Home » » Freemason, Hanya Dibentuk oleh 9 Orang

Freemason, Hanya Dibentuk oleh 9 Orang

sejarah freemason 
 
FREEMASON terdiri dari dua kata, 'free "' dan" mason ". Free artinya merdeka dan mason artinya tukang bangunan. Freemason bermakna tukang bangunan yang merdeka. Freemason adalah organisasi Yahudi Antarabangsa yang tidak ada hubungannya dengan tukang-tukang bangunan yang terdapat pada abad-abad pertengahan.

Freemason di atas juga tidak ada hubungannya dengan kegiatan pembangunan kapal atau gereja besar seperti yang banyak diduga oleh sebahagian orang.

Tetapi pertubuhan Freemason ini selalu bekerja untuk menghancurkan kesejahteraan manusia, merosakkan kehidupan politik, ekonomi dan sosial di negara-negara yang ditempatinya. Juga berusaha merosakkan bangsa dan pemerintahan non-Yahudi (Goyim, pen.)

Tujuan akhir dari gerakan Freemason adalah mengembalikan bangunan Haikal Sulaiman1) yang terletak di Masjidil Aqsa, daerah
Al-Quds yang diduduki Israel, mengibarkan bendera Israel serta mendirikan pemerintahan Zionis Antarabangsa, seperti yang diterapkan dalam Protokol para cendekiawan Zionis.

Buku Protokol ini mengandungi langkah-langkah yang telah ditetapkan oleh para hakhom, nota pembicaraan yang dilakukan di dalam tiap rapat mereka, serta mengandungi dua puluh empat bahagian (ayat) yang merangkumi rancangan politik, ekonomi dan kewangan, dengan tujuan menghancurkan setiap bangsa dan pemerintahan non -Yahudi serta menyiapkan jalan penguasaan bagi orang-orang Yahudi terhadap dunia antarabangsa.

Seorang hakhom bernama Ishaq Weis2 di dalam majalah Israel-Amerika mengatakan: "Freemason menurut sejarahnya, derajat dan pengejarannya merupakan sebuah yayasan Yahudi. Kata-kata laluan dan upacara ritual yang ada di dalam Freemason dari A sampai Z-nya adalah berjiwa Yahudi. "

Freemason adalah nama baru dari gerakan rahasia yang dibuat oleh sembilan orang Yahudi di Palestin pada tahun 37 M, yang dimaksudkan sebagai usaha untuk melawan agama Masehi, pemeluk-pemeluknya dengan cara pembunuhan orang per orang.

Kemudian datanglah Islam menghadapi gerakan rahsia ini sebagaimana agama Masehi dahulu menghadapi kekuatan tersebut yang menggunakan senjata yang sama. Freemason meletakkan dirinya sebagai musuh terhadap agama Masehi mahupun agama Islam. Pada tahun 1717 M gerakan rahsia ini melangsungkan seminar di London di bawah pimpinan Anderson.

la secara formal menjabat sebagai kepala gereja Protestan, tetapi pada hakikatnya adalah seorang Yahudi.

Dalam seminar inilah gerakan rahasia tersebut memakai nama Freemason sebagai nama barunya. Freemason terbahagi ke dalam tiga jenjang:

1) Freemason Simbolik Umum,
2) Freemason Kerajaan (Royal),
3) Freemason Alam Semesta.
 
*sumber https://www.islampos.com

0 komentar:

Posting Komentar

Mengenai Saya

Arsip Blog