksi otot jantung
Mekanisme kontraks otot jantung

D. Penggunaan Energi

Energi yang digunakan pada proses kontraksi. Kebanyakan energi dibutuhkan untuk menjalankan mekanisme pembentukan power stroke untuk berkontraksi. Sebagian kecil energi digunakan untuk:
  • Memompa ion Ca dari sarkoplasma ke dalam retikulum sarkoplasma setelah kontraksi berakhir.
  • Memompa ion Na dan K melalui membrane untuk mempertahankan lingkungan yang ionic untuk pembentukan aksi potensial.
Energi yang digunakan untuk kontraksi otot adalah ATP. ATP ini terdapat pada kepala jembatan penyebrangan. Sebelum digunakan ATP dipecah menjadi ADP dan P inorganic. ADP yang sudah digunakan dengan segera akan mengalami reposporilasi untuk membentuk ATP baru. Sumber energi untuk reposporiliasi adalah:
  • Sumber energi utama yang digunakan untuk menyusun kembali ATP adalah creatinin phospat, yang membawa ikatan phospat berenergi tinggi yang serupa dengan ATP. Creatinin phospat segera dipecahkan dan pelepasan energi menyebabkan terikatnya sebuah ion phospat baru pada ADP untuk membentuk ATP.
  • Sumber energi yang lain yang digunakan untuk menyusun kembali creatinin phospat dan ATP adalah Glikogen yang sudah disimpan dalam otot. Pemecahan glikogen secara enzymatic menjadi asam piruvat dan asam laktat yang berlangsung cepat akan membebaskan energi yang digunakan untuk mengubah ADP menjadi ATP dan untuk membentuk kembali penyimpanan creatinin phospat.
  • Sumber energi dari metabolisme oksidatif dengan mengkombinasikan O2 dan bahan makanan seluler untuk membebaskan ATP.
duabatik.com batik pekalongan


Oleh:Zulfa Ayuningtyas

Mekanisme Kontraksi Otot Polos

Sel otot polos adalah sel otot yang memiliki bentuk memanjang dengan kedua ujungnya yang runcing dan nukleus terletak di tengah sel otot. Serat miofibril pada otot polos bersifat homogen dan lebih kecil dari serabut otot lurik. oto polos terdiri dari serabut-serabut kecil yang umumnya berdiameter 1-5 mikrometer dan panjangnya hanya 20-500 mikrometer dan oto polos tidak memperlihatkan gambaran garis lintang.

Otot polos mempunyai aktin, myosin, dan tropomyosin, tetapi tidak mempunyai troponin. Juga terdapat reticulum sarkoplasmik yang tidak berkembang dengan baik.

Otot polos terdapat pada dinding pembuluh darah, dinding saluran pencernaan, paru-paru, dan ovarium. Otot ini bersifat lambat bereaksi dalam menerima rangsang, tetapi tahan terhadap kelelahan, dan bekerja di bawah pengaruh saraf tak sadar. Cara kerja otot polos tidak menurut perintah otak, tetapi terjadi diluar kesadaran otak. Itulah penyebab otot polos disebut juga otot tak sadar (otonom).


Struktur Otot Polos

1. Jenis-Jenis Otot Polos

Otot polos terbagi dua yakni otot polos unit ganda (multi unit) dan otot polos unit tunggal (single unit), lihat penjelasan dari jenis-jenis otot polos seperti yang ada dibawah ini..
A. Otot Polos Unit Ganda (Multi Unit) : 
Otot polos unit ganda adalah otot yang terdiri atas serabut yang berbeda-beda dan setiap dari serabut-serabut ini bekerja secara tersendiri tampa saling membantu dengan serabut-serabut pada otot polos lainnya. Contohnya pada siliaris mata, otot piloerektor dimana otot ini menyebabkan rambut berdiri ini tidak lain dari rangsangan simpatis
B. Otot Polos Unit Tunggal (Single Unit)
Otot polos unit tunggal adalah otot yang memiliki ratusan sampai jutaan serabut yang saling berkontraksi dan membrane selnya melekat satu sama lain pada tempat yang berbeda akibatnya memudahkan serabut dapat disebarkan ke serabut lainnya.
Jenis otot polos single unit dan multi unit smooth muscle
Jenis otot polos single unit dan multi unit smooth muscle

2. Ciri-Ciri Otot Polos

Ciri-ciri otot polos antara lain sebagai berikut..
  • Bentuk otot polos seperti gelondong
  • Kedua ujungnya meruncing dan bagian tengahnya menggelembung
  • Tiap sel otot polos memiliki satu inti sel yang terletak di tengah.
  • Otot polos merupakan otot tak sadar (otonom)
  • Waktu kontraksi otot polos dari 3 sampai 180 detik
  • Biasanya otot polos terdapat pada bagian usus, saluran peredaran darah, otot saluran kemih, pembuluh darah dan lain-lainnya.
  • Otot polos berkontraksi dengan refleks karna otot polos merupakan otot tak sadar (otonom)
  • Otot polos tidak memiliki garis yang melintang seperti yang ada pada otot lurik
  • Otot polos memiliki reaksi yang lambat dan tidak mudah lelah atau terus menerus bekerja walaupun kita tidur.
Bagian-bagian otot polos
Bagian-bagian otot polos

1.1 Mekanisme Kontraksi pada Otot Polos

A.. Dasar Kimiawi untuk Kontraksi Otot Polos

Otot polos mengandung filamen aktin dan myosin yang mempunyai sifat kimiawi mirip dengan sifat kimiawi filamen aktin dan myosin pada otot rangka. Otot polos tidak mengandung kompleks troponin normal yang dibutuhkan pada pengaturan kontraksi otot rangka, sehingga mekanisme pengaturan kontraksinya berbeda.

Penelitian kimiawi menunjukkan bahwa filamen aktin dan myosin yang berasal dari otot polos akan saling berinteraksi satu sama lain dengan cara yang sama dengan interaksi kedua filament tersebut lakukan di otot rangka. Selanjutnya proses kontraksi diaktifkan oleh ion kalsium dan adenosine trifosfat (ATP) yang dipecah menjadi adenosine difosfat (ADP) untuk memberikan energi bagi kontraksi.

B. Dasar Fisika Kontraksi Otot Polos

Otot polos tidak mempunyai susunan bergaris filamen aktin dan myosin yang sama seperti yang dijumpai di otot rangka. Namun teknik mikrografi electron memberikan kesan adanya susunan fisik, menunjukkan sejumlah besar filamen aktin yang terlekat pada sesuatu yang disebut badan padat (dense bodies).

Beberapa dari badan ini melekat pada membrane sel, sedangkan yang lainnya tersebar di dalam sel. Beberapa membrane badan padat dari sel-sel yang berdekatan terikat bersama-sama oleh jembatan protein antarsel, melalui ikatan inilah kekuatan kontraksi dijalarkan dari satu sel ke sel berikutnya.

Di antara filament-filamen aktin dalam serabut otot terdapat filament myosin yang terletak bertebaran. Filamen myosin ini mempunyai diameter dua kali lebih besar dari filamen aktin. Kebanyakan filament myosin mempunyai sesuatu yang disebut jembatan silang ‘side-polar’ yang tersusun sehingga jembatan pada satu sisi berayun ke satu arah dan yang lainnya berayun ke arah sebaliknya.

Hal ini menyebabkan myosin menarik filamen aktin ke satu arah pada satu sisi ketika secara bersamaan menarik filamen aktin yang lain kea rah sebaliknya pada sisi lain. Keuntungan dari susunan ini menyebabkan otot polos dapat berkontraksi hingga 80% dari panjangnya dibandingkan otot rangka yang kontraksinya terbatas, yaitu kurang dari 30% panjangnya.

Mekanisme kontraksi otot polos
Mekanisme kontraksi otot polos

C. Perbandingan antara Kontraksi Otot Polos dan Kontraksi Otot Rangka

Walaupun sebagian besar otot rangka dapat berkontraksi dan berelaksasi secara tepat, tetapi sebagian besar kontraksi otot polos merupakan kontraksi tonik yang dapat berlangsung lama, dan kadang berlangsung hingga berjam-jam atau bahkan berhari-hari. Ada dugaan bahwa baik sifat fisik maupun kimiawi dari kontraksi otot polos dan kontraksi otot rangka berbeda. Beberapa perbedaan tersebut adalah sebagai berikut.

D. Siklus Lambat dari Jembatan Silang Myosin

Kecepatan siklus dari jembatan silang myosin pada otot polos yaitu, pelekatan pada aktin kemudian melepas dari aktin, dan pelekatan kembali untuk siklus berikutnya—berlangsung lebih lambat pada otot polos dibandingkan pada otot rangka. Bahkan frekuensinya sampai sekecil 1/10 sampai 1/300 frekuensi siklus di otot rangka.

Fraksi waktu saat jembatan silang tetap melekat pada filamen aktin, yang merupakan faktor utama yang menentukan kekuatan kontraksi, diduga sangat bertambah pada otot polos. Kemungkinan siklus yang lambat ini adalah karena kepala jembatan-silang memiliki aktivitas ATP-ase yang jauh lebih lemah daripada aktivitas ATP-ase pada otot rangka, sehingga pemecahan ATP yang member energy bagi pergerakan kepala jembatan-silang menjadi jauh berkurang sesuai dengan lambatnya siklus.

E. Kebutuhan Energi untuk Mempertahankan Kontraksi Otot Polos

Hanya dibutuhkan energy sebesar 1/10 hingga 1/300 untuk mempertahankan agar tegangan kontraksi pada otot polos menjadi sama dengan tegangan pada otot rangka. Hal ini diduga berasal dari siklus pelekatan dan pelepasan jembatan-silang yang berlangsung lambat dan karena hanya satu molekul ATP saja yang dibutuhkan untuk setiap siklus tanpa memperhatikan lama kerjanya.

Penggunaan sedikit energy oleh otot polos ini secara luas bersifat penting bagi keseluruhan ekonomi energi tubuh, karena organ-organ seperti usus, kandung kemih, kandung empedu, dan organ visera lainnya sering harus mempertahankan tonik kontraksi otot hamper dalam waktu yang tak terbatas.

F. Kelambatan Onset Kontraksi dan Relaksasi Seluruh Jaringan Otot Polos

Jaringan otot polos yang tipikal akan mulai berkontraksi 50 sampai 100 milidetik setelah otot polos dirangsang, lalu mencapai kontraksi penuh sekitar 0,5 detik kemudian, dan selanjutnya kekuatan kontraksi otot ini berkurang dalam waktu 1 hingga 2 detik berikutnya, sehingga menghasilkan waktu kontraksi total 1 hingga 3 detik. Karena ada begitu banyak jenis otot polos, kontraksi pada beberapa tipe dapat berlangsung sesingkat 0,2 detik atau selama 30 detik.

G. Daya Kontraksi Otot

Walaupun secara relative terdapat sedikit filament myosin dalam otot polos, dan meskipun terdapat waktu siklus yang lambat pada jembatan-silang, daya kontraksi maksimum pada otot polos seringkali lebih besar daripada daya kontraksi maksimum pada otot rangka---sebesar 4 sampai 6 kg/cm2 daerah irisan melintang untuk otot polos dibandingkan dengan 3 sampai 4 kg untuk otot rangka. Kekuatan kontraksi yang besar berasal dari masa pelekatan jembatan silang ke filamen aktin yang berlangsung lama.

H. Mekanisme ‘Latch’ untuk Mempertahankan Kontraksi yang Lama pada Otot Polos

Begitu otot polos telah mengalami kontraksi sempurna, jumlah eksitasi yang berlanjut biasanya dapat dikurangi hingga tingkat yang jauh lebih rendah daripada tingkat permulaan, dan ternyata otot mempertahankan kekuatan kontraksi penuhnya.

Selanjutnya energy yang digunakan untuk mempertahankan kontraksi seringkali sedikit, kadang hanya 1/3000 dari energy yang dibutuhkan oleh otot rangka untuk mempertahankan kontraksi yang sama, peristiwa ini disebut dengan mekanisme ‘latch’.

Makna penting dari mekasnisme latch adalah bahwa mekanisme ini dapat mempertahankan kontraksi tonik yang lama pada otot polos selama berjam-jam dengan menggunakan sedikit energy. Selain itu, dibutuhkan sedikit sinyal eksitatorik berlanjut yang berasal dari serabut saraf atau sumber hormonal.

I. Stress-Relaksasi Otot Polos

Gambaran penting lain dari otot polos, khususnya jenis otot polos unit-tunggal visceral dari banyak organ berongga, adalah kemampuan untuk kembali mendekati kekuatan kontraksi asalnya dalam waktu beberapa detik atau beberapa menit setelah otot tersebut memanjang atau memendek.

Sebagai contoh: Peningkatan volume cairan dalam kandung kemih yang berlangsung tiba-tiba, sehingga meregangkan otot polos dalam dinding kandung kemih, akan menghasilkan peningkatan tekanan yang besar dan cepat dalam kandung kemih. Namun, selama kira-kira 15detik hingga satu menit berikutnya, meskipun terus terjadi regangan pada dinding kandung kemih, tekanan akan kembali hampir tepat ke nilai asalnya.

Kemudian, bila volume meningkat lagi akibat penyebab lain, efek yang sama kembali terjadi. Sebaliknya, bila volume menurun secara tiba-tiba, mula-mula tekanan akan menurun menjadi sangat rendah tetapi kemudian dalam beberapa detik atau beberapa menit berikutnya akan meningkat dan mendekati atau kembali ke nilai asalnya. Fenomena ini disebut stress-relaksasi dan stress-relaksasi balik.

J. Regulasi Otot Polos Pada Lambung

Otot merupakan tranduser (mesin) biokimiawi utama yang mengubah energy potensial (kimia) menjadi energy kinetik (mekanis). Pada percobaan ini pengamatan dilakukan terhadap otot polos yang terdapat pada lambung katak (otot polos visceral). Kontraksi otot polos bergantung pada kalsium ekstrasel dan otot polos bekerja secara involuntir (diluar kesadaran). Potensial aksi dapat ditimbulkan oleh:
1. Peregangan
Mengakibatkan penurunan potensial membrane, peningkatan frekuensi potensial aksi, dan peningkatan tonus.
2. Efek Hormon
Menyebabkan kontraksi atau relaksasi otot melalui mekanisme reseptor.
3. Rangsangan neurotransmitter dari sistem saraf.
Akan tetapi, timbulnya potensial aksi terjadi pada otot polos itu sendiri tanpa adanya ekstrinsik stimulasi. Hal ini dikarenakan adanya basic slow wave rhytm yang timbul karena ketidakmantapan potensial membrane. Slow wave ini disebut juga sebagai gelombang pace maker. Walaupun suat potensial aksi, tetapi slow wave dapat mengakibatkan timbulnya potensial aksi yang menyebar ke seluruh bagian otot polos apabila slow wave meningkat mencapai nilai ambang hingga kemudian terjadi kontraksi.

Adapun bentuk potensial aksi pada otot polos berupa :
a. Spike potensial
Lamanya tiap potensial ini 10-15 m detik. Ditimbulkan melalui rangsangan listrik, kerja hormone terhadap otot polos, kerja substansi transmitter dari serat syaraf, dan peregangan.
b. Plateau (pada otot jantung)
Beberapa mili detik sebelum dimulainya repolarisasi, potensial tetap dalam keadaan mendatar mendekati puncak paku. Menunjukkan perpanjangan waktu kontraksi.
Contoh: terjadi pada ureter dan uterus.

Artikel oleh: Furi Intan

Sejarah, Klasifikasi dan Struktur Virus Zika, Kenali Gejala dan Bahaya Virus Zika

 

perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal

A. Sejarah Virus Zika

Virus zika merupakan virus yang disebarkan melalui perantara nyamuk yaitu nyamuk yang sama yang menyebarkan virus dengue penyebab penyakit demam berdarah yaitu nyamuk Aedes aegypti. Virus Zika pertama kali ditemukan pada tahun 1947 dan telah menjadi wabah di berbagai negara di Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik. Selama tahun lalu, penyakit ini juga telah menyebar di beberapa bagian Amerika Tengah dan Selatan.

Selain nyamuk Aedes aegypti nyamuk Aedes albopictus adalah nyamuk lain yang juga berpotensi yang memiliki tingkat keganasan yang sama sebagai agen virulensi. Nyamuk jenis ini paling banyak dijumpai di daerah Afrika dan Asia. Aedes albopictus, yang juga dikenal sebagai nyamuk macan Asia dengan ciri garis-garis putih, dianggap spesies nyamuk yang paling agresif. Kedua spesies biasanya menggigit pada siang hari dan pada sore hari, sehingga kelambu untuk tidur malam dianggap tidak begitu berguna untuk mecegah penyebaran virus Zika. Setiap spesies nyamuk ini juga dapat menginfeksi orang dengan demam berdarah, chikungunya, dan demam kuning.

Salah satu negara yang terbanyak yang terkena virus zika adalah Brazil semenjak pertengahan 2015 ada sekita 500.000 penduduk yang tertular virus Zika ini. Bahkan sampai berkembang banyak sekali sehingga mencapai sampai 1,5 juta penduduk yang tertular.

Virus zika yang terjadi sekarang ini sangat membahayakan bagi perkembangan janin pada ibu yang hamil, hal ini dikarenakan pada kasus yang terjadi di Brazil, ibu yang hamil banyak yang melahirkan bayi yang abnormal dengan kelainan pada tulang kepala lebih kecil dari umumnya, kelainan ini dinamakan dengan mikrosefalus, maka dari itu virus zika ini disinyalir memiliki efek yang merusak pada perkembangan janin meskipun sampai sekarang para ilmuwan masih terus meneliti kemungkinan hal tersebut.
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal
perbandingan kepala yang mengalami mikrosefalus dengan kepala normal

Pada tahun 2010 sampai 2014, brazil mempunyai rata rata 156 bayi yang lahir dengan microcephaly setiap tahunnya. Yang lebih mengejutkan lagi pada tahun 2015, lebih dari 3000 bayi lahir dengan kondisi tersebut, bahkan hingga berujung kematian hal tersebut di duga ada kaitannya dengan jejak virus zika.

Virus Zika menyebar ke orang melalui gigitan nyamuk. Gejala yang paling umum dari penyakit virus Zika adalah demam, ruam, nyeri sendi, dan konjungtivitis (mata merah). Penyakit ringan biasanya memiliki gejala yang berlangsung dari beberapa hari sampai satu minggu

Pada bulan Mei 2015, Organisasi Kesehatan Amerika (PAHO) mengeluarkan peringatan mengenai kontak pertama yang dikonfirmasi infeksi virus Zika di Brasil. Wabah di Brasil yang terjadi diduga menyebabkan sindrom Guillain-Barré dan kecenderungan wanita yang hamil melahirkan bayi dengan cacat lahir dan dapat melahirkan anak yang memiliki kecenderungan mengalami kelainan.

B. Klasifikasi dan Struktur virus zika

Group: Group IV ((+)ssRNA)
Famili: Flaviviridae
Genus: Flavivirus
Spesies: Virus Zika

Virus zika memiliki virion dengan diameter 40nm degan permukaan proyeksi sekitar 5-10nm. virus zika memiliki nukleokapsid dengan diameter 25-30nm yang mengelilingi membran lipid bilayer. virus ini memiliki envelop dengan bentuk isohedral yang memiliki struktur yang terbuat dari protein E dan M. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat struktur virus zika di gambar dibawah ini

struktur virus yang tergolong genus flavivirus
struktur virus yang tergolong genus flavivirus
struktur 3 dimensi genus flavivirus
struktur 3 dimensi genus flavivirus

Susunan gen virus zika termasuk ke dalam Non-segmented, single-stranded, dan genom positive-sense RNA dengan panjang basa 10794 dengan dua bagian non-coding yaitu 5′ NCR dan 3′ NCR.
susunan gen virus zika
susunan gen virus zika

C. Penyebaran virus zika

  • Sebelum tahun 2015, Zika wabah virus telah terjadi di daerah Afrika, Asia Tenggara, dan Kepulauan Pasifik.
  • Pada bulan Mei 2015, Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PAHO) mengeluarkan peringatan mengenai dikonfirmasi infeksi virus Zika pertama di Brasil.
  • Saat ini, wabah yang terjadi di banyak negara.
  • Virus Zika akan terus menyebar dan akan sulit untuk menentukan bagaimana virus akan menyebar dari waktu ke waktu.

Persebaran virus zika di dunia
Persebaran virus zika di dunia
BenuaAmerika
  1. Barbados
  2. Bolivia
  3. Brazil
  4. Colombia
  5. Commonwealth of Puerto Rico, US territory
  6. Costa Rica
  7. Curacao
  8. Dominican Republic
  9. Ecuador
  10. El Salvador
  11. French Guiana
  12. Guadeloupe
  13. Guatemala
  14. Guyana
  15. Haiti
  16. Honduras
  17. Martinique
  18. Mexico
  19. Nicaragua
  20. Panama
  21. Paraguay
  22. Saint Martin
  23. Suriname
  24. U.S. Virgin Islands
  25. Venezuela
OCEANIA/PACIFIC ISLANDS
  1. American Samoa
  2. Samoa
AFRICA
  1. Cape Verde

    D. Pencegahan

    • Tidak ada vaksin untuk mencegah penyakit virus Zika (Zika). 
    • Mencegah Zika dengan menghindari gigitan nyamuk
    • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika gigitan sebagian besar pada siang hari. 
    • Nyamuk yang menyebarkan virus Zika juga menyebar berdarah dan chikungunya virus.
    Ketika bepergian ke negara-negara di mana virus Zika atau virus lainnya disebarkan oleh nyamuk yang ditemukan, dapat mengambil langkah-langkah berikut ini:
    • Kenakan kemeja lengan panjang dan celana panjang. 
    • Tinggal di tempat-tempat dengan AC atau bahwa penggunaan jendela dan layar pintu untuk menjaga nyamuk di luar. 
    • Tidur di bawah tempat tidur kelambu jika Anda berada di luar negeri atau di luar dan tidak mampu melindungi diri dari gigitan nyamuk. 
    • Gunakan Perlindungan losion penolak serangga. 
    • Jika menggunakan tabir surya, oleskan tabir surya sebelum menerapkan obat nyamuk. 
    • Jika Anda memiliki bayi atau anak: 
      • Jangan gunakan obat nyamuk pada bayi lebih muda dari usia 2 bulan. 
      • Usahakan pakaian anak menutupi lengan dan kaki
      • atau Penutup boks, kereta dorong, dan gendongan bayi dengan kasa nyamuk.
    • Virus Zika dapat ditemukan dalam darah dan diteruskan dari orang yang terinfeksi ke nyamuk lain melalui gigitan nyamuk. 
    • Nyamuk yang terinfeksi kemudian dapat menyebarkan virus ke orang lain. 

      Baca juga:
      1. Peranan virus yang merugikan bagi kehidupan
      2. Ciri-ciri dan struktur tubuh virus
      3. Siklus hidup virus 


      Reference:
      http://www.microbiologyinfo.com/zika-virus-structure-genome-symptoms-transmission-pathogenesis-diagnosis/
      http://www.wpro.who.int/mediacentre/factsheets/fs_05182015_zika/en/


      Membuat Kalimat dan Alinea yang Accurate, Brief, and Coherent pada Artikel Ilmiah

      Penting ilustrasi
      Artikel ilmiah sangat diperlukan bagi seorang peneliti yang digunakan untuk publikasi hasil penelitian yang dilakukannya. Tanpa ada publikasi maka apa yang dilakukan seoarang peneliti kurang dapat memberikan manfaat bagi lingkungan sekitarnya. Seoarang peneliti salah satu kemampuan dasar yang harus dimiliki adalah menulis artikel ilmiah.

      Penulisan artikel ilmiah harus mengacu pada prinsip ABC(accurate, brief, dan clear). Prinsip penulisan ini harus selalu dipegang jika ingin membuat artikel ilmiah yang berbobot.

      Accurate berarti dalam penulisan karya ilmiah harus sesuai dengan apa yang ditelitinya, jangan sampai apa yang ditulis tidak sesuai dengan apa yang ditelitinya, jadi prinsipnya harus fokus terhadap apa yang ditelitinya.

      Brief berarti dalam penulisan karya ilmiah harus singkat, jangan membuat tulisan ilmiah yang panjang lebar dan bertele-tele dalam membuat artikel ilmiah, sehingga pembaca dapat langsung menangkap apa yang ditulis oleh peneliti tersebut.

      Clear berarti dalam penulisan artikel ilmiah harus jelas, jangan sampai di dalam penulisan artikel ilmiah memunculkan kalimat-kalimat ambigu yang dapat mengakibatkan kesalahan penafsiran dari pembaca dari artikel ilmiah tersebut.

      Secara umum artikel ilmiah memiliki beberapa bagian-bagian diantaranya (1)Pendahuluan yang didalamnya terdapat latar belakang, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian. (2) metode penelitian yang didalamnya mencakup alat dan bahan, serta metode yang digunakan di dalam penelitian. (3) Hasil dan pembahasan. (4) kesimpulan.

      Refleksi perkuliahan karya ilmiah tanggal 28 September 2015

      Perbedan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

      ilustrasi
      ilustrasi

      Secara umum kerangka dasar dari skripsi, tesis, dan disertasi adalah sama yang terdiri dari pendahuluan, dasar teori, metode, hasil dan pembahasan, dan kesimpulan. Pada perkuliahan ini saya mendapatkan banyak ilmu yang berkaitan dengan perbedaan antara skripsi, tesis dan disertasi.


      Skripsi merupakan karya ilmiah yang dibuat oleh mahasiswa pada tingakatan Strata satu yang biasanya digunakan sebagai syarat akhir seorang mahasiswa SI supaya bisa lulus dalam jenjang ini yang nantinya mendapatkan gelar sarjana. Tesis juga dibuat oleh mahasiswa dengan jenjang yang lebih tinggi yaitu Strata dua yang digunakan untuk mendapatkan gelar master. Dan disertasi dibuat oleh mahasiswa Strata tiga yang digunakan untuk mendapatkan gelar doktor.

      Persamaan dari ketiga karya ilmiah ini adalah sama-sama dibuat oleh mahasiswa yang memiliki tingkat studi yang berbeda-beda. Meskipun sama-sama jenis karya ilmiah namun skripsi, tesis, dan disertasi memiliki perbedaan yang sangat signifikan terlepas dari firmat penulisan karya ilmiah ini. Perbedaannya adalah terletak pada tingkat kedalaman penelitian yang dibuat, skripsi memiliki tingkat kedalaman yang paling rendah, diikuti oleh tesis dan yang memiliki kedalaman paling tinggi adalah disertasi.

      Penelitian di dalam skripsi cenderung lebih rendah karena pada tingkatan ini sebenarnya mahasiswa masih berlatih dalam pengambilan data, dan penulisan artikel ilmiah yang baik. Kedalaman di dalam penelitin skripsi hanya sebatas untuk membuktikan sebuah teori benar atau salah, sehingga memiliki tingkat kedalaman yang rendah. Tesis memiliki tingkatan ke dalaman yang lebih tinggi disbanding skripsi, hal ini dikarenakan pada tesis, mahasiswa harus bisa membuat karya ilmiah yang berbobot disbanding skripsi.

      Hal ini biasanya ditandai dengan tidak hanya dibuat untuk membuktikan teori saja, tetapi sudah mencapai pada analisis tingkatan mengapa teori itu benar atau salah. Tingkatan paling tinggi adalah disertasi, pada disertasi mahasiswa harus bisa menganalisis apa, mengapa dan bagaimana sebuah teori dikembangkan, bahkan tidak jarang pada tingkatan ini mahasiswa harus bisa menemukan sesuatu yang baru dari bidang yang ditelitinya baik menemukan teori, konsep, atau penemuan-penemuan baru yang belum ditemukan sebelumnya.

      Refleksi perkuliahan karya ilmiah 21 september 2015

      Pengaruh Kooperative Learning Jigsaw dan teknik Animasi di Pemahaman Siswa pada Ikatan Kimia dan Konsep Mereka pada Topik Particulate Alam.

      Ilustrasi

      Point Penting Pada Abstrak

      Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan pengaruh dari pembelajaran Jigsaw dan teknik animasi di prestasi akademik pada siswa tahun pertama pada materi ikatan kimia dan konsepnya. Penelitian ini menggunakan 115 siswa pada tahun 2009-2010 dimana menggunakan 3 kelas perlakuan yaitu satu kelas dikenai perlakuan jigsaw, satu kelas dikenai perlakuan teknik animasi, dan satu kelas sebagai kelas kontrol pada materi ikatan kimia dan penguasaan konsep. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa kelas pada jigsaw dan teknik animasi memiliki keefektifan yang lebih baik di banding kelas kontrol yang hanya menggunakan cara ceramah dalam penyampaian materi tersebut.

      Point Penting pada pendahuluan

      Ikatan kimia merupakan salah satu topik penting bagi sarjana kimia dan merupakan pertemuan paling sulit untuk menguasi konsep pada subjek ini. Baik siswa maupun guru kesulitan untuk menjelaskan mengenai ikatan kimia karena sangat abstrak sehingga banyak terjadi miskonsepsi mengenai struktur atom, molekul, dan interkasi ion. Siswa banyak terjadi miskonspesi mengenai pada tingkat makroskopis dan submikroskopis.

      Beberapa pendidik kebingungan untuk mencari jalan memuat lebih mudah pmebelajaran konsep kimia dengan ilustrasi yang sederhana. Masih banyaknya pendidik yang menggunakan strategi pembelajaran yang berpusat pada guru menyebabkan siswa kesulitan untuk memahami konsep yang abstrak dengan benar pada pembelajaran ikatan kimia.

      Maka dari itu perlu di cari jalan keluar atas masalah ini, salahstunya adalah dengan menggunakan strategi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Dalam penelitian ini yang ingin di paparkan lebih jauh adalah pembelajaran jigsaw dan teknik animasi.

      Point Penting Latar Belakang Teoritik

      Cooperative learning merupakan teknik instrumentasi yang menggunakan grup-grup kecil untuk mencapai tujuan pembelajaran. Salah satu keuntungannya adalah dapat meningkatkan berfikir tingkat tinggi. Banyak penelitian yang sudah terbukti bahwa pembelajaran ini memiliki tingkat efektifitas yang tinggi.

      Teknik pembelajaran jigsaw merupakan salah satu dari strategi cooperattive learning untuk menghindarai banyak masalah lainnya dari pembelajaran berbasis grup. Jigsaw memiliki 4 tahapan utama di dalam pembelajarannya:
      1. Introduction: pembagian kelompok 3-7 grup yang heterogen
      2. Focus exploration: tiap anggota memilih sub topik masing-masing, kemudian berpisah dengan kelompoknya dan bergabng dengan grup yang memiliki topik yang sama
      3. Reporting adn reshaping: kembali ke kelompok semula dan melaporkan temuannya selama pada tahap ke-dua
      4. Integration and evaluation: membangun konsep dari materi yang ada sehingga terbentuk konsep yang utuh.
      Animasi komputer juga sangat diperlukan dalam pembelajaran karena mampu menjelaskan gambar yang abstrak dengan pergerakan yang dinamis. Prinsip ini diterapkan berdasarkan teori pivio’s dual coding yang meyakini bahwa siswa dapat lebih mudah menerima di memori mereka jika menggunkaan kata-kata dan penglihatan. Animasi ini digunakan untuk memperlihatkan proses kimia pada tingkatan molekuler.

      Poin Penting Metode Penelitian

      Penelitian menggunakan desain penelitian quasy-experimental dengan pre dan post test non equivalent untuk membandingkan antar grup perlakuan. Sampel diambil dari 115 siswa dari fakultas pendidikan pada kelas kimia di universitas tahun akademik 2009-2010. Satu kelas n=36 diberi perlakuan jigsaw, satu kelas n=39 diberi perlakuan animasi, satu kelas n=40 sebagai kelas kontrol.

      Instrumen penilaian di dalam penelitian ini menggunakan TOSR(test of Scientific reasoning) yang digunakan untuk menilai kemampuan menalar ilmiah siswa. PSVT:R(Purdue Visualization Test:Rotations). CbAAT(Chemical bonding academic achiveent test) dengan menggunakan 30 soal pilihan ganda. CbPNMT(Particulate nature of matter test in chemical bonding) digunakan untuk menentukan pemahaman konsep yang relevan pada ikatan kimia.

      Sub topik di dalam eksperimen ini di bagi menjadi 6 sub topik utama yaitu konsep dasar mengenai ikatan kimia, ikatan intermolekular dan intramolekular, strukstur lewis, membentuk molekul: model VSEPR, orbital hibrid: model ikatan kovalen, dan model orbital molekul. Garis besarnya siswa untuk kelas jigsaw, masing-maisng siswa di dalam kelompoknya memilih satu sub topik yang kemudian didiskusikan dengan siswa lain yang mendapatkan sub topik yang sama.

      Poin Penting Analisis Data

      Analisis menggunakan one-way ANOVA untuk melakukan penilaian yang berasal dari TOSR, PSVT: R, dan pre-CbAAT. Penyelidikan pengaruh pada pembelajaran Jigsaw dan animasi komputer menggunakan MANCOVA. Jika MANCOVA menemukan taraf signifikansi, maka akan diikuti dengan unvarian ANCOVA pada setiap variabel terikat untuk melihat apakah ada perbedann signifikan antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol.

      Poin Penting Hasil Penelitian

      Uji ANOVA menunujukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan antara skor TOSR pada siswa grup perlakuan ataupun pada skor pada PSVT-R. Namun ada perbedeaan signifikan rata-rata pada skor pre-CbAAT.

      Untuk menilai pemahaman tentang ikatan kimia digunakan MANCOVA pada penskoran post-CbAAT dan CbPNMt. MANCOVA mengindikasikan pengaruh yang siginifikan pada perlakuan. Terdapat perbedaan yang siginifikan pada tiga kelompok perlakuan yang berhubungan dengan skor Post-CbAAT dan CbPNMT.

      Poin Penting Diskusi dan Implikasi

      TOSR mengindikasikan bahwa 60% siswa yang terlibat di dalam penelitian memiliki ketrampilan berfikir ilmiah mencapai 60%. Berfikir tingkat tinggi mampu meningkatkan kemampuan belajar siswa, sehingga mereka dapat mengembangkan rasa tanggung jawab selama proses belajar mandiri, berfikir logis, dan mampu meningkatkan pengajuan pertanyaan-pertanyaan. Metode mengajar guru yang efektif perlu dilakukan evaluasi dalam konteks tertertu karena pembelajaran melibatkan banyak nilai kognitif, afektif, dan psikomotorik. Hal yang perlu diperhatikan adalah kemampuan penalaran ilmiah secara logis karena banyak penelitian menunjukkan bahwa pemikiran yang logis sangat memainkan peran penting dalam pemahaman materi.

      Pada penelitian ini mengindikasikan bahwa penggunaaan metode animasi komputer dan pembelajaran jigsaw lebih efektif untuk meningkatkan kemampuan siswa pada konsep ikatan kimia dari pada kelas yang tradisional. Animasi komputer dapat lebih efektif dikarenakan siswa tidak hanya melihat animasi tetapi diberi perlakuan termasuk pre-question, post-animation quaestion, diskusi, dan re-teaching shingga dapat menghidupkan kelas.

      Pada kelas Jigsaw lebih efektif di banding kelas tradisional dikarenakan dengan menggunakan Jigsaw siswa harus membaca, menulis, berdiskusi, dan memecahkan masalah yang memutuhkan pemikiran tingkat tinggi seperti analisis, sintesis dan evaluasi sehingga menjadikan siswa lebih terikat dengan konten yang ada.

      Pin Penting ini merupakan sari dari terjemahan dari artikel " Effects of Jigsaw Cooperative Learning and Animation Techniques on Students’ Understanding of Chemical Bonding and Their Conceptions of the Particulate Nature of Matter"


      Artikel asli bisa di download disini

      Bagikan melalui Facebook / Twitter / Google Plus untuk melihat Link Download.Jika Facebook Bermasalah, Gunakan Twitter atau Google Plus

      Apa Itu Artikel Ilmiah Non Penelitian? Ini dia Jawabannya

      Ilustrasi
      Artikel ilmiah merupakan artikel yang memuat kajian suatu masalah tertentu dengan menggunakan kaidah-kaidah keilmuan. Artikel ilmiah sendiri di bagi menjadi dua yaitu artikel ilmiah hasil penelitian dan artikel ilmiah non penelitian/Review article. Artikel ilmiah hasil penelitian di tulis dari laporan hasil penelitian, jadi data di ambil dari penelitian yang dilakukannya, dan biasanya terfokus pada satu penelitian yang sedang dilakukan oleh peneliti tersebut.


      Berbeda dengan artikel ilmiah hasil penelitian, artikel ilmiah non penelitian dibuat berdasarkan pemikiran, argumentasi, dan sumber-sumber ilmiah lainnya. Jadi artikel ilmiah non penelitian dibuat penulisnya tanpa melakukan penelitian, penulisnya hanya mengambil dari referensi-referensi yang mendukung dari artikel yang akan di buatnya.

      Artikel ilmiah non penelitian memiliki banyak sumber referensi yang bisa mencapai 100 referensi yang berkaitan dengan yang di bahas dalam pembuatan artikelnya. Hal ini dilakukan supaya artikel yang di buat memiliki tingkat ketelitian pembahasan yang lebih baik di banding menggunakan sedikit referensi.

      Seseorang yang diperbolehkan membuat artikel ilmiah non penelitian adalah orang yang memang benar-benar menguasai bidangnya. Hal ini dilakukan agar hasil dari artikel ilmiah non penelitiaannya benar-benar memiliki kedalaman pembahasan yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan dari artikel yang dibuatnya.

      Secara umum format penulisan artikel ilmiah non penelitian hampir sama dengan format penelitian ilmiah hasil penelitian. Perbedaannya terdapat pada metode, artikel ilmiah non penelitian tidak menggunakan metode penelitian, selain itu pada pembahasan langsung diarahkan ke sub-sub judul pembahasan yang akan di kaji lebih dalam lagi. Namun ada beberapa jenis artikel ilmiah non penelitian mencantumkan metode penelitian yang di dalamnya poin utamanya adalah dengan literature review dari pokok-pokok pembahasan yang sama dengan yang akan dibuat artikel tersebut. Hal ini bisa terjadi biasanya jika akan di publish ke jurnal, sehingga memerlukan format/kaidah selingkung yang di buat oleh penerbit jurnal tersebut.

      Mengenal lebih Dekat Radiografi Digital

      Hasil radiografi digital di lab fisika universitas negeri semarang
      Hasil radiografi digital di lab fisika universitas negeri semarang

      A. Radiografi digital

      Digital radiografi adalah sebuah bentuk pencitraan sinar-X, dimana sensor-sensor sinar-X digital digunakan menggantikan film fotografi konvensional. Dan processing kimiawi digantikan dengan sistem komputer yang terhubung dengan monitor atau laser printer.


      1. Komponen Digital Radiography

      Sebuah sistem digital radiografi terdiri dari 4 komponen utama, yaitu X-ray source, detektor, Analog-Digital Converter, Computer, dan Output Device.

      a. X-ray Source

      Sumber yang digunakan untuk menghasilkan X-ray pada DR sama dengan sumber X-ray pada Coventional Radiography. Oleh karena itu, untuk merubah radiografi konvensional menjadi DR tidak perlu mengganti pesawat X-ray.

      b. Image Receptor

      Detektor berfungsi sebagai Image Receptor yang menggantikan keberadaan kaset dan film. Ada dua tipe alat penangkap gambar digital, yaitu Flat Panel Detectors (FPDs) dan High Density Line Scan Solid State Detectors.

      1) Flat Panel Detectors (FPDs)

      FPDs adalah jenis detektor yang dirangkai menjadi sebuah panel tipis. Berdasarkan bahannya, FPDs dibedakan menjadi dua, yaitu

      a. Amorphous Silicon
      Amorphous Silicon (a-Si) tergolong teknologi penangkap gambar tidak langsung karena sinar-X diubah menjadi cahaya. Dengan detektor-detektor a-Si, sebuah sintilator pada lapisan terluar detektor (yang terbuat dari Cesium Iodida atau Gadolinium Oksisulfat), mengubah sinar-X menjadi cahaya. Cahaya kemudian diteruskan melalui lapisan photoiodida a-Si dimana cahaya tersebut dikonversi menjadi sebuah sinyal keluaran digital. Sinyal digital kemudian dibaca oleh film transistor tipis (TFT’s) atau oleh Charged Couple Device (CCD’s). Data gambar dikirim ke dalam sebuah computer untuk ditampilkan. Detektor a-Si adalah tipe FPD yang paling banyak dijual di industri digital imaging saat ini.

      b. Amorphous Selenium (a-Se)
      Amorphous Selenium (a-Se) dikenal sebagai detektor langsung karena tidak ada konversi energi sinar-X menjadi cahaya. Lapisan terluar dari flat panel adalah elektroda bias tegangan tinggi. Elektrode bias mempercepat energi yang ditangkap dari penyinaran sinar X mealui lapisan selenium. Foton-foton sinar-X mengalir melalui lapisan selenium menciptakan pasangan lubang electron. Lubang-lubang elektron tersebut tersimpan dalam selenium berdasarkan pengisian tegangan bias. Pola (lubang-lubang) yang terbentuk pada lapisan selenium dibaca oleh rangakaian TFT atau Elektrometer Probes untuk diinterpretasikan menjadi citra.

      2) High Density Line Scan Solid State device

      Tipe penangkapan gambar yang kedua pada DR adalah High Density Line Scan Solid State device. Alat ini terdiri dari Photostimulable Barium Fluoro Bromide yang dipadukan dengan Europium (BaFlBr:Eu) tatu Fosfor Cesium Bromida (CsBr). Detektor fosfor merekam energi sinar-X selama penyinaran dan dipindai (scan) oleh sebuah dioda laser linear untuk mengeluarkan energi yang tersimpan yang kemudian dibaca oleh sebuah penangkap gambar digital Charge Coupled Devices (CCD’s). Image data kemudian ditransfer oleh Radiografer untuk ditampilkan dan dikirim menuju work stasion milik radiolog.

      c. Analog to Digital Converter

      Komponen ini berfungsi untuk merubah data analog yang dikeluarkan detektor menjadi data digital yang dapat diinterpretasikan oleh komputer.

      d. Komputer

      Komponen ini berfungsi untuk mengolah data, manipulasi image, menyimpan data-data (image), dan menghubungkannya dengan output device atau work station.

      e. Output Device

      Sebuah sistem digital radiografi memiliki monitor untuk menampilkan gambar. Melaui monitor ini, radiografer dapat menentukan layak atau tidaknya gambar untuk diteruskan kepada work station radiolog. Selain monitor, output device dapat berupa laser printer apabila ingin diperoleh data dalam bentuk fisik (radiograf). Media yang digunakan untuk mencetak gambar berupa film khusus (dry view) yang tidak memerlukan proses kimiawi untuk mengasilkan gambar.

      Gambar yang dihasilkan dapat langsung dikirimkan dalam bentuk digital kepada radiolog di ruang baca melalui jaringan work station. Dengan cara ini, dimungkinkan pembacaan foto melalui teleradiology.

      2. Kelebihan Radiografi digital

      1. Cepat dan efisien karena tidak membutuhkan kamar gelap untuk pencetakan gambar.
      2. Hasil lebih akurat.
      3. Sistem sinar-X (pesawat) dapat tetap digunakan dengan dilakukan modifikasi.
      4. Tidak membutuhkan ahli komputer karena perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur image mudah digunakan.
      5. Angka penolakan film dapat ditekan.
      6. Dapat digunakan untuk radiografi mobile X-Ray unit dengan detektor digital (flat digital).

      3. Kekurangan Radiografi digital

      1. Dibutuhkan dana yang besar untuk mengganti fasilitas radiografi konvensional menjadi digital.
      2. Kesalahan faktor eksposi yang terlalu parah tidak dapat diperbaiki.
      3. Walaupun diklaim dapat mengurangi dosis yang diterima pasien, digital radiografi justru lebih sering meningkatkan dosis pasien.
      4. karena Over eksposure tidak akan terdeteksi (dapat dikurangi dengan mudah dalam proses komputer). Sehingga radiografer cenderung menambah faktor eksposi.
      5. Pengulangan pemeriksaan (sebelum dicetak) tidak akan menambah jumlah film yang digunakan, sehingga menurunkan tingkat kehati-hatian radiografer. 

      B. Modifikasi Radiografi Konvensional menjadi radiologi Digital

      Modofikasi ini dilakukan melalui riset yang dilakukan oleh Prof Dr. Susilo M.S
      Hasil pengembangan Radiografi konvensional dapat dimodifikasi menjadi sistem Radiografi Digital (RD) berbasis berbasis X-ray Intensifying Screen (XRIS) dengan mode radiografi sebagai suatu unit pencitraan. Sistem RK di Rumah Sakit Daerah/Kota di Indonesia pada umumnya terdiri dari unit-unit X-ray generator, kaset film, kamar gelap untuk pemrosesan kaset film dan hasilnya berupa radiograf pada film röntgen.
      Modifikasi radiografi konvensional
      Modifikasi radiografi konvensional
      Modifikasi sistem RK menjadi sistem RD dilakukan dengan menambah unit tabung kedap cahaya dibelakang intensifying screen sehingga bayangan obyek bisa ditangkap oleh kamera CCD, kemudian diteruskan ke unit frame grabber atau penangkap gambar VC (video capturer). Data digital yang diperoleh diteruskan ke komputer PC dengan software pengolah citra untuk kemudian citra ditampilkan pada layar monitor PC, sehingga pemrosesan film seperti pada radiografi konvensional tidak diperlukan lagi.

      Software yg bisa digunakan adalah Matlab yang dalam riset yang digunakan untuk diagnosis fraktur tulang, metastatik dan kelaian tulang lainnya. Untuk itu agar tetap menggunakan sistem RK sehingga bermanfaat dalam menolong RS Daerah yang kesulitan dalam menganalisis radiograf. Cara yang digunakan adalah film radiograf hasil keluaran RK diamati pada lighbox, kemudian dipotret menggunakan kamera kualitas baik, yaitu berupa kamera DSLR (Digital Single Lens Reflex)). Keluaran dari kamera berupa data digital dengan format BMP yang kemudian di analsisi menggunakan MATLAB maka sehingga bisa digunakan untuk diagnosis tulang metastatik.

      Siklus Air di Bumi Ternyata sudah Dijelaskan di Dalam AlQur'an

      hujan
      Hujan

      Hujan merupakan salah satu perkara terpenting bagi kehidupan di muka bumi. Ia merupakan sebuah prasyarat bagi kelanjutan aktivitas di suatu tempat. Hujan–yang memiliki peranan penting bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia–disebutkan pada beberapa ayat dalam Al-Qur’an mengenai informasi penting tentang hujan, kadar dan pengaruh-pengaruhnya.

      Informasi ini, yang tidak mungkin diketahui manusia di zamannya, menunjukkan kepada kita bahwa Al-Qur’an merupaka kalam Allah. Sekarang, mari kita kaji informasi-informasi tentang hujan yang termaktub di dalam Al-Qur’an.

      Kadar Hujan

      Di dalam ayat kesebelas Surat Az-Zukhruf, hujan dinyatakan sebagai air yang diturunkan dalam “ukuran tertentu”. Sebagaimana ayat di bawah ini:
      “Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS. Az-Zukhruf, (43):11)
      “Kadar” yang disebutkan dalam ayat ini merupakan salah satu karakteristik hujan. Secara umum, jumlah hujan yang turun ke bumi selalu sama. Diperkirakan sebanyak 16 ton air di bumi menguap setiap detiknya. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi setiap detiknya. Hal ini menunjukkan bahwa hujan secara terus-menerus bersirkulasi dalam sebuah siklus seimbang menurut “ukuran” tertentu.

      Pengukuran lain yang berkaitan dengan hujan adalah mengenai kecepatan turunya hujan. Ketinggian minimum awan adalah sekitar 12.000 meter. Ketika turun dari ketinggian ini, sebuah benda yang yang memiliki berat dan ukuran sebesar tetesan hujan akan terus melaju dan jatuh menimpa tanah dengan kecepatan 558km/jam. Tentunya, objek apapun yang jatuh dengan kecepatan tersebut akan mengakibatkan kerusakan.

      Dan apabila hujan turun dengan cara demikian, maka seluruh lahan tanaman akan hancur, pemukiman, perumahan, kendaraan akan mengalami kerusakan, dan orang-orang pun tidak dapat pergi keluar tanpa mengenakan alat perlindungan ekstra. Terlebih lagi, perhitungan ini dibuat untuk ketinggian 12.000 meter, faktanya terdapat awan yang memiliki ketinggian hanya sekitar 10.000 meter. Sebuah tetesan hujan yang jatuh pada ketinggian ini tentu saja akan jatuh pada kecepatan yang mampu merusak apa saja.

      Namun tidak demikian terjadinya, dari ketinggian berapapun hujan itu turun, kecepatan rata-ratanya hanya sekitar 8-10 km/jam ketika mencapai tanah. Hal ini disebabkan karena bentuk tetesan hujan yang sangat istimewa. Keistimewaan bentuk tetesan hujan ini meningkatkan efek gesekan atmosfer dan mempertahankan kelajuan tetesan-tetesan hujan krtika mencapai “batas” kecepatan tertentu. (Saat ini, parasut dirancang dengan menggunakan teknik ini).

      Tak sebatas itu saja “pengukuran” tentang hujan. Contoh lain misalnya, pada lapisan atmosferis tempat terjadinya hujan, temperatur bisa saja turun hingga 400oC di bawah nol. Meskipun demikian, tetesan-tetesan hujan tidak berubah menjadi partikel es. (Hal ini tentunya merupakan ancaman mematikan bagi semua makhluk hidup di muka bumi.) Alasan tidak membekunya tetesan-tetesan hujan tersebut adalah karena air yang terkandung dalam atmosfer merupakan air murni. Sebagaimana kita ketahui, bahwa air murni hampir tidak membeku pada temperatur yang sangat rendah sekalipun.

      Pembentukan Hujan

      Bagaimana hujan terbentuk tetap menjadi misteri bagi manusia dalam kurun waktu yang lama. Hanya setelah ditemukannya radar cuaca, barulah dapat dipahami tahapan-tahapan pembentukan hujan. Pembentukan hujan terjadi dalam tiga tahap. Pertama, “bahan mentah” hujan naik ke udara. Kemudian terkumpul menjadi awan. Akhirnya, tetesan-tetesan hujan pun muncul.

      Tahapan-tahapan ini secara terperinci telah tertulis dalam Al-Qur’an berabad-abad tahun lalu sebelum informasi mengenai pembentukan hujan disampaikan:
      “Allah, dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal: lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.” (QS. Ar-Rum, (40):48)
      Sekarang, mari kita lihat pada tiga tahapan yang disebutkan dalam Al-Qur’an:

      Tahap Pertama: “ Allah, dialah yang mengirimkan angin…..”

      Gelembung-gelembung udara yang tidak terhitung jumlahnya dibentuk oleh buih-buih di lautan yang secara terus-menerus pecah dan mengakibatkan partikel-partikel air tersembur ke udara menuju ke langit. Partikel-partikel ini –yang kaya akan garam– kemudian terbawa angin dan bergeser ke atas menuju atmosfer. Partikel-partikel ini (disebut aerosol) membentuk awan dengan mengumpulkan uap air (yang naik dari lautan sebagai tetesan-tetesan oleh sebuah proses yang dikenal dengan “JebakanAir”) di sekelilingnya.

      Tahap Kedua : “…..lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadi bergumpal-gumpal…..”

      Awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekitar kristal-kristal garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena tetesan-tetesan air di sini sangat kecil (dengan diameter antara 0,01-0,02 mm), awan mengapung di udara dan menyebar di angkasa. Sehingga langit tertutup oleh awan.

      Tahap Ketiga : “….lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun.”

      yagmuryaprakPartikel-partikel air yang mengelilingi kristal-kristal garam dan partikel-partikel debu mengental dan membentuk tetesan-tetesan hujan. Sehingga, tetesan-tetesan tersebut, yang menjadi lebih berat dari udara, meninggalkan awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
      proses pembentukan hujan
      proses pembentukan hujan
      Setiap tahap dalam pembentukan hujan disampaikan dalam Al-Qur’an. Terlebih lagi, tahapan-tahapan tersebut dijelaskan dalam runtutan yang benar. Seperti halnya fenomena alam lain di dunia, lagi-lagi Al-Qur’an lah yang memberikan informasi yang paling tepat tentang fenomena ini, selain itu, Al-Qur’an telah memberitahukan fakta-fakta ini kepada manusia berabad-abad sebelum sains sanggup mengungkapnya.

      http://id.harunyahya.com/id/Artikel/38832/KEAJAIBAN-HUJAN

      Bukti Penciptaan Jenis Kelamin Bayi Menurut Al-Qur'an Terpecahkan di Sains Modern

      Kromosom XY yang terdapat pada jenis kelamin laki-laki
      Kromosom XY yang terdapat pada jenis kelamin laki-laki
      Hingga baru-baru ini, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh sel-sel ibu. Atau setidaknya, dipercaya bahwa jenis kelamin ini ditentukan secara bersama oleh sel-sel lelaki dan perempuan. Namun kita diberitahu informasi yang berbeda dalam Al Qur'an, yang menyatakan bahwa jenis kelamin laki-laki atau perempuan diciptakan "dari air mani apabila dipancarkan".
      "Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita, dari air mani, apabila dipancarkan." (Al Qur'an, 53:45-46)
      Cabang-cabang ilmu pengetahuan yang berkembang seperti genetika dan biologi molekuler telah membenarkan secara ilmiah ketepatan informasi yang diberikan Al Qur'an ini. Kini diketahui bahwa jenis kelamin ditentukan oleh sel-sel sperma dari tubuh pria, dan bahwa wanita tidak berperan dalam proses penentuan jenis kelamin ini.

      Kromosom adalah unsur utama dalam penentuan jenis kelamin. Dua dari 46 kromosom yang menentukan bentuk seorang manusia diketahui sebagai kromosom kelamin. Dua kromosom ini disebut "XY" pada pria, dan "XX" pada wanita. Penamaan ini didasarkan pada bentuk kromosom tersebut yang menyerupai bentuk huruf-huruf ini. Kromosom Y membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kelelakian, sedangkan kromosom X membawa gen-gen yang mengkode sifat-sifat kewanitaan.

      Pembentukan seorang manusia baru berawal dari penggabungan silang salah satu dari kromosom ini, yang pada pria dan wanita ada dalam keadaan berpasangan. Pada wanita, kedua bagian sel kelamin, yang membelah menjadi dua selama peristiwa ovulasi, membawa kromosom X. Sebaliknya, sel kelamin seorang pria menghasilkan dua sel sperma yang berbeda, satu berisi kromosom X, dan yang lainnya berisi kromosom Y. Jika satu sel telur berkromosom X dari wanita ini bergabung dengan sperma yang membawa kromosom Y, maka bayi yang akan lahir berjenis kelamin pria.

      Dengan kata lain, jenis kelamin bayi ditentukan oleh jenis kromosom mana dari pria yang bergabung dengan sel telur wanita.

      Tak satu pun informasi ini dapat diketahui hingga ditemukannya ilmu genetika pada abad ke-20. Bahkan di banyak masyarakat, diyakini bahwa jenis kelamin bayi ditentukan oleh pihak wanita. Inilah mengapa kaum wanita dipersalahkan ketika mereka melahirkan bayi perempuan.

      Namun, tiga belas abad sebelum penemuan gen manusia, Al Qur'an telah mengungkapkan informasi yang menghapuskan keyakinan takhayul ini, dan menyatakan bahwa wanita bukanlah penentu jenis kelamin bayi, akan tetapi air mani dari pria.

      Untuk lebih jelasnya di artikel ini dibahas secara ilmiah mengenai jenis kelamin pada manusia(Baca disini: substansi hereditas manusia)


      Menakjubkan, Proses Pembentukan Hujan Sama Persis dengan yang Tercantum di Al-Qur'an

      Hujan

      Hujan merupakan salah satu perkara terpenting bagi kehidupan di muka bumi. Ia merupakan sebuah prasyarat bagi kelanjutan aktivitas di suatu tempat. Hujan–yang memiliki peranan penting bagi semua makhluk hidup, termasuk manusia–disebutkan pada beberapa ayat dalam Al-Qur’an mengenai informasi penting tentang hujan, kadar dan pengaruh-pengaruhnya.


      Informasi ini, yang tidak mungkin diketahui manusia di zamannya, menunjukkan kepada kita bahwa Al-Qur’an merupaka kalam Allah. Sekarang, mari kita kaji informasi-informasi tentang hujan yang termaktub di dalam Al-Qur’an.

      Kadar Hujan

      Di dalam ayat kesebelas Surat Az-Zukhruf, hujan dinyatakan sebagai air yang diturunkan dalam “ukuran tertentu”. Sebagaimana ayat di bawah ini:
      “Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS. Az-Zukhruf, (43):11)
      “Kadar” yang disebutkan dalam ayat ini merupakan salah satu karakteristik hujan. Secara umum, jumlah hujan yang turun ke bumi selalu sama. Diperkirakan sebanyak 16 ton air di bumi menguap setiap detiknya. Jumlah ini sama dengan jumlah air yang turun ke bumi setiap detiknya. Hal ini menunjukkan bahwa hujan secara terus-menerus bersirkulasi dalam sebuah siklus seimbang menurut “ukuran” tertentu.

      Pengukuran lain yang berkaitan dengan hujan adalah mengenai kecepatan turunya hujan. Ketinggian minimum awan adalah sekitar 12.000 meter. Ketika turun dari ketinggian ini, sebuah benda yang yang memiliki berat dan ukuran sebesar tetesan hujan akan terus melaju dan jatuh menimpa tanah dengan kecepatan 558km/jam. Tentunya, objek apapun yang jatuh dengan kecepatan tersebut akan mengakibatkan kerusakan.

      Dan apabila hujan turun dengan cara demikian, maka seluruh lahan tanaman akan hancur, pemukiman, perumahan, kendaraan akan mengalami kerusakan, dan orang-orang pun tidak dapat pergi keluar tanpa mengenakan alat perlindungan ekstra. Terlebih lagi, perhitungan ini dibuat untuk ketinggian 12.000 meter, faktanya terdapat awan yang memiliki ketinggian hanya sekitar 10.000 meter. Sebuah tetesan hujan yang jatuh pada ketinggian ini tentu saja akan jatuh pada kecepatan yang mampu merusak apa saja.

      Namun tidak demikian terjadinya, dari ketinggian berapapun hujan itu turun, kecepatan rata-ratanya hanya sekitar 8-10 km/jam ketika mencapai tanah. Hal ini disebabkan karena bentuk tetesan hujan yang sangat istimewa. Keistimewaan bentuk tetesan hujan ini meningkatkan efek gesekan atmosfer dan mempertahankan kelajuan tetesan-tetesan hujan krtika mencapai “batas” kecepatan tertentu. (Saat ini, parasut dirancang dengan menggunakan teknik ini).

      Tak sebatas itu saja “pengukuran” tentang hujan. Contoh lain misalnya, pada lapisan atmosferis tempat terjadinya hujan, temperatur bisa saja turun hingga 400oC di bawah nol. Meskipun demikian, tetesan-tetesan hujan tidak berubah menjadi partikel es. (Hal ini tentunya merupakan ancaman mematikan bagi semua makhluk hidup di muka bumi.) Alasan tidak membekunya tetesan-tetesan hujan tersebut adalah karena air yang terkandung dalam atmosfer merupakan air murni. Sebagaimana kita ketahui, bahwa air murni hampir tidak membeku pada temperatur yang sangat rendah sekalipun.

      Pembentukan Hujan

      Bagaimana hujan terbentuk tetap menjadi misteri bagi manusia dalam kurun waktu yang lama. Hanya setelah ditemukannya radar cuaca, barulah dapat dipahami tahapan-tahapan pembentukan hujan. Pembentukan hujan terjadi dalam tiga tahap. Pertama, “bahan mentah” hujan naik ke udara. Kemudian terkumpul menjadi awan. Akhirnya, tetesan-tetesan hujan pun muncul.

      Tahapan-tahapan ini secara terperinci telah tertulis dalam Al-Qur’an berabad-abad tahun lalu sebelum informasi mengenai pembentukan hujan disampaikan:
      “Allah, dialah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal: lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hambanya yang di kehendakinya, tiba-tiba mereka menjadi gembira.” (QS. Ar-Rum, (40):48)
      Sekarang, mari kita lihat pada tiga tahapan yang disebutkan dalam Al-Qur’an:

      Tahap Pertama: “ Allah, dialah yang mengirimkan angin…..”

      Gelembung-gelembung udara yang tidak terhitung jumlahnya dibentuk oleh buih-buih di lautan yang secara terus-menerus pecah dan mengakibatkan partikel-partikel air tersembur ke udara menuju ke langit. Partikel-partikel ini –yang kaya akan garam– kemudian terbawa angin dan bergeser ke atas menuju atmosfer. Partikel-partikel ini (disebut aerosol) membentuk awan dengan mengumpulkan uap air (yang naik dari lautan sebagai tetesan-tetesan oleh sebuah proses yang dikenal dengan “JebakanAir”) di sekelilingnya.

      Tahap Kedua : “…..lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang di kehendakinya, dan menjadi bergumpal-gumpal…..”

      Awan terbentuk dari uap air yang mengembun di sekitar kristal-kristal garam atau partikel-partikel debu di udara. Karena tetesan-tetesan air di sini sangat kecil (dengan diameter antara 0,01-0,02 mm), awan mengapung di udara dan menyebar di angkasa. Sehingga langit tertutup oleh awan.

      Tahap Ketiga : “….lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun.”

      yagmuryaprakPartikel-partikel air yang mengelilingi kristal-kristal garam dan partikel-partikel debu mengental dan membentuk tetesan-tetesan hujan. Sehingga, tetesan-tetesan tersebut, yang menjadi lebih berat dari udara, meninggalkan awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
      proses pembentukan hujan
      proses pembentukan hujan
      Setiap tahap dalam pembentukan hujan disampaikan dalam Al-Qur’an. Terlebih lagi, tahapan-tahapan tersebut dijelaskan dalam runtutan yang benar. Seperti halnya fenomena alam lain di dunia, lagi-lagi Al-Qur’an lah yang memberikan informasi yang paling tepat tentang fenomena ini, selain itu, Al-Qur’an telah memberitahukan fakta-fakta ini kepada manusia berabad-abad sebelum sains sanggup mengungkapnya.

      http://id.harunyahya.com/id/Artikel/38832/KEAJAIBAN-HUJAN

      Manfaat Yoghurt Heavenly Blush Untuk Kecantikan

      Manfaat Yoghurt untuk kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blush
      Sahabat, apakah anda tahu mengenai manfaat yogurt bagi tubuh kita?
      Mendengar kata yoghurt yang terbayang pertama kali adalah  asam, enak, terbuat dari fermentasi susu. Yoghurt memiliki asam yang sangat khas karena dalam pembuatan yoghurt ditambahkan mikroorganisme probiotik yang sangat baik untuk membantu memperlancar pencernaan kita.

      Salah satu merk yoghurt terbaik di Indonesia yang kami rekomendasikan adalah yogurt heavenly blush. Ya, yoghurt merk heavenly blush merupakan merk yoghut yang paling bagus dan juga merupakan merk yogurt terkenal di dunia karena memiliki segudang manfaat. Yogurt heavenly blush merupakan  yhogurt yang aman untuk ibu hamil, yoghurt yang baik untuk diet, dan yoghurt yang aman dikonsumsi baik anak-anak, remaja, dewasa, ataupun lansia.

      Bagi anda yang tidak suka yogurt strawberry, yogurt heavenly blush juga tersedia yoghurt aneka rasa yaitu rasa strawberry, blackcurrent dan rasa peach. Jika anda ingin lebih mengetahui berbagai manfaat yoghurt bagi kesehatan, informasi lengkapnya ada di website resmi yogurt heavenly blush.
      Manfaat Yoghurt Untuk Kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blush
      Yogurt adalah hasil fermentasi dari susu dengan Bakteri Asam Laktat. Karena dibuat dari susu, yogurt mengandung segala kebaikan susu seperti vitamin, mineral, kalsium, zinc, dan asam betahidroksi ditambah dengan manfaat dari bakteri baik hasil dari fermentasi tersebut. Yogurt lebih mudah dicerna oleh tubuh kita dibandingkan susu. Jadi tidak ada alasan lagi bagi penderita lactose intolerance untuk tidak mendapat asupan kalsium.

      Tidak selamanya Yogurt itu Asam! 

      Kini hadir Heavenly Blush Yogurt Drink To Go dengan rasa yang enak dan asam yang pas. Heavenly Blush dibuat dari hasil fermentasi dengan bakteri generasi terbaru sehingga menghasilkan yogurt dengan rasa yang enak, asam yang pas. Komposisi yang pas antara susu, bakteri dan pemberi rasa membuat yogurt heavenly blush ini merupakan yogurt yang baik untuk tubuh kita.

      Selama ini banyak mitos yang mengatakan bahwa takut sakit perut atau maag karena minum yogurt, tapi sebenarnya yogurt itu tidak menyebabkan sakita maag, yogurt dapat menjadi terapi yang baik untuk penderita maag. Hal ini disebabkan karena bakteri baik yang dikandung oleh yogurt. Heavenly Blush Yogurt Drink To Go merupakan yogurt yang mengandung probiotik sehingga aman untuk dikonsumsi dan tidak menimbulkan sakit perut atau maag.
      Manfaat Yoghurt untuk kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blush

      Kulit cantik, tubuh ideal! 

      Yogurt mengandung zinc yang sangat baik untuk mencegah timbulnya jerawat, dan membuat luka lebih cepat kering termasuk jerawat. Kandungan asam beta hidroksinya juga membuat kulit kita jadi lebih cerah, lembut dan kenyal.

      Heavenly Blush dibuat dari susu rendah lemak dan rendah gula ini sangat pas untuk mendukung gaya hidup wanita aktif agar mendapatkan penampilan yang cantik, kulit yang sehat, dan tubuh yang ideal sehingga menjadikan yogurt heavenly blush menjadi  yogurt yang bagus untuk kulit yang cantik, dan tubuh idel.
      Manfaat Yoghurt Untuk Kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blush

      Sekarang, bisa minum yogurt dimana saja dan kapan saja! 

      Heavenly Blush menciptakan inovasi baru, produk minuman yogurt pertama di Indonesia yang dapat dinikmati dimana dan kapan saja dalam kondisi apapun. Tidak seperti minuman yogurt lain, Heavenly Blush Yogurt Drink To Go tidak harus disimpan di kulkas. Meskipun Heavenly Blush Yogurt Drink To Go tidak di simpan di kulkas, Heavenly Blush Yogurt Drink To Go ini tetap memberikan khasiat yogurt yang tetap maksimal. Yogurt heavenly blush hadir dalam kemasan tetrapack 200 ml yang diproduksi secara aseptis menjadikan Heavenly Blush Yogurt Drink To Go minuman menyehatkan yang tahan lama walaupun dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet.

      Dapatkan manfaat susu dalam kesegaran dan kenikmatan yogurt rasa strawberry yang rendah lemak dan tinggi kalsium, dan juga ditambahkan dengan serat prebiotik yang sangat baik untuk kesehatan
      pencernaan. Nikmati kesegaran strawberry dalam Heavenly Blush Yogurt Drink To Go setiap hari dan jadikan hidup Anda lebih sehat.

      Manfaat Yoghurt Heavenly Blush Untuk Kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blus

      Manfaat & Keunggulan :

      1. Rasa asam yang pas. Dihasilkan dari bakteri generasi terbaru sehingga rasanya lebih pas. 
      2. Praktis dan dapat dibawa kemana saja. Dibuat dengan proses UHT dan dikemas secara aseptis sehingga awet tanpa bahan pengawet dan tidak mudah rusak walaupun tidak disimpan didalam kulkas. 
      3. Hi – Calcium, untuk mendukung gaya hidup aktif Anda! 
      4. Low Fat – hanya 100 kalori, cocok bagi Anda yang sedang diet! 
      5. Less Sugar 
      6. Prebiotik (Inulin & GOS) yang membantu kesehatan pencernaan, menurunkan kolestrol, menstabilkan gula darah dan tekanan darah.
      Manfaat Yoghurt Untuk Kecantikan
      Yoghurt Heavenly Blush
      Info Produk : Heavenly Blush Yogurt Drink To Go
      Rasa : Strawberry, Peach & Blackcurrant
      Ukuran : 200 ml
      Harga : Rp. 8,300
      Tersedia di seluruh Indonesia

      Demikian ulasan dari artikel Manfaat Yoghurt Heavenly Blush Untuk Kecantikan, selain informasi ini semoga sangat bermanfaat bagi pembaca blog biologiedukasi.com, artikel ini juga diikutkan dalam kontes SEO  yang di selenggaran oleh Heavenly Blush Yogurt Drink To Go yang pengumuman emenangnya akan diumukan tanggal 16 November 2015.


      Lotush Birth, Justru Tidak Baik Untuk Kesehatan Bayi

      Baru-baru ini ramai di media sosial mengenai istilah persalinan dengan cara lotush birth. Melahirkan bayi dengan cara lotush birth bayak yang mengklaim memiliki manfaat yang sangat banyak bagi si bayi yang baru lahir, tapi apakah itu benar? mari kita tinjau secara logika.
      Lotush birth
      Lotush birth
      Lotus birth adalah proses melahirkan bayi dengan tetap membiarkan tali pusat terhubung dengan plasenta selama beberapa hari. Jadi tali pusat dan plasenta yang menempel di pusar bayi tidak langsung dipotong usai ibu bersalin namun dibiarkan mengering sendiri dan lalu terputus sendiri.

      Melahirkan dengan metode lotus birth mulai di lirik ibu-ibu hamil karena dianggap lebih alami dan membuat bayi memiliki kekebalan tubuh lebih tinggi


      Metode persalinan lotush birth bisa berlangsung sampai 3-4 hari sebelum plasenta terlepas dengan sendirinya dan perlu ditambahkan wewangian agar tidak menimbulkan bau busuk.

      Sebelum membahas mengenai Lotush Birth ditinjau dari segi biologi dan logika mari kita bahas sedikit mengenai plasenta

      Plasenta

      Plasenta atau yang sering disebut ari-ari merupakan organ yang terbentuk ketika zigot hasil peleburan antara sel sperma dan sel ovum mulai tertanam di rahim(dalam bahasa ilmiah uterus, lebih tepatnya di bagian dinding endometrium.

      Plasenta memiliki pembuluh darah yang jumlahnya banyak
      Fungsi plasenta sangatlah vital bagi hidup tidaknya bayi yang terdapat di dalam kandungan, Di bagian plasenta terdapat banyak pembuluh darah yang menyuplai darah, oksigen, dan sari-sari makanan ke janin yang terdapat di dalam kandungan melalui tali pusar.

      Selain itu plasenta merupakan tempat yang digunakan sebagai penghalang/pelindung bayi terhadap kemungkinan masuknya infeksi dan obat-obatan berbahaya bagi bayi yang dikonsumsi ibu nya, meskipun pada beberapa kasus ada beberapa jenis virus yang dapat menembus plasenta dan menginveksi janis.
      plasenta

      Fungsi penting lainnya adalah digunakan untuk menghasilkan berbagai hormon yang mendukung selama proses kehamilan dan persalinan. Jadi plasenta memiliki peran yang sangat vital ketika janin masih ada di dalam rahim.

      Lotush Birth, Baikkah?

      Topik utama disini adalah benarkah persalinan dengan metode lotush birth itu baik yang di klaim mampu meningkatkan kadah darah dan kekebalan tubuh bayi yang baru lahir? mari kita analisa secara logika yang mudah.

      Logika pertama

      Ketika plasenta sudah keluar dari tubuh ibu bayi ketika melahirkan maka plasenta akan segera mengalami kematian sel-selnya yang berarti plasenta akan mengalami kematian secara perlahan karena sel-sel plasenta tidak mendapatkan oksigen, nutrisi dan dan darah dari ibu bayi.

      Jika sel mengalami kematian, bagaimana bisa membuat bayi menjadi lebih baik dengan penambahan jumlah darah dan kekebalan tubuh yang berasal dari plasenta yang mati? sedangkan di sisi yang lainnya sel-sel plasenta harus berjuang supaya tetap hidup karena kekurangan oksigen dan nutrisi? bagaimana bisa memberikan darah dan kekebalan tubuh kepada bayi jika sel-sel plasenta justru harus berjuang agar terhindar dari kematian? Simple bukan logikanya.

      Logika ke-dua

      Metode persalinan lotush birth bisa berlangsung sampai 3-4 hari sebelum plasenta terlepas dengan sendirinya dan perlu ditambahkan wewangian agar tidak menimbulkan bau busuk.
      Inilah fakta yang terjadi ketika plasenta sudah berada di luar tubuh maka setelah satu hari dapat dipastikan semua sel dari plasenta akan mengalami kematian. Semua makhluk hidup yang mengalami  kematian dapat dipastikan akan mengalami pembusukan, begitu juga dengan plasenta yang merupakan bagian dari makhluk hidup, meskipun plasenta akan mengering ketika sudah lebih dari satu hari.
      Plasenta ketik sudah berada di luar tubuh
      Plasenta ketik sudah berada di luar tubuh
      Pembusukan ini bisa terjadi salah satunya karena adanya mikroorganisme seperti bakteri. secara logika, jika banyak bakteri yang berada di plasenta maka bisa menimbulkan berbagai konsekuensi terhadap lingkungan sekitar seperti terjadinya berbagai infeksi kepada bayi yang baru lahir karena sistem kekebalan tubuh bayi yang baru lahir belum sempurna sehingga mudah terinfeksi mikorganisme disekitar bayi.

      Jadi menurut penulis persalinan lotush birth lebih baik dihindari saja, dan gunakan metode persalinan pada umumnya dengan memotong tali pusar.


      Semoga bermanfaat info mengenai lotush birth

      Mengenai Saya